{"id":29697,"date":"2021-03-05T17:35:29","date_gmt":"2021-03-05T10:35:29","guid":{"rendered":"https:\/\/golfinstyle.id\/?p=29697"},"modified":"2021-03-05T17:35:29","modified_gmt":"2021-03-05T10:35:29","slug":"momen-better-than-most-tiger-yang-terus-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/golfinstyle.id\/momen-better-than-most-tiger-yang-terus-hidup\/","title":{"rendered":"Momen \u201dBetter than Most\u201d Tiger yang Terus Hidup"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><div class=\"angwp_39351 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"39351\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:768px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=39351&t=1781725445\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/01\/FECSeason_Golf-In-Style-Indonesia_728x136-V1.gif\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div><h3 id=\"mcetoc_1f00uaaum0\">Momen <em>better than most<\/em> milik Tiger Woods yang tercipta dua dekade silam masih terpatri.<\/h3>\n<h4>Oleh Chris Cox<\/h4>\n<p>Dua puluh tahun silam, Tiger Woods berdiri di tee box hole 17 par 3 yang ikonik di TPC Sawgrass. Hari itu adalah hari Sabtu, putaran ketiga THE PLAYERS Championship tahun 2001. Dan kala itu Woods tengah mengejar para pemuncak klasemen. Sejauh 125 meter di depannya, khususnya di bagian belakang green pulau itu, berdirilah Fred Funk yang tengah memegang putter. Ia menghadapi putt yang jauh, licin, dan memiliki sejumlah break. Tatapan Woods terpaku pada putt yang jauh di depannya, seakan penasaran untuk melihat jalur dan hasilnya.<\/p>\n<p>Putt tersebut terlihat buruk. Putting Funk bergulir cepat, melewati lubang, dan keluar dari green. Pada akhirnya, ia membutuhkan empat putt, menciptakan double bogey, meskipun bolanya tidak sampai masuk air. Tiger jelas memperhatikan.<\/p>\n<p><em>Jangan memukul seperti Funk. Jangan tempatkan bola di posisi putt yang mustahil dimasukkan.<\/em><\/p>\n<p>Setelah melakukan swing-nya, Woods, tentu saja, mendapati bolanya berada di spot yang sama dengan yang baru saja Funk alami di green hole 17 itu. \u201dPukulan iron yang buruk\u201d, seperti itulah gambaran Tiger beberapa tahun kemudian. Ujarannya tersebut jelas diperhalus.<\/p>\n<p>NBC, yang telah menjadi mitra penyiaran turnamen ini sejak lama, kini telah beralih menjadi stasiun TV komersial. Komentator Gary Koch, yang berada di Menara TV di belakang green hole 16, memanfaatkan jeda untuk memberi petunjuk bagi produser Tommy Roy. Tak hanya Funk yang menderita nasib buruk akibat spot yang ia peroleh, tapi juga sejumlah pemain lainnya pada hari itu.<\/p>\n<p>\u201dSetiap mereka telah melakukan putt dari luar green,\u201d kenang Koch. \u201dPada akhirnya ada slope tersebut. Mereka tidak membaca cukup break. Break-nya ke kanan dan bola berakhir di area fringe.\u201d<\/p>\n<p>Roy dan Koch membahas situasi yang kini Woods hadapi. Kembali dari jeda komersial, Koch mengatur scenario sembari Woods memungut bolanya dan mulai memvisualisasikan putt sejauh 18 meter itu dan mengambil beberapa ayunan latihan.<\/p>\n<p>Akhirnya, Tiger melakukan putt tersebut. Analis NBC Johnny Miiller pun mengajukan pertanyaan yang disiarkan langsung kepada Koch. \u201dBagaimana putt itu kelihatannya?\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: center;\"><iframe width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/qrvP02Oit04\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Koch menyadari bahwa jalur putt dan kecepatan Tiger berbeda ketimbang berbagai putt yang dilakukan dari spot yang sama. Dan ia lekas membalas pertanyaan Miller.<\/p>\n<p>\u201d<em>Better than most.<\/em>\u201d Lebih baik daripada kebanyakan putt.<\/p>\n<p>Dua puluh tahun kemudian, jawaban Koch tersebut masih menjadi jawaban paling terkenal yang pernah diucapkan sepanjang 47 tahun sejarah THE PLAYERS Championship. Dan komentar tersebut menggambarkan pukulan paling penting dari antara 5.054 pukulan yang Woods lakukan dalam 19 keikutsertaannya di Stadium Course TPC Sawgrass itu.<\/p>\n<p>Bahwa peristiwa tersebut terjadi di hole paling terkenal pada ajang PGA TOUR jelas menambah bobotnya sebagai sebuah legenda.<\/p>\n<p>Cuplikan yang disertai deskripsi Koch dan tinju perayaan Tiger ke arah para penonton yang bersemangat setelah putting-nya bergulir masuk ke lubang kerap ditampilkan setiap tahunnya. Momen tersebut menjadi peristiwa yang tak bisa dihilangkan dari ajang THE PLAYERS, momen ajaib di hole yang magis pada periode keajaiban olahraga golf yang panjang, yang dilakukan oleh seorang pegolf terbaik dari generasinya. Dan momen ini mewarnai dua kemenangan Woods pada THE PLAYERS.<\/p>\n<p>\u201dSaya pikir tak ada yang tidak mengetahuinya sekarang,\u201d ujar anggota World Golf Hall of Fame Retief Goosen, yang hadir di sana pada pekan itu. \u201dSaya pikir semua orang tahu. \u2026 Jalur putt itu akan selalu dikaitkan dengan Tiger.\u201d<\/p>\n<p>Tentu saja, supaya komentar itu keluar dari mulut Koch, Tiger harus lebih dahulu melakukan putt tersebut. Berkat mendapatkan \u201dsedikit pelajaran\u201d dari putt awal Funk, Woods menyadari bahwa ia hanya perlu melakukan sedikit penyesuaian.<\/p>\n<p>\u201dYa, saya memukul target saya dan berharap kalau bolanya akan mendapatkan break karena saya melihat putting Fred, bagaimana bolanya bergerak ke arah kanan pada akhirnya, dan putting saya tidak menuju ke arah yang sama. Saya mulai bertanya-tanya, apakah bolanya akan mengambil break? Dan begitu bolanya mulai break, saya berkata dalam hati agar break-nya berhenti. Dan begitu mencapai sisi bawah hole, bolanya pun masuk.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_29699\" aria-describedby=\"caption-attachment-29699\" style=\"width: 1026px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-29699\" width=\"1026\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623.jpg 1026w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623-370x246.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623-760x506.jpg 760w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623-20x13.jpg 20w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-86441623-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 1026px) 100vw, 1026px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-29699\" class=\"xa-caption-text\">Gemuruh penonton terdengar tatkala Tiger Woods memasukkan putt yang sangat sulit di Hole 17 par 3 di TPC Sawgrass pada tahun 2001 itu. Foto: Chris Condon\/Getty Images.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Komentar Koch pada pukulan itu menciptakan kesenyapan bagi penonton televisi lantaran ia mengulangi komentar <em>better than most<\/em> tersebut. Ketika pertama kali mengucapkannya, bola Woods baru saja meninggalkan puncak gundukan dan mulai bergulir ke kiri. Lalu ketika untuk kedua kalinya ia mengucapkannya, bolanya mulai bergulir kembali ke kanan. Dan kali ketiga ia mengulangi komentarnya itu, bolanya sudah bergulir masuk. Nadanya terus meningkat tiap kali dia berujar seiring momen dramatis tersebut tersingkap.<\/p>\n<p>\u201dBegitu bolanya menuruni gundukan itu, sudah jelas bagi saya bolanya takkan terlalu jauh ke kiri ketimbang bola-bola lainnya sepanjang hari itu,\u201d ujar Koch. \u201dKetika itulah ucapan <em>better than most<\/em> berikutnya keluar. Dan kemudian, sudah jelas, bolanya masuk. <em>Better than most.<\/em><\/p>\n<p>\u201dBuat saya, hal istimewanya ialah, jika Anda melihat kembali rekamannya, tak seorang pun yang mengatakan sesuatu, mungkin sekitar hampir 45 detik,\u201d sambungnya. \u201dSemuanya hanyalah reaksi Tiger. Dan saat itu, pada THE PLAYERS \u2026 tidak banyak area hospitalitas di hole 17. Bukit di sana benar-benar dijejali banyak penonton dan mereka semua bergemuruh. \u2026 Ketika orang-orang membahasnya, itulah momen klasik Tiger.\u201d<\/p>\n<p>Bernhard Langer berada di dalam clubhouse di TPC Sawgrass. Ia tengah makan siang dan menyaksikan momen tersebut melalui TV. Ia masih ingat sorakan yang ia dengar kala itu. Dan dia, bersama para pemain lainnya pekan itu, masih terkesan dengan hasilnya dua dekade kemudian.<\/p>\n<p>\u201dAnda bisa saja meminta Tiger Woods melakukannya 20 kali lagi, melakukan putt yang sama, dan mungkin tak sekali pun nyaris mengulanginya,\u201d ujar Langer, yang pada pekan itu akhirnya finis sendirian di tempat ketiga. \u201dMomen itu sangat istimewa, jumlah break-nya dan kecepatannya. Yang mau saya bilang ialah kebanyakan pemain mungkin sudah bersemangat bisa memasukkan putt dari jarak semester. Namun, ia berhasil melakukan (putt sejauh itu).\u201d<\/p>\n<p>\u201dBolanya seakan bergulir meleset dan kemudian berbelok ke kanan, keudian ke kiri, dan kemudian pada akhirnya berbelok tajam ke kanan,\u201d imbuh pesaing lainnya, Colin Montgomerie. \u201dSeakan-akan bolanya bakal meleset, tapi kemudian bertahan. Kalau meleset, pastinya, saya takkan bilang kalau bolanya akan meningalkan green ke bagian depan, tapi akan berhenti di fringe karena tak ada yang bisa menghentikan laju bola selain lubang yang ada. Namun, ini Tiger. Itulah dia, 20 tahun yang lalu.\u201d<\/p>\n<p>\u201dSemua orang meleset ke kanan,\u201d kenang Ernie Els. \u201dTiger adalah Tiger, ia sering memukul dengan benar. Sekali lagi ia menunjukkannya.\u201d<\/p>\n<p>Tak seperti pukulan penentu yang terjadi pada putaran final, Woods tak mengenakan baju berwarna merah. Patut diingat, hari itu adalah putaran ketiga pada hari Sabtu, jadi Woods mengenakan baju putih dengan garis vertikal berwarna hitam. Putt birdie itu juga hanya membawanya lebih dekat kepada pimpinan klasemen saat itu, Jerry Kelly. Pada akhirnya, Tiger membukukan skor 66 pada hari itu sehingga menuju putaran final dengan hanya berjarak dua stroke di belakang Kelly. Ia melanjutkan permainannya dengan skor 67 dan mengalahkan Vijay Singh dengan satu stroke pada putaran final yang terpaksa berakhir pada hari Senin menyusul cuaca buruk.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_29700\" aria-describedby=\"caption-attachment-29700\" style=\"width: 900px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-29700\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340.jpg 900w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340-370x247.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340-760x507.jpg 760w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340-20x13.jpg 20w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/03\/Tiger-Woods-GettyImages-958190340-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-29700\" class=\"xa-caption-text\">Tiger Woods melangkah menuju green hole 17 pada tahun 2018. Foto: Stan Badz\/PGA TOUR.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dPutting itu jelas tidak mesti menjadi penentu kemenangan,\u201d ujar Woods ketika ditanya di mana posisi putt itu di antara pukulan-pukulannya yang terkenal. \u201dSaya pikir saya masih berada di belakang Jerry Kelly pada saat itu, dan putt tersebut terjadi pada Sabtu sore, tapi jelas birdie itu memberikan momentum. Untuk urusan putt terhebat, putting tersebut jelas menjadi yang terbaik untuk urusan lag putt.\u201d<\/p>\n<p>Sudah pasti Tiger tak mendengarkan komentar Koch pada siaran langsung kala itu. Kelly, yang berada di hole 16, pun tidak. Ia melihat posisi bola Tiger di green dan bertanya-tanya akankah Woods kehilangan stroke di sana dan melakukan tiga putt. Beberapa menit kemudian, ia mendengar sorakan penonton. Alih-alih bogey, putting tersebut malah memberikan birdie.<\/p>\n<p>Ia terus mendengarkan sorakan tiap kali cuplikan itu ditunjukkan.<\/p>\n<p>\u201dSaya sudah terlalu banyak menyaksikannya,\u201d ujar Kelly sambil tersenyum. \u201dSaya membutuhkan permainan yang lebih baik daripada kebanyakan orang.\u201d<\/p>\n<p>Bukankah semua kita juga demikian?<\/p>\n<p>Ketika ditanya apakah komentar tersebut merupakan komentar terbaiknya selama 40 tahun sebagai penyiar, Koch menjawab, \u201dSudah pasti, tak diragukan lagi. Saya memberikan sejumlah komentar lain yang saya pikir cukup bagus, tapi tak ada yang bisa menyaingi yang satu itu.\u201d<\/p>\n<p>Jelas, komentar tersebut menjadi salah satu yang paling terkenal dalam olahraga golf. Itulah momen ketika Tiger mendobrak sesuatu yang terlihat mustahil.<\/p>\n<p>\u201dSaya teringat pada Verne Lundquist ketika Jack [Nicklaus] melakukan putt [pada Masters 1986]. Dan sudah jelas komentar Jim Nantz, menyebutkan \u2019Sang Beruang akhirnya bangun dari tidurnya,\u2019\u201d ujar Els. \u201dItu ujaran yang luar biasa, tapi apa yang diucapkan Gary merupakan salah satu komentar klasik sepanjang masa.\u201d<\/p>\n<div class=\"angwp_40847 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"40847\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:728px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=40847&t=1781725445\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/11\/GolfinStyle\u00ae-Issue-27-Horizontal-Banner.jpg\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Momen better than most milik Tiger Woods yang tercipta dua dekade silam masih terpatri. Oleh Chris Cox Dua puluh tahun silam, Tiger Woods berdiri di tee box hole 17 par 3 yang ikonik di TPC Sawgrass. Hari itu adalah hari Sabtu, putaran ketiga THE PLAYERS Championship tahun 2001. Dan kala itu Woods tengah mengejar para pemuncak klasemen. Sejauh 125 meter&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":29698,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[5,1954],"tags":[4418,3984,560,3928,1289,1708,1721,1747],"cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":""},"_edit_lock":"1614940975:3","_edit_last":"3","_wp_desired_post_slug":"","post_views_count":"","_yst_prominent_words_version":"","slide_template":"","_bunyad_featured_post":"","_bunyad_cat_label":"","_bunyad_featured_disable":"","_bunyad_bg_image_bg_type":"","_bunyad_reviews":"","_bunyad_review_pos":"","_bunyad_review_type":"","_bunyad_review_verdict":"","snp_p_welcome_popup":"","snp_p_exit_popup":"","_yoast_wpseo_focuskw_text_input":"","_yoast_wpseo_focuskw":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","_yoast_wpseo_linkdex":"","_yoast_wpseo_content_score":"","_yoast_wpseo_primary_category":"","_thumbnail_id":"29698","_tsfem-extension-post-meta":"","_adinserter_block_exceptions":"","mvp_post_template":"","mvp_featured_image":"","mvp_photo_credit":"","_genesis_description":"Momen better than most milik Tiger Woods yang tercipta dua dekade silam masih terpatri.","_primary_term_category":"1954","_seopress_titles_desc":"Momen better than most milik Tiger Woods yang tercipta dua dekade silam masih terpatri.","_wp_subscribe_disable_popup":"","_wp_subscribe_disable_single":"","_amp_validated_url_post_id":"","classic-editor-remember":"classic-editor","_elementor_edit_mode":"","_elementor_template_type":"","_elementor_version":"","_elementor_pro_version":"","trx_addons_post_views_count":"679","_wp_page_template":"default","trx_addons_options":{"icon":""},"eg_sources_html5_mp4":"","eg_sources_html5_ogv":"","eg_sources_html5_webm":"","eg_sources_youtube":"","eg_sources_vimeo":"","eg_sources_wistia":"","eg_sources_image":"","eg_sources_iframe":"","eg_sources_soundcloud":"","eg_vimeo_ratio":"","eg_youtube_ratio":"","eg_wistia_ratio":"","eg_html5_ratio":"","eg_soundcloud_ratio":"","eg_sources_revslider":"","eg_sources_essgrid":"","eg_featured_grid":"","eg_settings_custom_meta_skin":"","eg_settings_custom_meta_element":"","eg_settings_custom_meta_setting":"","eg_settings_custom_meta_style":"","eg_custom_meta_216":"","eg_votes_count":"","femme_options":[],"trx_addons_post_likes_count":"0","gusta_section_purpose":"","swift-performance":"","_ning_settings":{"allow_ads":"1"},"_userpro_edit_restrict":"","restrict_roles":"","_cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":"","new_window":false},"_wpb_builder__js_status":"false","gf_format_link_text":"","gf_format_link_url":"","gf_format_quote_content":"","gf_format_quote_author_text":"","gf_format_quote_author_url":"","gf_format_video_embed":"","gf_format_audio_embed":"","gf_format_gallery_images":"","custom_link":"","_pingme":"","_encloseme":"","_wp_old_date":"","_mi_skip_tracking":"","_bunyad_review_percent":"","_wp_old_slug":"","_bunyad_layout_template":"","_bunyad_layout_style":"","bs_social_share_facebook":"0","bs_social_share_twitter":"0","bs_social_share_reddit":"0","bs_social_share_google_plus":"0","bs_social_share_interval":"1618367738","_dp_original":"","_smartmag_featured_post":"","_smartmag_layout_style":"","_smartmag_review_pos":"","_smartmag_review_type":"","omc_review_enable":"","omc_user_ratings_visibility":"","omc_review_type":"","omc_criteria_display":"","omc_featured_post":"","omc_comment_type":"","td_post_views_count":"","_bunyad_review_heading":"","_bunyad_review_overall":"","_bunyad_criteria_label_1":"","_bunyad_criteria_rating_1":"","_bunyad_criteria_label_2":"","_bunyad_criteria_rating_2":"","_bunyad_criteria_label_3":"","_bunyad_criteria_rating_3":"","_bunyad_criteria_label_4":"","_bunyad_criteria_rating_4":"","_bunyad_review_verdict_text":"","_bunyad_criteria_label_5":"","_bunyad_criteria_rating_5":"","_smartmag_reviews":"","_count-views_all":"","_count-views_week":"","_count-views_month":"","_count-views_year":"","_bunyad_user_rating":"","_bunyad_featured_video":"","_seopress_analysis_data":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":"","_seopress_social_fb_img_width":"","_seopress_social_fb_img_height":"","_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":"","_seopress_social_twitter_img_width":"","_seopress_social_twitter_img_height":"","_seopress_redirections_type":"","_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_analysis_target_kw":"","_oembed_a88d38343adc0db571ed7c2549cbc9fa":"","_yoast_wpseo_title":"","_oembed_d37bb46d0e6b8462fcf8025d041437b9":"","_oembed_dc2d129e5ecc6adc75b57b77acbc9791":"","_oembed_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_time_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","_oembed_time_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","penci_use_option_current_single":"","penci_dis_auto_load_prev":"","penci_hide_featured_img":"","ae_post_template":"","_builder__post_settings":"","_hotmagazine_single_type":"","_hotmagazine_featured":"","_hotmagazine_stories":"","_genesis_title":"","_tsf_title_no_blogname":"","_hotmagazine_gallery":"","mvp_featured_headline":"","_oembed_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_time_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_time_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_d71c09f18a1ab7f827b9bae20110d4f6":"","_oembed_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_time_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_5c335e5b9115498ce5500635f8df0239":"","rs_page_bg_color":"","_social_image_url":"","_social_image_id":"","_open_graph_description":"","dzsap_footer_enable":"off","dzsap_footer_feed_type":"parent","dzsap_footer_vpconfig":"default","dzsap_footer_featured_media":"","dzsap_footer_type":"audio","_wbitly_shorturl":"","enclosure":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/29697"}],"collection":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/comments?post=29697"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/29697\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29701,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/29697\/revisions\/29701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media\/29698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media?parent=29697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/categories?post=29697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/tags?post=29697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}