{"id":31519,"date":"2021-10-30T19:36:52","date_gmt":"2021-10-30T12:36:52","guid":{"rendered":"https:\/\/golfinstyle.id\/?p=31519"},"modified":"2021-10-30T19:38:57","modified_gmt":"2021-10-30T12:38:57","slug":"putt-jarak-jauh-ala-jordan-spieth","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/golfinstyle.id\/putt-jarak-jauh-ala-jordan-spieth\/","title":{"rendered":"Putt Jarak Jauh Ala Jordan Spieth"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><div class=\"angwp_39351 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"39351\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:768px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=39351&t=1784240959\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/01\/FECSeason_Golf-In-Style-Indonesia_728x136-V1.gif\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div><h3 id=\"mcetoc_1fj2sorj50\">Putting terjauh yang pernah Jordan Spieth masukkan berjarak 27 meter, yang terjadi pada putaran kedua Sony Open di hole 5 par 4. Inilah gambaran bagaimana ia bisa membuatnya terkesan mudah.<\/h3>\n<p>Resminya, putt tersebut berjarak 27 meter dan 8 inchi. Seperti digambarkan oleh reporter lapangan melalui jaringan TV, putt tersebut \u201dberubah arah hingga tiga kali, Mungkin empat kali.\u201d Pada akhirnya, bola itu bergulir masuk ke lubang untuk sebuah birdie.<\/p>\n<p>Putting yang dilakukan Jordan Spieth di hole 5 par 4 pada putaran kedua Sony Open 2018 di Hawaii itu membantunya finis 20 besar pekan itu. Putting itu sekaligus menjadi putt terjauh yang pernah dilakukan pada PGA TOUR musim 2017-2018. Hasilnya menunjukkan bahwa Spieth mengetahui satu-dua hal mengenai cara memasukkan putt jarak jauh.<\/p>\n<p>Setelah menuntaskan putaran tersebut, Spieth mengungkapikan, \u201dSaya mempertimbangkan melakukan pukulan lob dengan wedge karena berada sekitar 30 yard (27 meter) dari hole menghadapi embusan angin. Jadi, saya bisa saja benar-benar memainkan wedge di sana. Saya melatih putt itu beberapa kali. Saya melakukan dua atau tiga putt pada putaran latihan benar-benar dari sisi depan green ke pin itu, hanya untuk mengetahui kalau, jika meleset dari fairway, Anda harus menghadapi sisi depan itu.<\/p>\n<p>\u201dJadi, saya tahu jalurnya, cukup lurus, dan saya pikir juga cukup beruntung.\u201d<\/p>\n<p>Keberuntungan jelas satu hal tersendiri. Namun, Spieth juga lihai memasukkan putt jarak jauh. Malahan, dalam lima musim sebelumnya, Spieth telah memasukkan empat putt yang lebih jauh dari 15 meter. Bahkan pada musim 2020-2021, ia sudah memasukkan putt dari jarak 16,5 meter pada ajang AT&amp;T Byron Nelson.<\/p>\n<p>Sudah tentu, kemampuan Spieth dengan putter bisa disebut melegendaris. Itulah alasan besar mengapa pada usia 27 tahun ia sudah mengemas 12 gelar PGA TOUR, termasuk tiga ajang Major.<\/p>\n<p>Ya, ia mampu melakukan pukulan-pukulan spektakuler dari luar green\u2014cobalah melihat kembali bagaimana ia memasukkan pukulan bunker pada ajang John Deere Classic 2013 yang membawanya masuk play-off dan kemudian meraih gelar pertamanya; atau pukulan bunker lain yang ia masukkan pada play-off yang memberinya kemenangan pada Travelers Championship 2017. Pada umumnya, putter memang menjadi senjata utamanya.<\/p>\n<p>Dan putt terjauhnya sejauh ini ialah yang ia masukkan di Waialae. Putt tersebut menjadi putt terjauh keempat yang tercipta pada ajang PGA TOUR dalam lebih dari tiga musim terakhir.<\/p>\n<p>Tentunya tidak ada yang benar-benar berharap memasukkan putt jarak jauh itu. Rata-rata putt PGA TOUR yang dimasukkan dari jarak di luar 7,6 meter ialah 5,40%. Pemimpin TOUR hanya sedikit di atas 10%. Ketika menuju U.S. Open tahun ini, Spieth ada di peringkat 13 pada daftar itu, memasukkan 8,37% putt-nya dari dan di atas jarak tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_31523\" aria-describedby=\"caption-attachment-31523\" style=\"width: 1187px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-31523\" width=\"1187\" height=\"791\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images.jpg 1187w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images-370x247.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images-760x506.jpg 760w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images-20x13.jpg 20w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/2-Sam-Greenwood_Getty-Images-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 1187px) 100vw, 1187px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31523\" class=\"xa-caption-text\">ORLANDO, FLORIDA &#8211; MARCH 06: Jordan Spieth of the United States lines up a putt on the 13th green during the third round of the Arnold Palmer Invitational Presented by MasterCard at the Bay Hill Club and Lodge on March 06, 2021 in Orlando, Florida. (Photo by Sam Greenwood\/Getty Images)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Secara realistis, target dari putt jarak jauh, ialah sekadar memungkinkan memasukkan putt berikutnya dan mencegah melakukan tiga putt, serta menghemat pukulan.<\/p>\n<p>Persis seperti itulah yang Spieth tekankan ketika menawarkan putt dari jarak jauh. Dalam sebuah video yang direkam oleh UnderArmour, Spieth memberikan sejumlah saran kunci ketika ia menghadapi putt 15 meter yang menuntutnya melewati dua gundukan di menuju area datar di sekitar pin.<\/p>\n<p>Penekanannya, menurut Spieth, ialah memastikan melakukan putt dengan kecepatan yang tepat.<\/p>\n<p>\u201dKecepatan putting sangatlah penting,\u201d ujarnya. \u201dKetika kita berhadaapan dengan putt seperti ini\u2014putt sejauh 15 meter melewati gundukan\u2014sangatlah penting bagi Anda untuk memasukkannya dalam dua pukulan. Anda bisa menghemat pukulan di lapangan.<\/p>\n<p>\u201dHal terpenting di sini ialah tidak berusaha mencari tahu teknik atau jalurnya. Putting ini lebih menyinggung soal kecepatan.\u201d<\/p>\n<p><strong>1. Jalani Putt-nya<br \/>\n<\/strong>Untuk melakukannya, Spieth berjalan untuk mengetahui jarak antara bola dan lubang. Sudah jelas ada tujuannya ketika melakukan hal ini.<\/p>\n<p>\u201dYang ingin saya lakukan ialah berjalan di sepanjang jarak putt sejajar dengan sisi rendahnya\/belakang hole\u2014dan kemudian saya akan kembali lagi ke sisi rendahnya.\u201d<\/p>\n<p>Pada segmen ini, ia menyadari ada spot datar dan memutuskan bahwa ia harus memukul putt itu dengan kecepatan yang cukup sehingga bola bisa mencapai sekitar 3 meter melewati lubang\u2014jika putt tersebut dilakukan di permukaan yang datar. Alasannya, ada dua gundukan yang ia tahu akan menghambat kecepatan, jarak 3 meter melewati pin itu pada akhirnya akan berkurang karena gundukan tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_31524\" aria-describedby=\"caption-attachment-31524\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/3-Sam-Greenwood_Getty-Images.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-31524\" width=\"1200\" height=\"823\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/3-Sam-Greenwood_Getty-Images.jpg 1200w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/3-Sam-Greenwood_Getty-Images-370x254.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/3-Sam-Greenwood_Getty-Images-760x521.jpg 760w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/3-Sam-Greenwood_Getty-Images-20x14.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31524\" class=\"xa-caption-text\">ORLANDO, FLORIDA &#8211; MARCH 06: Jordan Spieth of the United States watches his putt on the 13th green during the third round of the Arnold Palmer Invitational Presented by MasterCard at the Bay Hill Club and Lodge on March 06, 2021 in Orlando, Florida. (Photo by Sam Greenwood\/Getty Images)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Idealnya, ia ingin bola berhenti di bawah 900 cm dari lubang.<\/p>\n<p>\u201dSaya menemukan titik tengah Jalur putt, semacam spot kosong yang saya bidik,\u201d jelas Spieth. \u201dYang terpenting, saya mengatur kecepatan di mana saya berusaha mengirimkannya hingga ke lingkaran berdiameter 900 cm.\u201d<\/p>\n<p><strong>2. Melatih Kecepatan<br \/>\n<\/strong>Begitu menjalani jarak dari pin ke bolanya dan menemukan di mana bolanya harus berhenti, menurut variasi green yang dihadapi, Spieth kemudian akan berdiri di belakang bolanya dan melakukan beberapa latihan pukulan. Namun, matanya tidak tertuju ke bola, ataupun jalur yang ia incar.<\/p>\n<p>Ia berkonsentrasi untuk melihat lubang.<\/p>\n<p>\u201dSaya suka melatih pukulan sembari melihat ke lubang,\u201d ujar Spieth. \u201dHal ini membuat saya bisa menentukan kecepatan. Saya bisa memperkirakan sekeras apa yang saya butuhkan untuk melakukan pukulan.\u201d<\/p>\n<p>Tentunya, satu variasi dengan Spieth ialah bahwa ia merupakan pemain putter yang menempatkan posisi tangan kiri di sisi bawah. Artinya, ia mesti membuat clubhead putter-nya square ke bola pada awal pukulan. Hal ini menjadi kemutlakan ketimbang ketika melakukan grip konvensional untuk mereka yang non-kidal, yang sedikit lebih memiliki forgiveness pada penentuan waktu rotasinya.<\/p>\n<p>\u201dSaya selalu merasa nyaman dengan tangan kiri ketika harus melakukan putting,\u201d ujar Spieth belum lama ini. \u201dKetika Anda mesti melakukan rotasi melewati posisi impact, hal itu justru menjadi kelemahan bagi saya yang menempatkan tangan kiri di posisi bawah grip.\u201d<\/p>\n<p>Tak masalah. Bahkan ketika kondisinya lebih sulit, Spieth terlihat bisa melakukan putt yang terlihat mudah. Terutama dari jarak jauh.<\/p>\n<div class=\"angwp_40847 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"40847\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:728px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=40847&t=1784240959\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/11\/GolfinStyle\u00ae-Issue-27-Horizontal-Banner.jpg\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Putting terjauh yang pernah Jordan Spieth masukkan berjarak 27 meter, yang terjadi pada putaran kedua Sony Open di hole 5 par 4. Inilah gambaran bagaimana ia bisa membuatnya terkesan mudah. Resminya, putt tersebut berjarak 27 meter dan 8 inchi. Seperti digambarkan oleh reporter lapangan melalui jaringan TV, putt tersebut \u201dberubah arah hingga tiga kali, Mungkin empat kali.\u201d Pada akhirnya, bola&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":31522,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[5,2141,1956],"tags":[560,810,1289,4654],"cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":""},"_edit_lock":"1635694647:3","_edit_last":"3","_wp_desired_post_slug":"","post_views_count":"","_yst_prominent_words_version":"","slide_template":"","_bunyad_featured_post":"","_bunyad_cat_label":"","_bunyad_featured_disable":"","_bunyad_bg_image_bg_type":"","_bunyad_reviews":"","_bunyad_review_pos":"","_bunyad_review_type":"","_bunyad_review_verdict":"","snp_p_welcome_popup":"","snp_p_exit_popup":"","_yoast_wpseo_focuskw_text_input":"","_yoast_wpseo_focuskw":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","_yoast_wpseo_linkdex":"","_yoast_wpseo_content_score":"","_yoast_wpseo_primary_category":"","_thumbnail_id":"31522","_tsfem-extension-post-meta":"","_adinserter_block_exceptions":"","mvp_post_template":"","mvp_featured_image":"","mvp_photo_credit":"","_genesis_description":"Inilah gambaran bagaimana Jordan Spieth bisa membuat putting sejauh 27 meter terkesan mudah.","_primary_term_category":"1956","_seopress_titles_desc":"","_wp_subscribe_disable_popup":"","_wp_subscribe_disable_single":"","_amp_validated_url_post_id":"","classic-editor-remember":"classic-editor","_elementor_edit_mode":"","_elementor_template_type":"","_elementor_version":"","_elementor_pro_version":"","trx_addons_post_views_count":"379","_wp_page_template":"default","trx_addons_options":{"icon":""},"eg_sources_html5_mp4":"","eg_sources_html5_ogv":"","eg_sources_html5_webm":"","eg_sources_youtube":"","eg_sources_vimeo":"","eg_sources_wistia":"","eg_sources_image":"","eg_sources_iframe":"","eg_sources_soundcloud":"","eg_vimeo_ratio":"","eg_youtube_ratio":"","eg_wistia_ratio":"","eg_html5_ratio":"","eg_soundcloud_ratio":"","eg_sources_revslider":"","eg_sources_essgrid":"","eg_featured_grid":"","eg_settings_custom_meta_skin":"","eg_settings_custom_meta_element":"","eg_settings_custom_meta_setting":"","eg_settings_custom_meta_style":"","eg_custom_meta_216":"","eg_votes_count":"","femme_options":[],"trx_addons_post_likes_count":"0","gusta_section_purpose":"","swift-performance":"","_ning_settings":{"allow_ads":"1"},"_userpro_edit_restrict":"none","restrict_roles":"","_cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":"","new_window":false},"_wpb_builder__js_status":"false","gf_format_link_text":"","gf_format_link_url":"","gf_format_quote_content":"","gf_format_quote_author_text":"","gf_format_quote_author_url":"","gf_format_video_embed":"","gf_format_audio_embed":"","gf_format_gallery_images":"","custom_link":"","_pingme":"","_encloseme":"","_wp_old_date":"","_mi_skip_tracking":"","_bunyad_review_percent":"","_wp_old_slug":"","_bunyad_layout_template":"","_bunyad_layout_style":"","bs_social_share_facebook":"","bs_social_share_twitter":"","bs_social_share_reddit":"","bs_social_share_google_plus":"","bs_social_share_interval":"","_dp_original":"","_smartmag_featured_post":"","_smartmag_layout_style":"","_smartmag_review_pos":"","_smartmag_review_type":"","omc_review_enable":"","omc_user_ratings_visibility":"","omc_review_type":"","omc_criteria_display":"","omc_featured_post":"","omc_comment_type":"","td_post_views_count":"","_bunyad_review_heading":"","_bunyad_review_overall":"","_bunyad_criteria_label_1":"","_bunyad_criteria_rating_1":"","_bunyad_criteria_label_2":"","_bunyad_criteria_rating_2":"","_bunyad_criteria_label_3":"","_bunyad_criteria_rating_3":"","_bunyad_criteria_label_4":"","_bunyad_criteria_rating_4":"","_bunyad_review_verdict_text":"","_bunyad_criteria_label_5":"","_bunyad_criteria_rating_5":"","_smartmag_reviews":"","_count-views_all":"","_count-views_week":"","_count-views_month":"","_count-views_year":"","_bunyad_user_rating":"","_bunyad_featured_video":"","_seopress_analysis_data":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":"","_seopress_social_fb_img_width":"","_seopress_social_fb_img_height":"","_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":"","_seopress_social_twitter_img_width":"","_seopress_social_twitter_img_height":"","_seopress_redirections_type":"","_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_analysis_target_kw":"","_oembed_a88d38343adc0db571ed7c2549cbc9fa":"","_yoast_wpseo_title":"","_oembed_d37bb46d0e6b8462fcf8025d041437b9":"","_oembed_dc2d129e5ecc6adc75b57b77acbc9791":"","_oembed_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_time_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","_oembed_time_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","penci_use_option_current_single":"","penci_dis_auto_load_prev":"","penci_hide_featured_img":"","ae_post_template":"","_builder__post_settings":"","_hotmagazine_single_type":"","_hotmagazine_featured":"","_hotmagazine_stories":"","_genesis_title":"","_tsf_title_no_blogname":"","_hotmagazine_gallery":"","mvp_featured_headline":"","_oembed_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_time_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_time_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_d71c09f18a1ab7f827b9bae20110d4f6":"","_oembed_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_time_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_5c335e5b9115498ce5500635f8df0239":"","rs_page_bg_color":"","_social_image_url":"","_social_image_id":"","_open_graph_description":"","dzsap_footer_enable":"","dzsap_footer_feed_type":"","dzsap_footer_vpconfig":"","dzsap_footer_featured_media":"","dzsap_footer_type":"","_wbitly_shorturl":"","enclosure":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31519"}],"collection":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/comments?post=31519"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31530,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31519\/revisions\/31530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media\/31522"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media?parent=31519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/categories?post=31519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/tags?post=31519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}