{"id":31536,"date":"2021-10-20T23:44:06","date_gmt":"2021-10-20T16:44:06","guid":{"rendered":"https:\/\/golfinstyle.id\/?p=31536"},"modified":"2021-11-01T00:01:34","modified_gmt":"2021-10-31T17:01:34","slug":"bagaimana-cantlay-kembali-menjadi-megabintang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/golfinstyle.id\/bagaimana-cantlay-kembali-menjadi-megabintang\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cantlay (Kembali) Menjadi Megabintang"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><div class=\"angwp_39351 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"39351\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:768px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=39351&t=1784474344\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/01\/FECSeason_Golf-In-Style-Indonesia_728x136-V1.gif\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div><h3 id=\"mcetoc_1fjbjsml60\">Status megabintang layak disematkan pada Patrick Cantlay berkat penampilan memukaunya, termasuk tatkala menaklukkan nama-nama besar untuk meraih hadiah terbesar pada musim 2020-2021 lalu.<\/h3>\n<h4>Oleh Chris Cox, PGA TOUR.<\/h4>\n<p>Tatkala Patrick Cantlay melakoni duel bersama Bryson DeChambeau, dengan gelapnya hari yang segera merambat, pada ajang BMW Championship, seruan dari para penonton menjadi kian gemuruh. Dengan tiap tiap sorakan dari para penonton, makin banyak pula penggemar yang ikut mengelu-elukan dan bergabung. \u201d<em>Patty Ice. Patty Ice. Patty Ice<\/em>.\u201d<\/p>\n<p>\u201dItu pertama kalinya saya mendengar seruan tersebut. Namun, saya mendengarnya sepanjang pekan,\u201d ujarnya seusai pertandingan. \u201dSaya pikir hanya ada satu atau dua orang yang mengikuti saya sepanjang empat hari, dan di tiap hole mereka meneriakkan sebutan itu.\u201d<\/p>\n<p>Namun, seruan yang sekadar diserukan oleh segelintir penggemar garis kerasnya malah berubah menjadi sebuah julukan bagi produk asal California yang terkesan sulit terusik itu. Sikap dan pembawaannya yang tenang ikut menghadirkan sepasang kemenangan lagi untuk menutup musim PGA TOUR, dan berakhir pada gelar <a href=\"https:\/\/golfinstyle.id\/dari-periode-kelam-ke-gemilang-kemenangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>FedExCup 2021<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>\u201dJulukan itu muncul entah dari mana,\u201d ujarnya sepekan kemudian, setelah menaklukkan Goliat yang kedua dalam dua pekan, kali ini pegolf No.1 Dunia Jon Rahm. \u201dBukan sesuatu yang saya harapkan. Saya mendengarnya pekan lalu dan julukan itu makin kuat pada saat play-off, dan pada akhirnya, banyak orang yang menyerukannya saat play-off.<\/p>\n<p>\u201dPekan ini (tatkala ia menjuarai TOUR Championship), sejak hari pertama, rasanya semua orang ada di sudut saya dan saya mendengar julukan itu dari seluruh penjuru. Dan buat saya, suasana itu berarti sebuah tekanan yang keren dan saya pikir juga cocok dengan kepribadian saya.\u201d<\/p>\n<p>Cantlay hanyalah salah satu nama yang cukup populer hingga sebelum bulan Agustus 2021 itu. Kini ia menjadi salah satu megabintang terkuat, dengan julukannya tersendiri.<\/p>\n<p>Sudah sejak lama ia hanya dipandang sebagai \u201dpemain lain\u201d dalam grup akhir pekan, dengan rekan bermainnya yang lebih tenar. Namun, lulusan UCLA ini menyandang status sebagai pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak pada PGA TOUR musim 2020-2021.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_31539\" aria-describedby=\"caption-attachment-31539\" style=\"width: 594px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/Patrick-Cantlay-1.-Credit-Getty-Images.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-31539\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/Patrick-Cantlay-1.-Credit-Getty-Images.jpg 594w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/Patrick-Cantlay-1.-Credit-Getty-Images-370x246.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/Patrick-Cantlay-1.-Credit-Getty-Images-20x13.jpg 20w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/Patrick-Cantlay-1.-Credit-Getty-Images-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31539\" class=\"xa-caption-text\">Patrick Cantlay mendapat julukan \u201dPatty Ice\u201d bahkan sebelum mengangkat trofi FedExCup 2021. Foto: Keyur Khamar\/PGA TOUR via Getty Images.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dBisa saja ia mendapat julukan yang berbeda, tapi ia benar-benar menghargai para penggemar yang berada di belakangnya,\u201d ujar Matt Minister, kedi Cantlay dalam lebih dari empat tahun terakhir. \u201dSoalnya hingga sampai pekan lalu, semua orang lain selalu disemangati, dan kemudian mereka mulai menyemangati dia. Itulah yang membuat perbedaan, yaitu bahwa mereka berada di belakangnya.\u201d<\/p>\n<p>Pemandangan berikutnya, dengan para penonton berkumpul di sekitar green hole 18 di East Lake Golf Club, kala Komisioner PGA TOUR Jay Monahan menyerahkan trofi FedExCup, rasanya merupakan sesuatu yang hanya menjadi impian beberapa tahun silam.<\/p>\n<p>Mungkin ketika ia memulai kariernya, momen seperti itu bukanlah sesuatu yang aneh. Ia sempat menyandang status pegolf amatir No.1 di dunia, menjuarai Haskins Award dan Nicklaus Award, membukukan skor 60 pertamanya atau lebih baik dari pegolf amatir lainnya dalam sejarah PGA TOUR, dan lekas melejit menuju panggung Tour tersebut setelah beralih profesional.<\/p>\n<p>Skenarionya berubah. Sembari melakukan pemanasan di driving range pada ajang Charles Schwab Challenge 2013, Cantlay merasa seakan-akan ada yang menghujamnya dengan pisau di punggungnya. Beberapa bulan kemudian, ia didiagnosis dengan keretakan akibat stres di bagian vertebra L5.<\/p>\n<p>Cedera itu menghantuinya selama bertahun-tahun berikutnya. Ia berjuang keras pada musim berikutnya, lalu harus absen di sepanjang tahun 2015. Tidak ada pilihan lain.<\/p>\n<p>\u201d(Dr. Watkins, dokter tulang belakang saya) berujar, \u2019Menurut saya sebaiknya Anda tidak bermain golf untuk sementara waktu,\u2019\u201d kenang Cantlay. \u201dSaya sudah absen selama 18 bulan atau dua tahun sehingga saya lekas membalasnya dengan bertanya, \u2019Berapa lama?\u2019 Menurutnya, \u2019Mungkin setahun.\u2019 Dia benar-benar serius. Dan itulah yang membuat saya kaget, dan saya merasa takut.<\/p>\n<p>\u201d&#8230; Kenyataan itu sulit diterima.\u201d<\/p>\n<p>Punggungnya masih belum sepenuhnya sembuh. Namun, Cantlay akhirnya kembali ke PGA TOUR pada tahun 2016. Namun, begitu satu masalahnya berangsur-angsur sirna, masalah lain segera muncul.<\/p>\n<blockquote><p>\u201d&#8230; saya merasa menjadi pribadi yang lebih baik setelah mengalami masa-masa kelam tersebut &#8230;, semua itu memberikan perspektif luar biasa dan membuat saya sangat bersyukur bisa berada dalam posisi saya hari ini &#8230;.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Bulan Februari tahun itu, sahabatnya sejak lama dan kedinya, Chris Roth, tertabrak mobil dan meninggal ketika ia dan Cantlay tengah menyeberangi jalanan untuk makan malam di Newport Beach, California.<\/p>\n<p>Cantlay, yang hanya berjarak beberapa meter, segera menghubungi 911 sebelum menggendong sahabatnya yang tak sadarkan diri itu. Ia duduk bersimbah darah sahabatnya itu, menunggu sampai ambulans akhirnya tiba. Namun, Roth diumumkan meninggal begitu tiba di rumah sakit terdekat. Usianya baru 24 tahun.<\/p>\n<p>\u201dKejadian yang kemungkinannya satu banding sejuta,\u201d ujar Cantlay kemudian. \u201dKami benar-benar tidak beruntung berada di tempat dan pada waktu yang salah. &#8230; Saya sudah melakukan yang terbaik untuk mengatasi peristiwa tersebut, tapi saya masih menerima bahwa kejadian itu masih mengusik saya sekarang dan masih akan mengganggu saya seumur hidup.\u201d<\/p>\n<p>Pada akhirnya, Cantlay melakukan terobosannya tahun 2017, ketika ia memenuhi Major Medical Extension hanya dalam turnamen keduanya dengan finis runner-up di belakang Adam Hadwin pada ajang Valspar Championship.<\/p>\n<p>Setelah bertahun-tahun mengalami kemalangan dan kesedihan, Cantlay kembali ke tempatnya semula.<\/p>\n<p>\u201dHal terbesarnya menurut saya ialah bahwa semua peristiwa itu memberikan perspektif yang luar biasa,\u201d ujarnya. \u201dSaya pikir, setelah sekian lama, semuanya berjalan dengan luar biasa. Seiring bertumbuh, saya merasa makin dan makin mahir dalam golf dan kehidupan terasa makin dan makin baik, dan kemudian kondisinya menjadi sedemikian buruk. Saya merasa sedemikian terpuruknya untuk sementara waktu.<\/p>\n<p>\u201dBisa keluar dari semua itu, saya merasa menjadi pribadi yang lebih baik setelah mengalami masa-masa kelam tersebut,\u201d lanjutnya. \u201dNamun, semua itu memberikan perspektif luar biasa dan membuat saya sangat bersyukur bisa berada dalam posisi saya hari ini karena hal ini tidak selalu menjadi sesuatu yang pasti. Saya nyaris kembali sekolah dan meninggalkan golf.<\/p>\n<p>Para penggemar bisa dimaafkan jika mereka tidak memilih Cantlay sebagai salah satu pemain sebelum rangkaian FedExCup Playoff dimulai. Lagipula, ia tak ubahnya sesosok nama pada PGA TOUR selama bertahun-tahun sembari ia memulihkan kondisi fisik dan emosinya dari semua pengalaman hidup yang harus ia alami. Hari-harinya sebagai nama besar golf amatir juga sudah jauh di belakangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_31537\" aria-describedby=\"caption-attachment-31537\" style=\"width: 1465px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images.jpg\" alt=\"\" class=\"size-full xa-image-31537\" width=\"1465\" height=\"977\" srcset=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images.jpg 1465w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images-370x247.jpg 370w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images-760x507.jpg 760w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images-20x13.jpg 20w, https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2021\/10\/21-TOUR-CHAMP-Patrick-Cantlay-3-Getty-Images-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 1465px) 100vw, 1465px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-31537\" class=\"xa-caption-text\">Patrick Cantlay harus mengalami masa-masa terkelam dalam kariernya sebelum akhirnya bangkit dan menunjukkan bahwa ia masih punya kapasitas megabintang. Foto: Sam Greenwood\/Getty Images.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun, kini tidak lagi demikian. Kemenangannya pada ajang TOUR Championship menjadi penegasan atas semua pencapaiannya pada musim 2020-2021 dan sebelumnya. <a href=\"https:\/\/golfinstyle.id\/cantlay-raih-kemenangan-pga-tour-ketiga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ia mengalahkan Rahm dan Justin Thomas pada ajang ZOZO CHAMPIONSHIP<\/strong><\/a>, kemudian Collin Morikawa pada ajang Memorial Tournament.<\/p>\n<p>Semua itu menyiapkannya pada sebuah panggung epik dalam performa play-off sebanyak enam hole dengan DeChambeau di luar Baltimore, dengan kewajiban memasukkan putt, yang berpuncak pada putt sejauh 4 meter untuk memberinya kemenangan.<\/p>\n<p>Kemudian di East Lake, di mana nyalinya yang kuat\u2014ditempa oleh tahun-tahun penuh kepedihan dan kemunduran\u2014sekali lagi terlunaskan. Dengan keunggulan satu stroke menuju hole 18 par 5, dan Rahm mengincar putt eagle untuk menyamakan kedudukan, Cantlay menghadirkan pukulan terbaiknya pada turnamen itu. Pukulan 6-iron dari jarak sekitar 200 meter berhenti sekitar 3,6 meter dari lubang.<\/p>\n<p>TOUR Championship dan FedExCup pun menjadi miliknya. Demikian pula julukan dan sekelompok besar penggemar barunya.<\/p>\n<p>\u201dSetelah playoff, rasanya ada lebih banyak pemain yang berada di sisi saya, dan rasanya luar biasa. Dan mungkin julukan itu juga sedikit membantu karena membuat saya menjadi diri sendiri,\u201d ujarnya lagi. \u201dNamun, saya selalu bilang kalau saya akan membiarkan club saya yang berbicara, dan saya akan mengerahkan semua energi untuk memainkan permainan golf terbaik yang bisa saya lakukan dan membiarkan yang hal lainnya datang sendiri. Saya melakukannya pekan ini (pada TOUR Championship).<\/p>\n<p>\u201dJadi, kalau saya terus bermain seperti ini, kehadiran saya akan sulit diabaikan.\u201d<\/p>\n<div class=\"angwp_40847 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"40847\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:728px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=40847&t=1784474344\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/11\/GolfinStyle\u00ae-Issue-27-Horizontal-Banner.jpg\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Status megabintang layak disematkan pada Patrick Cantlay berkat penampilan memukaunya, termasuk tatkala menaklukkan nama-nama besar untuk meraih hadiah terbesar pada musim 2020-2021 lalu. Oleh Chris Cox, PGA TOUR. Tatkala Patrick Cantlay melakoni duel bersama Bryson DeChambeau, dengan gelapnya hari yang segera merambat, pada ajang BMW Championship, seruan dari para penonton menjadi kian gemuruh. Dengan tiap tiap sorakan dari para penonton,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":31538,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[5,1957,2141],"tags":[560,3956,4225,1289],"cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":""},"_edit_lock":"1639121799:3","_edit_last":"3","_wp_desired_post_slug":"","post_views_count":"","_yst_prominent_words_version":"","slide_template":"","_bunyad_featured_post":"","_bunyad_cat_label":"","_bunyad_featured_disable":"","_bunyad_bg_image_bg_type":"","_bunyad_reviews":"","_bunyad_review_pos":"","_bunyad_review_type":"","_bunyad_review_verdict":"","snp_p_welcome_popup":"","snp_p_exit_popup":"","_yoast_wpseo_focuskw_text_input":"","_yoast_wpseo_focuskw":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","_yoast_wpseo_linkdex":"","_yoast_wpseo_content_score":"","_yoast_wpseo_primary_category":"","_thumbnail_id":"31538","_tsfem-extension-post-meta":"","_adinserter_block_exceptions":"","mvp_post_template":"","mvp_featured_image":"","mvp_photo_credit":"","_genesis_description":"Status megabintang layak disematkan pada Patrick Cantlay berkat penampilan memukaunya, termasuk tatkala menaklukkan nama&#x2d;nama besar untuk meraih hadiah terbesar pada musim 2020&#x2d;2021 lalu.","_primary_term_category":"1957","_seopress_titles_desc":"","_wp_subscribe_disable_popup":"","_wp_subscribe_disable_single":"","_amp_validated_url_post_id":"","classic-editor-remember":"classic-editor","_elementor_edit_mode":"","_elementor_template_type":"","_elementor_version":"","_elementor_pro_version":"","trx_addons_post_views_count":"726","_wp_page_template":"default","trx_addons_options":{"icon":""},"eg_sources_html5_mp4":"","eg_sources_html5_ogv":"","eg_sources_html5_webm":"","eg_sources_youtube":"","eg_sources_vimeo":"","eg_sources_wistia":"","eg_sources_image":"","eg_sources_iframe":"","eg_sources_soundcloud":"","eg_vimeo_ratio":"","eg_youtube_ratio":"","eg_wistia_ratio":"","eg_html5_ratio":"","eg_soundcloud_ratio":"","eg_sources_revslider":"","eg_sources_essgrid":"","eg_featured_grid":"","eg_settings_custom_meta_skin":"","eg_settings_custom_meta_element":"","eg_settings_custom_meta_setting":"","eg_settings_custom_meta_style":"","eg_custom_meta_216":"","eg_votes_count":"","femme_options":[],"trx_addons_post_likes_count":"0","gusta_section_purpose":"","swift-performance":"","_ning_settings":{"allow_ads":"1"},"_userpro_edit_restrict":"none","restrict_roles":"","_cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":"","new_window":false},"_wpb_builder__js_status":"false","gf_format_link_text":"","gf_format_link_url":"","gf_format_quote_content":"","gf_format_quote_author_text":"","gf_format_quote_author_url":"","gf_format_video_embed":"","gf_format_audio_embed":"","gf_format_gallery_images":"","custom_link":"","_pingme":"","_encloseme":"","_wp_old_date":"2021-10-31","_mi_skip_tracking":"","_bunyad_review_percent":"","_wp_old_slug":"","_bunyad_layout_template":"","_bunyad_layout_style":"","bs_social_share_facebook":"","bs_social_share_twitter":"","bs_social_share_reddit":"","bs_social_share_google_plus":"","bs_social_share_interval":"","_dp_original":"","_smartmag_featured_post":"","_smartmag_layout_style":"","_smartmag_review_pos":"","_smartmag_review_type":"","omc_review_enable":"","omc_user_ratings_visibility":"","omc_review_type":"","omc_criteria_display":"","omc_featured_post":"","omc_comment_type":"","td_post_views_count":"","_bunyad_review_heading":"","_bunyad_review_overall":"","_bunyad_criteria_label_1":"","_bunyad_criteria_rating_1":"","_bunyad_criteria_label_2":"","_bunyad_criteria_rating_2":"","_bunyad_criteria_label_3":"","_bunyad_criteria_rating_3":"","_bunyad_criteria_label_4":"","_bunyad_criteria_rating_4":"","_bunyad_review_verdict_text":"","_bunyad_criteria_label_5":"","_bunyad_criteria_rating_5":"","_smartmag_reviews":"","_count-views_all":"","_count-views_week":"","_count-views_month":"","_count-views_year":"","_bunyad_user_rating":"","_bunyad_featured_video":"","_seopress_analysis_data":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":"","_seopress_social_fb_img_width":"","_seopress_social_fb_img_height":"","_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":"","_seopress_social_twitter_img_width":"","_seopress_social_twitter_img_height":"","_seopress_redirections_type":"","_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_analysis_target_kw":"","_oembed_a88d38343adc0db571ed7c2549cbc9fa":"","_yoast_wpseo_title":"","_oembed_d37bb46d0e6b8462fcf8025d041437b9":"","_oembed_dc2d129e5ecc6adc75b57b77acbc9791":"","_oembed_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_time_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","_oembed_time_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","penci_use_option_current_single":"","penci_dis_auto_load_prev":"","penci_hide_featured_img":"","ae_post_template":"","_builder__post_settings":"","_hotmagazine_single_type":"","_hotmagazine_featured":"","_hotmagazine_stories":"","_genesis_title":"","_tsf_title_no_blogname":"","_hotmagazine_gallery":"","mvp_featured_headline":"","_oembed_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_time_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_time_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_d71c09f18a1ab7f827b9bae20110d4f6":"","_oembed_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_time_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_5c335e5b9115498ce5500635f8df0239":"","rs_page_bg_color":"","_social_image_url":"","_social_image_id":"","_open_graph_description":"","dzsap_footer_enable":"","dzsap_footer_feed_type":"","dzsap_footer_vpconfig":"","dzsap_footer_featured_media":"","dzsap_footer_type":"","_wbitly_shorturl":"","enclosure":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31536"}],"collection":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/comments?post=31536"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31536\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31713,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/31536\/revisions\/31713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media\/31538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media?parent=31536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/categories?post=31536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/tags?post=31536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}