{"id":40911,"date":"2026-01-01T14:55:57","date_gmt":"2026-01-01T07:55:57","guid":{"rendered":"https:\/\/golfinstyle.id\/?p=40911"},"modified":"2026-01-05T16:20:11","modified_gmt":"2026-01-05T09:20:11","slug":"catatan-catatan-menarik-dari-edisi-ke-12-piijgc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/golfinstyle.id\/catatan-catatan-menarik-dari-edisi-ke-12-piijgc\/","title":{"rendered":"Catatan-Catatan Menarik dari Edisi ke-12 PIIJGC"},"content":{"rendered":"<div id=\"bsf_rt_marker\"><\/div><div class=\"angwp_39351 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"39351\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:768px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=39351&t=1778451800\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/01\/FECSeason_Golf-In-Style-Indonesia_728x136-V1.gif\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div><h3>Dari catatan skor hingga dominasi Korea, inilah catatan menarik dari edisi ke-12 Pondok Indah International Junior Golf Championship lalu.<\/h3>\n<h4><em>Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada 4 Januari 2026.<\/em><\/h4>\n<p><strong>Dua Eagle dan Catatan untuk Birdie yang Tercipta<\/strong><br \/>\nTentulah kita tidak ingin mengingat-ingat hal yang negatif karena golf adalah olahraga yang kerap mendorong kita untuk terus berpikir positif. Itu sebabnya, mari mengabaikan bogey, double bogey, triple bogey, quadruple bogey, atau skor buruk lainnya.<\/p>\n<p>Benar, mari membahas berapa jumlah eagle dan birdie yang tercipta. Kami harus membahas hal ini karena tidak banyak yang mengulasnya.<\/p>\n<p>Jadi, dalam 54 hole untuk Divisi A dan B, serta 36 hole untuk Divisi C, kami mendapati bagaimana hanya dua eagle yang tercipta dan keduanya terjadi pada putaran yang sama.<\/p>\n<p>Mari kita sambut Kim Gyubeen dari Korea. Pukulan approach-nya yang mengagumkan ke green hole 14 membantunya untuk kemudian memasukkan putt bernilai eagle. Lalu pada hari yang sama, pegolf asal Thailand Pakpian Nugooludomphanit mengikuti jejak Kim, hanya saja eagle itu ia ciptakan di hole 6. Keduanya sama-sama pegolf dari Divisi A, dan kedua eagle itu tercipta pada putaran kedua.<\/p>\n<p>Sementara itu, anugerah Ratu Birdie untuk Divisi Putri harus dibagi dua. Pegolf asal Kediri, Jawa Timur Jennifer Quinn Effendi (Divisi B) harus berbagi mahkota tersebut dengan Lee Sieun (Divisi A) asal Korea. Keduanya mencatatkan birdie terbanyak sepanjang pekan kejuaraan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40917\" aria-describedby=\"caption-attachment-40917\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40917\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-Jayawardana-Dornan-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Jayawardana Dornan, PIIJGC 2025.\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40917\" class=\"xa-caption-text\">Mungkinkah skor 29 dalam sembilan hole pertama putaran final milik Jayawardana Dornan juga menjadi skor sembilan hole pertama terbaik sepanjang sejarah Pondok Indah Golf Course? Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jennifer mencuri perhatian ketika ia menjadi pemuncak klasemen kejuaraan pada putaran pertama. Setahun setelah menjuarai Divisi C, ia malah mampu bersaing untuk kategori keseluruhan (Divisi A dan B), lalu finis sebagai pegolf Indonesia terbaik, yaitu di peringkat ketiga. Sementara Lee, meskipun mengawali upayanya mempertahankan gelar yang ia rebut setahun yang lalu dengan mengecewakan, ia berhasil bangkit untuk finis sendirian di tempat kedua, enam stroke di belakang rekan senegaranya. Kedua pegolf ini sama-sama menorehkan 11 birdie sepanjang kejuaraan dan layak disebut sebagai Ratu Birdie.<\/p>\n<p>Kim sendiri, meskipun berhasil menang, hanya mencatatkan tujuh birdie sepanjang pekan tersebut.<\/p>\n<p>Dari kelompok putra, Jayawardana Dornan menjadi Raja Birdie kita. Ia mencatatkan 16 birdie, di mana tujuh di antaranya ia ciptakan pada putaran final. Ketujuh birdie tersebut praktis membuatnya hanya melakukan total 29 pukulan di sembilan hole pertama di Pondok Indah Golf Course. Jelas kita perlu mengecek apakah catatan ini menjadi rekor sembilan hole terbaik yang pernah terjadi sepanjang sejarah lapangan ini, namun yang jelas skor tersebut menjadi skor sembilan hole terbaik sepanjang sejarah kejuaraan.<\/p>\n<p>Pesaing terdekat bagi Jayawardana, tentunya, adalah sang juara Park Gunwoong. Pegolf Korea ini mencatatkan \u201dhanya\u201d 15 birdie.<\/p>\n<p>Akan tetapi, kita juga perlu memuji penampilan <a href=\"https:\/\/l.golfinstyle.id\/PIIJGC-6\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Asyrafa Danish Suryanto<\/strong><\/a>. Pegolf berusia 15 tahun yang saat ini bernaung di bawah Ciputra Golfpreneur Foundation, mencatatkan total birdie terbanyak dalam satu putaran. Delapan birdie dan satu bogey untuk skor 7-under 65 yang ia ciptakan pada putaran kedua sekaligus menjadi skor terbaik yang ia raih selama bermain golf. Ia mengemas tiga birdie di sembilan hole pertamanya, plus lima birdie di sembilan hole terakhir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40920\" aria-describedby=\"caption-attachment-40920\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40920\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-Asyrafa-Danish-Suryanto-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Asyrafa Danish Suryanto, PIIJGC 2025.\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40920\" class=\"xa-caption-text\">Meski gagal menciptakan kejutan, skor 7-under 65 milik Asyrafa Danish Suryanto menjadi skor terendah yang tercipta pada edisi ke-12 Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025. Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Fenomena Jennifer Quinn Effendi<\/strong><br \/>\nKita sudah menyebut namanya di atas, tapi saya punya alasan mengapa kita patut berfokus pada pegolf berusia 13 tahun ini. Sejak menunjukkan ketertarikannya pada olahraga golf dalam usia 8 tahun, sampai saat ini Jennifer tumbuh dengan mempelajari golf tanpa arahan pelatih. Ia banyak memperhatikan berbagai swing dari media sosial dan YouTube.<\/p>\n<p>Tahun 2024 lalu Jennifer memenangkan Divisi C setelah mencatatkan skor 78-72. Ia menjadi satu-satunya peserta dari divisinya yang berhasil mencatatkan skor even par di Pondok Indah Golf Course.<\/p>\n<p>Ketika naik ke Divisi B, ia menunjukkan kapasitas untuk bersaing dengan pegolf lain yang lebih senior, seperti Kim (No.43 Dunia) dan Lee (No.205 Dunia), yang memiliki peringkat dunia jauh lebih tinggi daripada dirinya. Ia menjadi salah satu dari hanya tiga pegolf putri yang mampu menciptakan tiga birdie pada putaran pertama. Ia bahkan <a href=\"https:\/\/l.golfinstyle.id\/PIIJGC-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>memuncaki klasemen keseluruhan<\/strong><\/a> lantaran mencatatkan bogey lebih sedikit daripada peserta lainnya.<\/p>\n<p>Meski akhirnya tersalip oleh Kim dan Lee, finis sendirian di posisi ketiga pada klasemen keseluruhan merupakan prestasi besar setelah naik kelas ke Divisi B. Ia pun pulang dengan berstatus Juara Divisi B, sekaligus menjadi satu-satunya atlet putri Indonesia yang bermain di bawah 80 sepanjang tiga putaran.<\/p>\n<p>\u201dIni pertama kalinya saya bermain dari tee putih. Sebenarnya, saya juga berharap bisa jadi juara. Saya juga berharap bisa bermain under, tapi ternyata belum bisa mewujudkannya,\u201d tutur siswi SMP Petra ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40915\" aria-describedby=\"caption-attachment-40915\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40915\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-Jennifer-Quinn-Effendi-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Jennifer Quinn Effendi, PIIJGC 2025.\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40915\" class=\"xa-caption-text\">Level permainan Jennifer Quinn Effendi bisa lebih berkembang jika menemukan pelatih yang tepat baginya. Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dSaya bersyukur kepada Tuhan, kepada Pak Susilo (Wonowidjojo\u2014dari Surya Golf Club) yang membina saya sampai bisa bertanding di sini, terima kasih juga buat papa-mama yang selama ini mendukung saya.\u201d<\/p>\n<p>Jelas akan menarik melihat bagaimana Jennifer bertumbuh dan berkembang tatkala ia mendapat pelatih yang tepat baginya.<\/p>\n<p><strong>Inikah Awal Dominasi Korea di Indonesia?<\/strong><br \/>\nKeberhasilan tiga pegolf Korea yang menjuarai ajang ini sejak 2024 mungkin layak menghadirkan pertanyaan: inikah awal dominasi Korea di Pondok Indah?<\/p>\n<p>Fakta ini jelas menarik mengingat Thailand kerap menjadi kekuatan yang solid ketika mereka bertanding pada ajang ini. Dari kelompok putri, pegolf Thailand memenangkan empat edisi\u2014Suvichaya Vinijchaitham (2022), Jeeno Thitikul (2017), Kanyalak Preedasutijit (2013), dan Patty Tavatanakit (2012). Sementara dari kelompok putra, empat pegolf mereka juga menikmati kemenangan di Pondok Indah\u2014Kittada Kosalutta (2022), Fifa Laopakdee (2018), Thanakorn Torsee (2014), dan Danthai Boonma (2012).<\/p>\n<p>Tahun ini tidak ada pegolf Thailand yang tampak menonjol. Pakpian Nugooludomphanit, yang finis sebagai pegolf terbaik Thailand juga bermain di atas par. Sementara, dari kelompok putri, wakil terbaik mereka adalah Apinya Panjakabutr, yang finis di posisi T10.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40919\" aria-describedby=\"caption-attachment-40919\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40919\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-Kim-Gyubeen-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Kim Gyubeen, PIIJGC 2025.\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40919\" class=\"xa-caption-text\">Skor terbaik, 71, pada putaran final memastikan Kim Gyubeen melanjutkan tongkat estafet dari Lee Sieun dan menjuarai edisi ke-12 Pondok Indah International Junior Golf Championship. Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lee memulai debutnya di Pondok Indah sebagai pegolf No.309 Dunia. Ia kemudian memastikan kemenangan dengan selisih sepuluh stroke dari pesaing terdekatnya, sekaligus menjadi pegolf Korea pertama yang menjuarai Pondok Indah International Junior Golf Championship. Kala itu usianya baru 15 tahun.<\/p>\n<p>Bulan lalu, Kim yang berstatus No.43 Dunia meneruskan tongkat estafet tersebut. Setelah menguasai puncak klasemen pada hari kedua, ia mencatatkan skor terbaiknya pada putaran final (71) dan meraih kemenangan enam stroke dari Lee.<\/p>\n<p>Tak lama setelah Kim memastikan kemenangan, <a href=\"https:\/\/l.golfinstyle.id\/PIIJGC-8\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Park Gunwoong<\/strong> <\/a>menegaskan supremasinya sepanjang pekan dengan menjadi pegolf Korea pertama yang memenangkan kelompok putra, juga dengan selisih kemenangan enam stroke.<\/p>\n<p>Pelatih Tim Korea Lee Yeonjung mengungkapkan bahwa mereka memang membawa skuad terbaik dan memiliki harapan yang tinggi bahwa anak-anak didiknya bisa berprestasi. Pelatih yang kini berusia 50 tahun itu bahkan kerap terlihat memberi arahahn kepada para atletnya di lapangan. Pada akhirnya, harapan tersebut benar-benar terjawab.<\/p>\n<p>Jadwal penyelenggaraan pada akhir tahun jelas sangat ideal bagi Korea. Prestasi dalam dua tahun terakhir mungkin bisa menjadi pertanda bahwa mereka akan kembali menurunkan atlet terbaiknya. Jika benar demikian, para pegolf junior Indonesia benar-benar patut bersyukur karena mereka bisa bersaing dengan atlet junior level dunia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40918\" aria-describedby=\"caption-attachment-40918\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40918\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-Park-Gunwoong-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Park Gunwoong, PIIJGC 2025. \" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40918\" class=\"xa-caption-text\">Permainan dominan Park Gunwoong membuatnya tak pernah tergeserkan dari puncak klasemen sejak putaran pertama. Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bonus: Alam yang Adil<\/strong><br \/>\nMungkin inilah untuk pertama kalinya Pondok Indah Golf Course menyuguhkan tantangan yang sangat langka: angin kencang dan hujan. Pada putaran pertama, hujan meningkatkan kesulitan bertanding bagi para pegolf putri.<\/p>\n<p>\u201dMereka (para pegolf putra) bertanding dalam kondisi yang lebih mending ketimbang kami,\u201d keluh Kim Gyubeen pada akhir putaran pertama.<\/p>\n<p>Akan tetapi, alam ternyata bersikap adil. Pada putaran kedua, ketika para pegolf putra baru mulai bertanding menjelang siang, merekalah yang mengalami cuaca buruk. Bahkan pertandingan sempat harus dihentikan selama sekitar sejam.<\/p>\n<p>Lalu pada putaran ketiga, seluruh kelompok peserta harus mengalami kondisi serupa lantaran hujan yang turun sejak pagi.<\/p>\n<p>Sekali lagi, mungkin inilah kondisi terberat yang pernah terjadi sepanjang kejuaraan ini berlangsung. Meskipun banyak pegolf yang mengeluhkan, bagi para pegolf Indonesia kondisi serupa sebenarnya menjadi berkah tersendiri lantaran mereka bisa merasakan level kesulitan yang tidak lazim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_40923\" aria-describedby=\"caption-attachment-40923\" style=\"width: 1200px\" class=\"xa-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full xa-image-40923\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2026\/01\/25-PIIJGC-R1-Gracie-Prangel-\u00a9-Yongki-Hermawan.jpg\" alt=\"Gracie Prangel, PIIJGC 2025.\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40923\" class=\"xa-caption-text\">Pegolf berkewarganegaraan Swedia Gracie Prangel melakukan pukulan kedua dari fairway hole 16 pada putaran pertama di bawah guyuran hujan. Foto: Yongki Hermawan.<\/figcaption><\/figure>\n<div class=\"angwp_40847 _ning_cont _ning_hidden _ning_outer _align_center responsive\" data-size=\"custom\" data-bid=\"40847\" data-aid=\"0\" style=\"max-width:728px; width:100%;height:inherit;\"><div class=\"_ning_label _left\" style=\"\"><\/div><div class=\"_ning_inner\" style=\"\"><a href=\"https:\/\/golfinstyle.id?_dnlink=40847&t=1778451800\" class=\"strack_cli _ning_link\" target=\"_blank\">&nbsp;<\/a><div class=\"_ning_elmt\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/golfinstyle.id\/wpc\/uploads\/2025\/11\/GolfinStyle\u00ae-Issue-27-Horizontal-Banner.jpg\" \/><\/div><\/div><\/div><div class=\"clear\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Dari catatan skor hingga dominasi Korea, inilah catatan menarik dari edisi ke-12 Pondok Indah International Junior Golf Championship lalu. Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada 4 Januari 2026. Dua Eagle dan Catatan untuk Birdie yang Tercipta Tentulah kita tidak ingin mengingat-ingat hal yang negatif karena golf adalah olahraga yang kerap mendorong kita untuk terus berpikir positif. Itu sebabnya, mari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":40916,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[5,1953,1954,2140],"tags":[5899,560,3925,3928,5585,5892,5893,5584,5909,5897,4239,2239,5890,3924,5908],"cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":""},"_edit_lock":"1772545431:3","_edit_last":"3","_wp_desired_post_slug":"","post_views_count":"","_yst_prominent_words_version":"","slide_template":"","_bunyad_featured_post":"","_bunyad_cat_label":"","_bunyad_featured_disable":"","_bunyad_bg_image_bg_type":"","_bunyad_reviews":"","_bunyad_review_pos":"","_bunyad_review_type":"","_bunyad_review_verdict":"","snp_p_welcome_popup":"","snp_p_exit_popup":"","_yoast_wpseo_focuskw_text_input":"","_yoast_wpseo_focuskw":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","_yoast_wpseo_linkdex":"","_yoast_wpseo_content_score":"","_yoast_wpseo_primary_category":"","_thumbnail_id":"40916","_tsfem-extension-post-meta":"","_adinserter_block_exceptions":"","mvp_post_template":"","mvp_featured_image":"","mvp_photo_credit":"","_genesis_description":"Dari catatan skor hingga dominasi Korea, inilah catatan menarik dari edisi ke-12 Pondok Indah International Junior Golf Championship lalu.","_primary_term_category":"1954","_seopress_titles_desc":"","_wp_subscribe_disable_popup":"","_wp_subscribe_disable_single":"","_amp_validated_url_post_id":"","classic-editor-remember":"classic-editor","_elementor_edit_mode":"","_elementor_template_type":"","_elementor_version":"","_elementor_pro_version":"","trx_addons_post_views_count":"90","_wp_page_template":"default","trx_addons_options":{"icon":""},"eg_sources_html5_mp4":"","eg_sources_html5_ogv":"","eg_sources_html5_webm":"","eg_sources_youtube":"","eg_sources_vimeo":"","eg_sources_wistia":"","eg_sources_image":"","eg_sources_iframe":"","eg_sources_soundcloud":"","eg_vimeo_ratio":"1","eg_youtube_ratio":"1","eg_wistia_ratio":"1","eg_html5_ratio":"1","eg_soundcloud_ratio":"1","eg_sources_revslider":"","eg_sources_essgrid":"","eg_featured_grid":"","eg_settings_custom_meta_skin":"","eg_settings_custom_meta_element":"","eg_settings_custom_meta_setting":"","eg_settings_custom_meta_style":"","eg_custom_meta_216":"true","eg_votes_count":"0","femme_options":[],"trx_addons_post_likes_count":"0","gusta_section_purpose":"","swift-performance":"","_ning_settings":{"allow_ads":"1"},"_userpro_edit_restrict":"","restrict_roles":"","_cc_featured_image_caption":{"caption_text":"","source_text":"","source_url":"","new_window":false},"_wpb_builder__js_status":"false","gf_format_link_text":"","gf_format_link_url":"","gf_format_quote_content":"","gf_format_quote_author_text":"","gf_format_quote_author_url":"","gf_format_video_embed":"","gf_format_audio_embed":"","gf_format_gallery_images":"","custom_link":"","_pingme":"","_encloseme":"","_wp_old_date":"","_mi_skip_tracking":"","_bunyad_review_percent":"","_wp_old_slug":"","_bunyad_layout_template":"","_bunyad_layout_style":"","bs_social_share_facebook":"","bs_social_share_twitter":"","bs_social_share_reddit":"","bs_social_share_google_plus":"","bs_social_share_interval":"","_dp_original":"","_smartmag_featured_post":"","_smartmag_layout_style":"","_smartmag_review_pos":"","_smartmag_review_type":"","omc_review_enable":"","omc_user_ratings_visibility":"","omc_review_type":"","omc_criteria_display":"","omc_featured_post":"","omc_comment_type":"","td_post_views_count":"","_bunyad_review_heading":"","_bunyad_review_overall":"","_bunyad_criteria_label_1":"","_bunyad_criteria_rating_1":"","_bunyad_criteria_label_2":"","_bunyad_criteria_rating_2":"","_bunyad_criteria_label_3":"","_bunyad_criteria_rating_3":"","_bunyad_criteria_label_4":"","_bunyad_criteria_rating_4":"","_bunyad_review_verdict_text":"","_bunyad_criteria_label_5":"","_bunyad_criteria_rating_5":"","_smartmag_reviews":"","_count-views_all":"","_count-views_week":"","_count-views_month":"","_count-views_year":"","_bunyad_user_rating":"","_bunyad_featured_video":"","_seopress_analysis_data":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":"","_seopress_social_fb_img_width":"","_seopress_social_fb_img_height":"","_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":"","_seopress_social_twitter_img_width":"","_seopress_social_twitter_img_height":"","_seopress_redirections_type":"","_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_analysis_target_kw":"","_oembed_a88d38343adc0db571ed7c2549cbc9fa":"","_yoast_wpseo_title":"","_oembed_d37bb46d0e6b8462fcf8025d041437b9":"","_oembed_dc2d129e5ecc6adc75b57b77acbc9791":"","_oembed_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_time_ec5c70a0c5576888dd92d0718a2c47f9":"","_oembed_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","_oembed_time_0af51f45c722a3c66881221e17ec9a49":"","penci_use_option_current_single":"","penci_dis_auto_load_prev":"","penci_hide_featured_img":"","ae_post_template":"","_builder__post_settings":"","_hotmagazine_single_type":"","_hotmagazine_featured":"","_hotmagazine_stories":"","_genesis_title":"","_tsf_title_no_blogname":"","_hotmagazine_gallery":"","mvp_featured_headline":"","_oembed_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_time_b6242fbb973dbc48b07d07e326d4fc67":"","_oembed_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_time_4356fc8adfdeb1b727a4ce7673014c62":"","_oembed_d71c09f18a1ab7f827b9bae20110d4f6":"","_oembed_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_time_b4e2028cb4eb81d927573cfe7e644606":"","_oembed_5c335e5b9115498ce5500635f8df0239":"","rs_page_bg_color":"","_social_image_url":"","_social_image_id":"","_open_graph_description":"","dzsap_footer_enable":"","dzsap_footer_feed_type":"","dzsap_footer_vpconfig":"","dzsap_footer_featured_media":"","dzsap_footer_type":"","_wbitly_shorturl":"https:\/\/bit.ly\/3YgxJcb","enclosure":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/40911"}],"collection":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/comments?post=40911"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/40911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40922,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/posts\/40911\/revisions\/40922"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media\/40916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/media?parent=40911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/categories?post=40911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/golfinstyle.id\/apps-api\/wp\/v2\/tags?post=40911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}