Lee Kyounghoon akhirnya mencatatkan prestasi terbaiknya dalam ajang Major dengan penampilannya selama empat putaran pada ajang PGA Championship di Southern Hills.

Finis di jajaran 50 besar mungkin bukan sesuatu yang istimewa. Namun, bagi Lee Kyounghoon, pencapaian tersebut terbilang sangat baik. Pasalnya catatan tersebut ia raih lewat ajang Major, yaitu PGA Championship.

Setelah sempat menghias jajaran atas dengan skor 1-under 69, pemegang dua gelar PGA TOUR ini berturut-turut menorehkan skor 73, 71, dan 72 pada tiga putaran finalnya.

Pada putaran final itu, pegolf berusia 30 tahun ini harus mengawalinya dengan dua bogey di dua hole pertamanya. Ia berusaha menebus dengan birdie di hole 5 par 5, namun harus kembali mendapat bogey di hole 9. Selang lima hole berikutnya, Lee terpaksa kembali mendapatkan bogey.

Perjuangannya untuk finis lebih baik tampaknya bakal terwujud setelah dua birdie berturut-turut di hole 16 dan 17. Akan tetapi, bogey di hole terakhir membuatnya harus puas bermain 2-over 72. Dengan skor total 5-over 285, Lee harus puas untuk berbagi peringkat 41 dengan enam pegolf lainnya. Meski demikian, bagi Lee finis T41 ini menjadi pencapaian terbesarnya selama bermain pada ajang Major.

Ia memulai debut Major lewat tajang U.S. Open 2014. Setelah absen empat tahun, ia kembali bertanding pada ajang U.S. Open tahun 2019. Dua tahun kemudian, ia melakoni debutnya pada PGA Championship tahun 2021, lalu pada tahun yang sama ia tampil untuk ketiga kalinya pada U.S. Open. Dan bulan April 2022 lalu ia berhasil melakoni debutnya di Augusta National.

Sayangnya, dari lima penampilan Major tersebut, tak sekali pun ia bisa bermain penuh selama empat putaran. Itu sebabnya, fiis T41 kali ini menjadi prestasi terbaiknya selama mengikuti ajang Major.

Bukan hanya Lee yang sukses menikmati debut. Pegolf Jepang Rikuya Hoshino juga berhasil menikmati bermain penuh selama empat hari di Southern Hills. Sama seperti Lee, PGA Championship tahun ini menjadi penampilan kedua baginya, setelah melakoni debut tahun 2021 dan harus pulang lebih awal.

Hoshino memastikan melangkah ke dua putaran final setelah membukukan skor 74 dan 70. Ia kemudian menyamai catatan skor 69 milik Lee untuk membukukan skor terendahnya pada ajang ini.

Sayangnya, pada putaran final itu, ia hanya bisa mendapat dua birdie, yaitu di hole 4 dan 15, namun harus membukukan dua double bogey dan tiga bogey untuk menuliskan angka 76 pada kartu skornya. Skor total 9-over 289 itu membuatnya finis di tempat yang sama dengan Hideki Matsuyama (73) dan pegolf Korea lainnya, Kim Siwoo (70).