Abigail Rhea Soeryo Wiharko dan Axel Keefe Pangestu mengawali Kejuaraan Nasional Junior 2026 dengan menorehkan skor terendah pada putaran pertama di Jakarta Golf Club.

Abigail Rhea Soeryo Wiharko mengawali Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior 2026 dengan menjadi satu-satunya pegolf yang bermain under di Jakarta Golf Club. Pada putaran pertama yang berlangsung Selasa (20/1), pegolf asal Bali ini mengemas lima birdie dengan empat bogey untuk menguasai klasemen sementara kelas A kelompok putri dengan skor 1-under 70.

Pegolf berusia 15 tahun ini bermain jauh lebih baik ketimbang sepekan sebelumnya, tatkala ia mengikuti Indonesian Junior Golf (IJG) Premier League 1, yang juga dilangsungkan di lapangan yang sama, sepekan sebelum Kejurnas Junior berlangsung. Kala itu ia hanya bisa mencatatkan dua birdie sepanjang 54 hole.

Langkahnya pada Kejurnas Junior 2026 ini memang tidak mulus. Ia bahkan terpaksa mengawali perjuangannya dengan meraih bogey di hole 10, yang menjadi hole pertamanya. Ia bahkan harus bermain 2-over lantaran mendapat bogey kedua lewat hole 13.

”Lapangannya memang termasuk susah, tapi saya mulai bisa beradaptasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya.” — Abigail Rhea Soeryo Wiharko.

Kesabarannya akhirnya membuahkan hasil tatkala ia meraih dua birdie berturut-turut di hole 16 dan 17. Bahkan ketika mencatatkan bogey ketiganya lewat hole 18, permainan pegolf yang memenangkan Kejurnas Junior 2025 ini sanggup mempertahankan momentumnya dengan menciptakan tiga birdie dan hanya satu bogey di sembilan hole terakhirnya.

”Hari ini green in regulation saya sangat bagus, ada peningkatan dari turnamen sebelumnya. Kebetulan tee off saya hari ini juga banyak yang mencapai fairway. Putting saya juga lumayan bagus, dari jarak 4-5 meter terasa sangat tajam, chipping saya juga bagus hari ini,” jelas pegolf yang mengungguli Thea Jessica Tan dengan sembilan stroke ini.

”Saya tidak mengira bisa main sebagus ini karena pekan lalu permainan saya justru kurang bagus di sini. Lapangannya memang termasuk susah, tapi saya mulai bisa beradaptasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya.”

Tak lama seusai Abigail menuntaskan putaran pertamanya, pegolf asal Bali lainnya, Axel Keefe Pangestu memberikan awal yang positif bagi Provinsi Bali dengan tampil sebagai pemuncak klasemen. Ia juga mencatatkan lima birdie, tapi terpaksa mendapat tiga bogey dengan sebuah double bogey sehingga bermain even par 71. Skor tersebut memberinya keunggulan dua stroke atas rekan seprovinsinya Margoz Marvin Kamengmau, Kifata Aftar dari Sumatra Utara, dan Kenneth Henson Sutianto yang membela Provinsi DKI Jakarta.

 

Axel Keefe Pangestu, Round 1 Kejurnas Junior 2026.
Axel Keefe Pangestu memberi awal yang menjanjikan bagi Provinsi Bali dengan memuncaki klasemen hari pertama dan menjadi satu-satunya pegolf yang bermain even par. Foto: PB PGI.

 

”Saya sempat bermain 4-over dalam lima hole, tapi di sembilan hole kedua saya mulai bermain agresif, soalnya permainan putting dan iron saya juga sedang bagus,” ujarnya.

Seperti halnya Abigail, Axel juga memaksimalkan persiapannya dengan mengikuti ajang IJG Premier League 1. Meskipun mengaku tidak menjajal Jakarta Golf Club lagi, pegolf berusia 17 tahun ini bermain tujuh stroke lebih baik—ia mengemas tiga skor 77 pada ajang IJG tersebut.

”Saya tidak mengira bisa bermain sebagus ini karena sebelumnya saya selalu bermain over di lapangan ini, tapi hari ini pukulan saya memang sedang sangat bagus.”

Curah hujan yang tinggi selama beberapa pekan terakhir praktis menciptakan kesulitan tambahan bagi para peserta. Lapangan yang becek dan green yang lebih empuk membuat para pegolf junior ini kesulitan untuk menciptakan jarak dan spin yang mereka butuhkan.

”Di sembilan hole pertama saya (terpaksa) melakukan beberapa kesalahan karena fairway-nya becek.” — Axel Keefe Pangestu.

”Di sembilan hole pertama saya (terpaksa) melakukan beberapa kesalahan karena fairway-nya becek,” tutur Axel.

”Tadi ada teman yang bolanya hampir dinyatakan hilang karena ternyata tertanam. Green-nya juga benar-benar empuk banget sehingga bola sulit bergulir dari pukulan kedua atau approach. Rough juga becek,” imbuh Abigail.

Hujan juga diprediksi akan mewarnai putaran kedua dan ketiga.

Untuk memantau skor pada putaran kedua, silakan melihat tautan berikut.

Skor Putaran Pertama Kejuaraan Nasional Junior 2026
Boys A
71 – Axel Keefe Pangestu (Bali)
73 – Margoz Marvin Kamengmau (Bali), Kifata Aftar (Sumut), Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta)
75 – Asyrafa Danish Suryanto (DKI Jakarta), Harjuna Pajero Abi (Jabar), Sean Fickert (DKI Jakarta)

Boys B
80 – Reicher Santoso (Jateng)
82 – Rhino Raspati Simanjuntak (Riau)
83 – Raka Aquil Achka (DKI Jakarta)
88 – Narendra Dhaneswara (Aceh)
95 – Glenfinnan Andrew Patterson (Kepri)

Boys C
82 – Zhafran Aqila Yordi (Jateng), Albidzar Syehan (DKI Jakarta)
85 – Arhata Putra Malik (DKI Jakarta)
87 – Jonah James Tirtasaputra (DKI Jakarta), Arsenio Ibrahim (Jabar)
95 – Alaric Wongso (Sumut)

Girls A
70 – Abigail Rhea Soeryo Wiharko (Bali)
79 – Thea Jessica Tan (Jateng)
80 – Malika Nararya Sarwahita (Jabar), Catherine Chloe Hartono (DI Yogya)
81 – Jessica Addielle Simatupang (Jabar), Siti Zubaidah (Kepri)

Girls B
77 – Jennifer Quinn Effendi (Jatim)
81 – Laetitia Isabelle Suhartono (Sumsel)
85 – Awin Amelia Nadya Kafiar (Papua)
88 – Angel Putri Avricia (Jatim)
96 – Nariswara Widya Ashari (Jatim)

Girls C
73 – Aletta Calya Ramadhani Kahfi (Sumut)
77 – Amira Ajda Khairunnisa Permadi (DKI Jakarta)
85 – Claire Lie Kusuma (Jabar)
88 – Jesilfa Marta Aleza Putri Okdieka (Jatim)
90 – Elsa Avrillia Sahputri (Jatim)