An Byeonghun menatap akhir pekan dari peringkat sepuluh besar berkat skor 65 pada putaran kedua The Honda Classic 2023.
Sebuah eagle dan tiga birdie di sembilan hole terakhir membawa An Byeonghun ke jajaran sepuluh besar The Honda Classic 2023. Pegolf berusia 31 tahun ini kini menempati posisi T10 dengan berjarak lima stroke di belakang Justin Suh, yang kini menjadi pimpinan klasemen sementara.
Rekan senegaranya, Im Sungjae, yang memenangkan The Honda Classic 2020, harus tergelincir dari papan atas setelah hanya bisa bermain 71. Skor total 138 akan membuatnya memainkan putaran akhir pekan dari posisi T28. Hal senada juga terjadi pada pegolf Korea lainnya, Kim Seonghyeon yang harus menorehkan skor 73.
Suh, Player of the Year Korn Ferry Tour 2022, menyuguhkan penampilan luar biasa pada hari kedua di PGA National Resort kemarin (24/2). Skor 64 yang ia torehkan membawanya ke posisi teratas, sekaligus rekor putaran terendahnya pada PGA TOUR. Pegolf berusia 25 tahun ini unggul satu stroke dari Chris Kirk, yang juga menorehkan skor terendah dalam kariernya lewat skor 62. Kirk kini berpeluang mengakhiri puasa gelar delapan tahun sejak menjuari Charles Schwab Challenge tahun 2015.
An, yang baru kembali ke PGA TOUR setelah semusim berlaga pada Korn Ferry Tour, seakan hendak membuktikan bahwa dirinya layak berada di strata tertinggi kompetisi di Amerika itu lewat putt birdie jarak sejauh hampir 15 meter di hole 16 par 4, yang menjadi hole ketujuhnya itu. Usai membutuhkan 34 pukulan untuk memainkan sembilan hole pertamanya, ia menorehkan eagle dari jarak 6,6 meter di hole 3 par 5, plus tiga birdie lainnya.
”Dari hole 3-5 saya berhasil menorehkan satu eagle dan membuat dua birdie secara beruntun. Saya berhasil melakukan sejumlah pukulan bagus untuk menciptakan peluang-peluang tersebut, yang berhasil saya maksimalkan,” tutur An, yang mengikuti turnamen ke-13 musim ini.
”Ketimbang kemarin, kecepatan green agak sedikit berkurang daripada Honda Classic biasanya. Saya pikir itulah alasan mengapa skornya menjadi lebih bagus. Lapangannya lebih empuk daripada yang saya kira dan anginnya tidak sekencang biasanya, jadi faktor-faktor ini membantu menorehkan skor yang lebih baik juga. Secara keseluruhan, 5-under cukup bagus.”
Sementara itu, dengan skor total 130 dalam dua putaran, Suh berniat untuk memaksimalkan peluang keduanya sebagai pimpinan klasemen pada sebuah ajang PGA TOUR. ”Rasanya puas. Saya pikir kami sedang dalam tren ke arah yang tepat. Tiap pekan permainan saya terus meningkat dan saya sungguh bersyukur melihat latihan progresif saya membuahkan hasil,” tutur Suh, yang sejauh ini telah sekali meraih sepuluh besar.
”Tinggal memilih target dan memukul ke arah tersebut. Saya pikir kami berusaha membuat lapangan ini sesederhana mungkin, memukul bola ke posisi yang bagus dan berusaha memasukkan putt sebanyak mungkin.”


