An Byeonghun mempertahankan jarak dua stroke dari pimpinan klasemen meskipun harus memainkan putaran ketiga yang berat.

Mungkin hasil permainannya pada hari Sabtu (17/9) kemarin tidak cukup bagus untuk menjadi kado ulang tahun baginya. Akan tetapi, An Byeonghun masih mempertahankan jarak yang ideal untuk mewujudkan gelar PGA TOUR pertamanya.

Pegolf yang kemarin genap berusia 31 tahun ini mengaku kecewa lantaran gagal memaksimalkan hole-hole par 5 di North Course Silverado Resort and Spa, di Napa California. Ia bahkan hanya bermain 2-over di hole yang kerap menjadi hole untuk meraih birdie itu. Ia juga harus puas membukukan skor 1-under 71 pada putaran ketiganya kemarin.

Justin Lower, yang bermain bersama An, justru menorehkan skor 69 sehingga untuk pertama kalinya dalam kariernya ia memimpin klasemen pada akhir putaran ketiga dengan total 13-under. Juara bertahan Max Homa (72) dan mantan juara Master Danny Willett (72) terpaut satu stroke di belakangnya.

”Kondisinya sulit di lapangan,” aku An. ”Sedikit lebih berangin, green menjadi makin dan makin keras. Rasanya saya masihh bermain dengan baik. Agak kurang beruntung dengan bola saya keluar area permainan di hole 5 par 5. Pukulan saya bagus, tapi bola saya mengambang (pada pukulan berikutnya) dan saya tidak bisa berbuat banyak. Lalu dengan double bogey di hole 16, skor itu agak menyakitkan. Saya tidak mencatatkan skor sebaik kemarin di hole-hole par 5, tapi begitulah golf.”

 

 

An sebenarnya mengawali putaran ketiga itu dengan baik. Ia mendapat tiga birdie dengan hanya satu bogey dan kemudian sempat mengambil alih pimpinan klasemen dengan birdie 2,4 meter di hole 15 par 3. Sayangnya, pukulan tee-nya di hole 16 par 5 membuat bolanya berhenti di akar-akar pepohonan, yang memaksanya melakukan drop untuk penalti. Lalu pukulan recovery-nya juga sempat menghantam ranting sehingga bolanya gagal langsung masuk green. Ia masih membutuhkan tiga pukulan lagi sehingga harus menorehkan angka 7 di kartu skornya.

Meski merasa kecewa dengan hasil permainannya itu, pegolf yang sempat berada di jajaran 30 besar dunia ini masih optimis untuk mewujudkan gelar pertamanya. ”Pukulan saya masih cukup bagus. Rasanya putting saya juga tidak kalah bagus. Besok diperkirakan akan hujan, jadi long game saya akan membantu,” tutur pegolf yang sempat finis di tempat kedua pada ajang Zurich Classic of New Orleans 2016, Memorial Tournament 2018, dan RBC Chanadian Open 2018 ini.

Sementara itu, pegolf China Dou Zecheng berhasil menorehkan empat birdie dan dua bogey untuk skor 2-under 70. Kini ia menempati posisi T13 dengan skor total 8-under 208. Pegolf berusia 25 tahun yang melakoni musim keduanya bermain penuh pada PGA TOUR ini kini mengincar sepuluh besar pertamanya dalam turnamen ke-28 yang ia ikuti pada sirkuit papan atas ini.

Adapun pemain debutan Kim Seonghyeon (71) mencatatkan skor total 7-under dan akan memainkan putaran final dari posisi T17.

Putaran final akan dimainkan lebih awal untuk mengatasi kemungkinan penundaan permainan akibat cuaca buruk.