Aditi Ashok melanjutkan performa cemerlang musim ini dan memimpin dua stroke dari Lydia pada ajang Aramco Saudi Ladies International.

Bintang golf asal India yang tengah dalam performa prima Aditi Ashok kembali mencuri perhatian lewat permainan 6-under 66 pada putaran kedua Aramco Saudi Ladies International presented by Public Investment Fund. Penampian cemerlang kemarin (17/2) sekaligus menempatkannya di puncak klasemen, dua stroke lebih baik daripada pegolf No.1 Dunia Lydia Ko dan kuda hitam asal Amerika Lilia Vu.

Ashok, yang menjuarai ajang awal musim pada Ladies European Tour, Magical Kenya Ladies Open di Vipingo Range dua pekan silam, sebenarnya mengawali putaran kedua itu dengan terpaut satu stroke di belakang Ko dan Pajaree Anannarukarn setelah bermain tanpa bogey dengan skor 65. Dalam kondisi lapangan yang berangin, ia kembali tampil solid untuk menaklukkan Royal Greens Golf and Country Club dan kini mengemas total 13-under.

 

 

”Ini hari ketika setiap kali melangkah ke bola, saya tahu ke mana bolanya akan melayang. Ini juga hari ketika semuanya berjalan sesuai harapan, sembilan hole pertama saya seperti itu,” ujar Ashok. ”Saya hanya akan berusaha fokus dan melakukan hal yang sama. Sejauh ini saya memainkan hole-hole par 5 dengan cukup bagus. Sisanya cuma memukul ke fairway dan green, memasukkan putt birdie. Terkadang saya melakukan putt yang bagus dan bolanya masuk, tapi sangatlah penting untuk mendapatkan putt birdie sepanjang hari.”

Bagi Vu, kondisi lapangan kali ini ikut membantunya tetap fokus sehingga berhasil menorehkan skor 66. ”Saya pikir anginnya membantu karena membantu Anda memainkan satu demi satu pukulan. Saya kira hari ini anginnya agak berbeda ketimbang kemarin, jadi kami mesti menyesuaikan permainan, tapi terus fokus melakukan satu pukulan,” ujarnya.

Pegolf asal Swiss Albane Valenzuela menjadi pesaing berikutnya dengan skor total 10-under, juga berkat skor 66 pada putaran kedua tersebut. Penampilannya ini terbilang mengagumkan lantaran baru sepekan ini ia melakukan debutnya secara penuh pada Ladies European Tour. Pegolf berusia 25 tahun yang telah mewakili Swiss pada Olimpiade 2020 ini memuji mantan kapten Ryder Cup AS Corey Pavin yang membantunya tampil prima.

”Sungguh menyenangkan. Permainan saya solid dan hari ini sembilan hole terakhir jelas menantang dengan anginnya, tapi saya tetap fokus. Saya bisa menikmati waktu saya, berjuang di lapangan. Saya pikir saya bisa menikmati karena menurunkan ekspektasi dan berusaha sebaik mungkin dengan kondisi lapangan (yang berangin) seperti ini,” ujarnya.

 

Lydia Ko, Round 2 Aramco Saudi Ladies International 2023.
Lydia Ko (kanan) menempel Aditi Ashok dengan berjarak dua stroke usai mengemas skor 69 pada putaran kedua. Foto: Tristan Jones/LET.

 

”Pekan lalu saya menemukan sesuatu untuk putting, yang membuat guliran bolanya sedikit lebih baik, mengganti grip. Saya pikir itulah bagian paling menyenangkan bermain bersama Tournament of Champions—saya dapat petunjuk dari Corey Pavin, dan sarannya itu membantu saya. Saya pikir sekarang kontrol kecepatan saya menjadi lebih baik, tidak banyak melakukan kesalahan di green seperti yang sudah-sudah.”

Adapun pegolf Meksiko Gaby Lopez dan juara edisi 2020 Emily Kristine Pedersen menatap akhir pekan di posisi T5 dengan skor total 9-under, satu stroke lebih baik daripada runner-up tahun lalu Johanna Gustavsson dan Cara Grainger dari Inggris, yang sama-sama menorehkan skor 67.

Juara bertahan Lydia Hall berjarak tujuh stroke dari puncak klasemen dengan 6-under setelah kemarin bermain dengan skor 68. Pegolf Inggris lainnya Charley Hull, Leona Maguire dari Irlandia, dan duo Amerika Lexi Thompson dan Danielle Kang sama-sama menorehkan 4-under.

Aramco Saudi Ladies International presented by Public Investment Fund menciptakan sejarah baru bagi golf wanita dengan menyamakan total hadiah yang diberikan dengan kaum pria. Dua pekan silam, PIF Saudi International, yang merupakan kalender Asian Tour memperebutkan total hadiah sebesar US$5 juta, dan pekan ini kaum wanita bertanding dengan total hadiah yang sama sehingga menjadikannya turnamen profesional wanita non-Major dengan total hadiah terbesar di dunia saat ini.