Bailey Tardy mencatatkan satu dari hanya dua skor terendah pada putaran kedua U.S. Women’s Open di Pebble Beach.

Bermain dalam U.S. Women’s Open keempat dalam kariernya, pegolf Amerika Bailey Tardy berada di posisi teratas setelah membukukan satu dari hanya dua skor terendah pada putaran kedua di Pebble Beach Golf Links. Skor 4-under 68 yang ia bukukan menjadi skor terendah kedua setelah Choi Hyejin menyamainya beberapa jam kemudian.

Tardy memanfaatkan kondisi pagi hari untuk langsung bermain 2-under dalam empat hole pertamanya. Setelah mengantarkan bolanya hingga menyisakan jarak sekitar 2,4 meter lewat pukulan approach di hole 1, yang ia maksimalkan menjadi birdie, pegolf berusia 26 tahun ini memasukkan putt dari jarak sejauh 6 meter untuk mencatatkan birdie keduanya.

Pegolf yang baru musim ini berstatus sebagai anggota penuh pada LPGA ini sempat mendapat bogey di hole 5, namun langsung menorehkan eagle di hole berikutnya. Pukulan keduanya berhasil mengantarkan bola hingga hanya menyisakan 1,2 meter, yang kemudian turut membantunya menambah catatan birdie-nya dari hole 7 dan 9.

 

 

”Saya mengawalinya dengan babik, membukukan birdie di hole pertama, lalu mendapat eagle dan birdie lagi di paruh kedua sembilan hole pertama. Kondisinya tidak begitu berangin di sembilan hole pertama. Jelas saya memanfaatkan kondisi tersebut,” jelas Tardy.

”Sejujurnya, melakukan pukulan tee di hole 6 itu sangat sulit buat saya karena ada bunker yang bisa menahan bola saya dan ada air juga. Namun, begitu bisa melewatinya, Anda bisa melakukan pukulan yang bagus. Saya tahu jalur pukulannya lurus melewati bukit itu, jadi saya punya rasa percaya diri untuk mencapai green dalam dua pukulan.”

Sayangnya, momentumnya itu terhenti di hole 9 tersebut. Beralih ke sembilan hole terakhirnya, Tardy hanya bisa berjuang mempertahankan par di empat hole pertama di sembilan hole keduanya, sampai mendapat bogey keduanya hari itu di hole 14 lantaran melakukan tiga putt.

”Saya kira begitu Anda beralih ke hole 11, rasanya sulit memperkirakan arah angin. Angin tidak pernah benar-benar jelas menuju ke mana. Selalu terasa berembus dari samping, jadi saya selalu berusaha menebak arah angin. Menurut saya sembilan hole terakhir dengan deretan pepohonan dan betapa kencang embusan anginnya bisa menyulitkan,” jelas Tardy.

 

Kim Hyojoo, Round 2 U.S. Women’s Open 2023.
Kim Hyojoo menjaga peluang memenangkan gelar Major keduanya setelah bermain 5-under 139 dan menempati posisi T2 pada U.S. Women’s Open ke-78. Foto: USGA/James Gilbert.

 

Perjalanan Tardy memang unik. Keputusan USGA mengadakan U.S. Women’s Open ke-78 ini di Pebble Beach mendorong anggota Tim Curtis Cup AS 2016 ini untuk mengikuti kualifikasi, sesuatu yang tidak pernah ia lakukan dalam dua musim terakhir. Ketika mengira peluangnya bakal pupus untuk mengikuti ajang Major ini, pesaing terdekatnya kala itu, Jennifer Chang, justru melakukan tiga putt di hole terakhirnya sehingga kedua pemain ini mesti melakoni play-off empat hole. Tardy memastikan tempat teratas dalam babak kualifikasi setelah memenangkan hole keempat dalam keadaan yang mulai gelap.

Namun, dengan dua putaran 69 dan 68, kini Tardy berada di posisi teratas, mengungguli Allisen Corpuz dan juara Major Kim Hyojoo, yang berada di tempat kedua dengan skor total 139.

”Rasanya luar biasa. Saya belum bermain bagus dalam ajang-ajang Major tahun ini …. Rasanya saya memiliki hari-hari ketika bisa melakukan pukulan yang bagus, tapi putting saya buruk; dan melakukan putting dengan baik, tapi pukulan saya buruk. Jadi, bisa memadukan semuanya dengan baik, semua ini rasanya terjadi pada saat yang sama!” ungkap Tardy.

 

Aine Donegan, Round 2 U.S. Women’s Open 2023.
Aine Donegan masih menjadi pemain amatir teratas setelah menorehkan skor total 145 dalam dua putaran U.S. Women’s Open ke-78. Foto: USGA/Darren Carroll.

 

Pegolf amatir Aine Donegan asal Irlandia masih mempertahankan posisi teratas di antara empat pegolf amatir yang lolos cut. Donegan menempati posisi T11 dengan skor total 145, sementara pegolf Kanada Monet Chun, pegolf Italia Benedetta Moresco, dan pegolf Amerika Amari Avery berada di peringkat T26 dengan skor total 3-over.

Dengan cut-off pada 6-over, hanya ada tujuh juara U.S. Women’s Open yang berhasil melangkah ke putaran akhir pekan. Chun Ingee (2015) berada di posisi yang lebih baik setelah bermain even par dan menempati posisi T7. Juara bertahan Minjee Lee (2022) asal Australia berada di posisi T11 dengan 1-over, sedangkan Lee6 Jeongeun (2019) dan Ryu Soyeon (2011) terpaut satu stroke di belakang Minjee dengan 2-over. Juara edisi 2021 Yuka Saso berada di posisi T26 dengan 3-over, sedangkan Kim Alim (2020) di posisi T47 dengan 5-over. Adapun Brittany Lang (2016) menempati posisi T58 dengan skor total 6-over.

Sementara itu, pegolf legendaris Swedia Annika Sorenstam dan pegolf Amerika Michelle Wie West akhirnya hanya bisa bermain dalam dua putaran. Sebelum memulai ajang Major ini, keduanya sudah menegaskan akan menjadikan U.S. Women’s Open kali ini sebagai partisipasi mereka yang terakhir dalam karier masing-masing. Sorenstam mencatatkan skor 79 setelah pada hari pertama menorehkan skor 80, sementara Wie West kembali menorehkan skor 79.

Fakta menarik lainnya ialah bahwa menuju putaran akhir pekan hanya ada enam pemain yang membukukan skor total di bawah par, dari semula 20 pemain!

 

Choi Hyejin, Round 2 U.S. Women’s Open 2023.
Choi Hyejin menjadi pegolf kedua yang membukukan skor 68 pada putaran kedua U.S. Women’s Open ke-78. Foto: USGA/Darren Carroll.