C.T. Pan kembali mengikuti ajang PGA TOUR usai mengalami cedera selama hampir lima bulan.
Bintang golf asal China Taipei C.T. Pan mengaku bersemangat bisa tampil dalam ajang PGA TOUR pertamanya setelah mengalami cedera pergelangan tangan selama hampir lima bulan. Pegolf berusia 31 tahun ini kembali bertanding pada ajang RBC Heritage di Harbour Town Golf Links, yang memberinya gelar perdana dalam kariernya tahun 2019. Kala itu ia menang satu stroke atas Matt Kuchar.
Pan akan menghadapi banyak pemain bintang pekan ini lantaran RBC Heritage merupakan turnamen kedelapan yang mendapat peningkatan status dengan hadiah uang sebesar US$20 juta. Juara bertahan Jordan Spieth turut hadir, termasuk pegolf No.1 Dunia dan Juara Masters 2023 Jon Rahm, pegolf No.2 Dunia Scottie Scheffler, dan Patrick Cantlay, yang tahun lalu finis di tempat kedua, dan finis T3 tahun 2017 dan 2019.
”Tentu saya sudah lama tidak bermain secara kompetitif, dan mungkin permainan saya agak tumpul sekarang, tapi saya akan menyesuaikan diri.”
”Saya berharap bisa kembali bermain sebaik mungkin,” ujar Pan. ”Saya memainkan ajang ini (pada Korn Ferry Tour) dua pekan lalu dan tidak merasa sakit sama sekali. Tentu saya sudah lama tidak bermain secara kompetitif, dan mungkin permainan saya agak tumpul sekarang, tapi saya akan menyesuaikan diri.”
Pan menjadi satu dari hanya dua pegolf China Taipei yang menikmati kemenangan di kancah PGA TOUR. T.C. Chen merupakan pegolf lain, yang menjuarai Los Angeles Open 1987, ajang yang kini bernama Genesis Invitational. Kemenangan Pan empatt ahun silam terbukti menjadi katalis untuk salah satu musim terbaiknya pada PGA TOUR, di mana ia finis di peringkat 37 pada klasemen FedExCup.
Pegolf berpostur tegap yang dikenal dengan pukulan lurusnya ini kemudian menjadi pegolf China Taipei pertama yang mewakili Tim Internasional pada Presidents Cup 2019. Ia turut menyumbangkan dua poin ketika berpasangan dengan Hideki Matsuyama dalam sesi fourball.
Pan mengaku pergelengan tangannya sudah mengganggu permainannya dalam beberapa tahun terakhir. Dengan saran dari timnya, Pan memilih untuk melakukan pemulihan pada November 2022 lalu setelah mengikuti hanya lima turnamen dan pulang ke Taipei.
”Saat itu menjadi momen untuk memulihkan tubuh saya, menyesuaikan kondisi mental, dan meningkatkan konsentrasi saya.”
”Saya pulang untuk perawatan pergelangan karena sudah merasa terganggu dalam dua sampai tiga tahun terakhir dan terasa sakit ketika mengikuti turnamen. Saya pikir, inilah saatnya untuk menanganinya secara serius di mana saya menjalani perawatan PRP (Platelet-rich Plasma),” jelas Pan.
Sebagai langkah pencegahan, ia berniat untuk memiliki jadwal turnamen yang tidak membuat pergelangannya kambuh lagi. ”Rencana saya akan disesuaikan. Sebelumnya, saya bermain dalam tiga turnamen berturut-turut, tapi sekarang saya akan bermain maksimal dua turnamen berturut-turut, dan kemudian istirahat,” ujarnya lagi.
”Selama lima bulan di rumah, saya banyak istirahat, menjalani perawatan, dan juga menemani ibu saya. Untuk pertama kalinya pula saya bisa merayakan Tahun Baru China di rumah bersama keluarga dalam 15 tahun terakhir. Saya tidak pernah istirahat selama itu sejak masih muda. Saat itu menjadi momen untuk memulihkan tubuh saya, menyesuaikan kondisi mental, dan meningkatkan konsentrasi saya.”
Bintang Asia lain yang bertanding pekan ini ialah kuartet Korea Tom Kim, Kim Siwoo, Im Sungjae, dan Lee Kyounghoon.

