Sejumlah pegolf yang berpeluang menjadi anggota Tim Internasional Presidents Cup menuai bekal berharga pada akhir Zurich Classic of New Orleans.

Zurich Classic of New Orleans yang baru berakhir hari Minggu (24/4) kemarin memberi bekal yang berharga bagi sejumlah pemain yang berpeluang menjadi anggota Tim Internasional Presidents Cup. Meskipun kemenangan akhirnya menjadi milik duo Amerika Xander Schauffele dan Patrick Cantlay, penampilan solid calon anggota Tim Internasional patut menjadi sorotan.

Duo Afrika Selatan Garrick Higgo dan Branden Grace berhasil finis di posisi yang membanggakan. Kombinasi keduanya mengumpulkan skor total 23-under 265. Meskipun permainan keduanya pada putaran final kemarin jauh dari harapan, terutama setelah menorehkan skor 64, 65 dan 63 dalam tiga putaran sebelumnya, bisa finis di jajaran lima besar menjadi sebuah pencapaian penting.

Keduanya mungkin jauh dari posisi ideal untuk secara otomatis masuk Tim Internasional. Grace saat ini berada di peringkat 43, namun Higgo bahkan tidak masuk di jajaran 50 besar. Namun, dengan empat pemain pilihan dari sang Kapten Trevor Immelman, performa menawan di TPC Louisiana itu jelas memberi mereka modal penting sebagai pertimbangan sang kapten memilih mereka.

 

 

”Seratus persen (yakin)! (Masuk Tim Internasional) menjadi salah satu target ketika bermain pada pekan ini, untuk menunjukkan kepadanya (Immelman), lihat, kami masih ada lho, dan pada turnamen seperti ini, bermain menghadapi para pemain terbaik di dunia, sungguh mengagumkan bisa finis di lima besar. Sekarang saya tahu, kami berdua akan menjadi tim yang hebat dalam dua format berbeda. Kalau kami berdua bisa masuk tim bersama-sama, saya pikir pasti kami menjadi pasangan yang hebat,” tutur Grace.

Higgo, yang berusia 22 tahun dan 11 tahun lebih muda daripada seniornya itu, mengamini komentar Grace. ”Saya setuju!” ujarnya. ”Bentuk permainan kami berjalan dengan baik. Kami memainkan bola yang sama. Ya, menurut saya segala yang terkait dengan permainan kami sangat cocok.”

Satu stroke di belakang mereka ada pasangan Australia Jason Day dan Jason Scrivener, yang entah bagaimana justru menuntaskan putaran final juga dengan skor 73, seperti halnya duo Afsel tersebut. Dari keduanya, Day layak dianggap sebagai salah satu veteran Presidents Cup dengan berpartisipasi dalam empat edisi, yaitu 2011, 2013, 2015, dan 2017 dengan menorehkan rekor 5-11-4.

Seperti halnya duo Afsel tersebut, baik kedua pegolf Australia ini masih belum berada di posisi yang ideal. Hanya Day saja yang berpeluang melakukan lompatan, dengan saat ini ia menempati peringkat 27.

 

Cameron Smith, THE PLAYERS Championship 2022.
Kemenangannya pada THE PLAYERS Championship 2022 memberi posisi teratas pada klasemen Tim Internasional bagi Cameron Smith. Foto: Getty Images.

 

Adapun pasangan Im Sungjae dan An Byeonghun meraih prestasi terbaik dari Asia pada ajang yang memperebutkan total hadiah sebesar US$8,3 juta ini. Keduanya juga gagal mengulangi serangkaian permainan solid dalam tiga putaran sebelumnya. Namun, setidaknya permainan mereka pada putaran final itu sedikit lebih baik ketimbang duo Afsel dan Australia tersebut.

Memainkan format Foursome pada putaran final kemarin, Im dan An gagal untuk setidaknya menyamai skor 69 yang mereka bukukan pada putaran kedua, ketika mereka juga memainkan format yang sama. Mereka sebenarnya sempat bermain 2-under dengan tiga birdie dan satu bogey di sembilan hole pertamanya, namun hanya bermain even par di sembilan hole terakhir lantaran membukukan tiga birdie dengan double bogey di hole 12 dan bogey di hole 13. Duo Korea inipun menuntaskan perjuangan mereka dengan finis di posisi T14 dengan catatan 20-under 268, sembilan stroke di belakang Schauffele dan Cantlay.

Posisi duo Korea ini masih lebih baik daripada keempat rekan internasional lainnya. Im saat ini ada di peringkat ketiga, di belakang Cameron Smith, yang kemarin finis di posisi T21 bersama rekannya Marc Leishman, dan Hideki Matsuyama. An sendiri menempati peringkat 21 dan secara teori masih berpotensi untuk terus memperbaiki posisinya sampai 21 Agustus 2022, ketika BMW Championship berakhir. Dan hal ini berlaku juga, baik bagi Higgo, Grace, Scrivener, Day, bahkan Leishman yang kini menempati peringkat 12.

Presidents Cup sendiri akan digelar pada 20-25 September 2022 di Quail Hollow Country Club. Ajang yang mempertemukan Tim Amerika Serikat dengan Tim Internasional ini menjadi ajang dua tahunan yang penuh gengsi. Pada edisi terakhir tahun 2019, di Royal Melbourne, Tim Internasional di bawah pimpinan Ernie Els nyaris mempersembahkan kemenangan yang telah lama diharapkan.