Justin De Los Santos sukses mencatatkan albatros pertama dalam kariernya, sementara Yuta Ikeda kukuh di puncak klasemen menuju putaran final ANA Open Golf Tourunament.
Dalam golf skor albatros merupakan salah satu skor langka lantaran sangat jarang terjadi. Skor ini terjadi ketika seorang pegolf memasukkan bola dari pukulan keduanya di hole par 5. Dan itulah yang dilakukan oleh pegolf Filipina Justin De Los Santos pada putaran ketiga ANA Open Golf Tournament hari ini (17/9).
Pegolf berusia 27 tahun ini memasukkan bolanya dari fairway sejauh 246 meter dengan 3-iron miliknya di hole 9 par 5 yang dimainkan sepanjang 494 meter. Pukulannya itu menciptakan sorakan dari para penonton yang membantunya mengetahui bahwa pukulan keduanya itu berhasil langsung memasuki lubang.
”Orang-orang memberi tahu saya kalau bolanya masuk. Awalnya saya tidak percaya, saya tidak mempercayai mereka sampai melihat bola saya di dasar lubang,” ujar pegolf Filipina ini.
”Saya tidak ingin pukulan saya melewati green, jadi saya agak menyentak club saya sedikit. Pukulan saya persis mengikuti jalur bidikan dan mengira bolanya bakal mendarat di titik yang bagus. Kelihatannya bola bergulir melewati green, jadi saya tidak mengira bolanya masuk ketika melihatnya hilang. Ini albatros pertama saya, jadi rasanya keren bisa melakukannya dalam sebuah turnamen.”
Sepanjang delapan hole sebelumnya, De Los Santos memang masih terus mengincar birdie pertamanya. Namun, setelah delapan par berturut-turut, albatros ini benar-benar memberikan momentum penting untuk menyeruak ke jajaran sepuluh besar.
Albatros tersebut kemudian ditambah dengan empat birdie dan tiga bogey yang membantunya mengemas skor 4-under 68, serta skor total 11-under 205. Kini ia menatap putaran final besok (18/9) dengan terpaut tujuh stroke dari Yuta Ikeda, yang mempertahankan peluangnya untuk memenangkan ANA Open Golf Tournament ini untuk ketiga kalinya.

Dengan rasa percaya diri yang tinggi menuju putaran final besok, De Los Santos jelas berharap bisa memperbaiki catatan terbaiknya musim ini ketika finis sendirian di peringkat ke-4 pada ajang Gateway to The Open Mizuno Open bulan Mei 2022. Sepuluh besar lainnya ia torehkan ketika finis T6 pada ajang ISPS Handa Championship.
Pegolf Australia Matthew Griffin (68) dan pegolf Thailand Gunn Charoenkul (71) juga membuka peluang untuk menembus sepuluh besar setelah mengoleksi 10-under 206.
Sementara itu, Ikeda berpeluang memenangkan gelar Japan Golf Tour Organization ke-22 dalam kariernya setelah mempertahankan posisi teratas. Pada putaran ketiga tadi, pegolf berusia 36 tahun ini menorehkan skor 70 sehingga masih bertahan di puncak klasemen dengan skor total 18-under 196.
Selain kemenangan, Ikeda juga berpeluang memperbaiki rekor kemenangan yang pernah diciptakan pegolf legendaris Jepang Masashi ”Jumbo” Ozaki ketika menjuarai turnamen ini dengan skor total 20-under pada tahun 1994. Kala itu Ozaki memenangkan gelar ANA Open Golf Tournament keenam dalam kariernya.
”Rekor turnamen ini adalah 20-under, jadi saya jelas ingin memecahkan rekor itu untuk memenangkan kejuaraan ini,” tekad Ikeda.
Ia jelas akan kembali berduel sengit dengan Shugo Imahira (72), yang kini berjarak tiga stroke darinya. Pada putaran ketiga tadi Imahira hanya mampu menorehkan tiga birdie dengan tiga bogey.


