Yang Yunseo menampilkan permainan solid dalam debutnya pada AIG Women’s Open dengan catatan 1-under 70.

Juara Women’s Amateur Asia-Pacific 2025 Yang Yunseo menikmati permainan solid dalam debutnya di lapangan links. Tiga birdie dengan dua bogey mewarnai kartu skornya pada putaran pertama AIG Women’s Open.

Tak banyak lapangan yang menyuguhkan par 3 sebagai hole pembukanya. Meski demikian, Yang justru sukses mencatatkan birdie di hole 1 Royal Lytham & St Annes. Memainkan jarak sekitar 160 meter, Yang menggunakan 6-iron miliknya sebelum akhirnya melesakkan birdie untuk mengawali debutnya.

”Pukulan itu menyisakan jarak hampir tiga meter dari pin dan membuahkan birdie,” tuturnya.

Birdie kedua, yang ia ciptakan di hole 8 membuatnya meninggalkan sembilan hole pertama dengan catatan 2-under. Momentumnya sempat dipadamkan oleh bogey di hole 11. Lalu ketika memainkan hole 15, bolanya harus dua kali masuk ke bunker, yang berujung pada bogey ketiganya.

 

Yang Yunseo (2), Round 1 AIG Women’s Open 2026.
Kartu skor Yang Yunseo pada putaran pertama ini diwarnai oleh tiga birdie dengan dua bogey. Foto: Kate McShane/R&A.

 

”Saya memainkan driver karena mengincar jarak pukulnya. Sayangnya, pukulan pertama itu masuk ke bunker dan saya terpaksa melakukan lay-up yang juga malah masuk ke bunker lagi,” jelasnya.

Toh ia langsung memanfaatkan kesempatan di hole 16 untuk kembali meraih birdie, sebelum akhirnya menuntaskan dua hole terakhirnya dengan even par.

”Ketika melakukan putaran latihan saya sempat bertanya-tanya bisakah bermain under di lapangan ini, tapi saya senang dengan skor saya hari ini,”sambung pegolf yang untuk sementara menduduki posisi T17 ini.

Meskipun ini menjadi penampilan pertama baginya pada ajang AIG Women’s Open, Yang telah mengikuti dua ajang Major lainnya berkat statusnya sebagai juara Women’s Amateur Asia-Pacific 2025.

Pada ajang The Chevron Championship bulan April lalu, ia berhasil menjadi salah satu pemain amatir terbaik—berbagi predikat tersebut dengan Farah O’Keefe asal Amerika Serikat lantaran keduanya sama-sama finis di posisi T38.

 

Paula Martin Sampedro, Round 1 AIG Women’s Open 2026.
Pegolf Spanyol Paula Martin Sampedro memimpin perlombaan status amatir terbaik setelah mencatatkan skor 70. Foto: Charlie Crowhurst/R&A.

 

Sementara pada The Evian Championship awal Juli ini, ia finis di posisi T41, satu stroke di belakang O’Keefe.

Permainan solid ini jelas menjadi langkah positif untuk bersaing memperebutkan Smyth Salver, trofi khusus bagi pegolf amatir terbaik yang menuntaskan empat putaran pada ajang ini.

Untuk sementara ia berada satu stroke di belakang Paula Martin Sampedro. Pegolf amatir asal Spanyol ini mengemas empat birdie dengan dua bogey.

Adapun pegolf asal Thailand Jeeno Thitikul tampil sebagai pemuncak klasemen usai menorehkan skor 7-under 64. Ia menjadi satu dari hanya tiga pegolf yang mampu bermain tanpa bogey pada putaran pertama. Pegolf lain yang melakukan hal yang sama ialah Celine Boutier (67) asal Perancis dan Lottie Woad (70) dari Inggris.

Usai menciptakan tiga birdie berturut-turut dari hole 4, Thitikul memastikan posisi teratas berkat birdie di hole 8, 11, 13, dan 15. Ia akan melangkah ke putaran kedua dengan keunggulan dua stroke dari pegolf Korea Ryu Haeran dan pegolf Jepang Shiho Kuwaki.