Tom Kim dan An Byeonghun terpaut satu stroke dari Rory McIlroy menuju akhir pekan di Skotlandia.

Upaya duo Korea untuk mengejar prestasi pada ajang Genesis Scottish Open di Renaissance Golf Club, di North Berwick, Skotlandia berlanjut. Tom Kim dan pimpinan klasemen putaran pertama An Byeonghun menuntaskan putaran kedua kemarin (14/7) dengan terpaut hanya satu stroke dari Rory McIlroy yang kini memimpin dengan skor total 10-under 130.

Kim berhasil bermain satu stroke lebih baik daripada putaran pertamanya dengan mencatakan 5-under 65, sementara An harus puas bermain even par 70. Dengan skor total 9-under, kedua pegolf Korea ini juga harus berbagi tempat dengan pegolf Inggris Tyrrell Hatton, yang mencatatkan skor terendah dalam kariernya, 8-under 62.

”Hari ini bukan hari terbaik saya, seperti kemarin,” aku An, yang menempati posisi teratas putaran pertama dengan skor 61. ”Namun, kondisi di lapangan memang sulit, tidak mudah melakukan pukulan yang mendekati pin. Hari ini lebih berangin dan juga hujan dan sulit mengukur jarak pukul. Ada beberapa pukulan bagus yang saya lakukan, tapi tidak cukup dekat untuk mendapatkan birdie. (Namun,) saya hanya terpaut satu stroke, jadi kita lihat saja dua hari ke depan.”

Sementara itu, Kim, yang sempat finis di tempat ketiga pada ajang kolaborasi PGA TOUR dan DP World Tour ini, memang sempat melewatkan peluang mengamankan par di hole terakhirnya dari jarak 1,2 meter, namun ia masih memiliki peluang mewujudkan gelar PGA TOUR ketiganya.

”Ya, pastinya bermain dengan solid, membuat banyak peluang menuju akhir pekan, dan sekadar berhasil menjalankan rencana permainan dengan baik. Ada beberapa peningkatan yang saya lakukan saat jeda,” ujarnya.

 

An Byeonghun, Round 2 Genesis Scottie Open 2023.
Meski merelakan posisi teratas kepada Rory McIlroy, An Byeonghun masih menjaga peluang mewujudkan gelar PGA TOUR pertamanya. Foto: Getty Images.

 

”Saya suka tempat ini. Jelas ada banyak kenangan indah dari tahun lalu. Setelah musim berakhir tahun lalu, saya benar-benar berharap bisa kembali. Lapangan ini sangat cocok buat saya. Cuacanya memang mesti agak lebih bersahabat, tapi rasanya luar biasa dan dapat momentum hebat dari tahun lalu, dan saya berusaha untuk melanjutkannya. Senang bisa main bagus dalam dua putaran dan berharap bisa terus membuat peluang pada akhir pekan.”

Hujan dan angin berkecepatan tinggi diperkirakan bakal mewarnai putaran akhir pekan. Namun, Kim sudah siap untuk mengatasinya. ”Sudah pasti sangat menyulitkan kalau hujan lalu berhenti, lalu hujan dan berhenti lagi. Kondisi begitu bisa merusak momentum Anda. Tapi kami berada di Skotlandia, Anda tidak tahu seperti apa cuacanya, tapi bagusnya saya ada di posisi yang bagus.”

Pegolf No.3 Dunia asal Irlandia Utara Rory McIlroy kini mengambil alih puncak klasemen setelah menorehkan skor 4-under 66 untuk memegang keunggulan satu stroke atas Kim dan An. Ini berarti ia punya peluang bagus untuk memenangkan gelar DP World Tour ke-16 dan PGA TOUR ke-24. Kemenangan juga akan menjadi sangat berharga lantaran pekan depan kondisi yang kurang lebih mirip juga akan ia jumpai di Royal Liverpool untuk gelaran The Open Championship.

”Pukulan saya dari tee ke green sangat bagus. Ada banyak peluang. Sejujurnya empat under itu terasa menjadi skor terburuk yang bisa saya peroleh di sini. Namun, begitulah adanya. Saya memasukkan beebrapa putt jarak jauh kemarin untuk mendapat skor yang bagus, dan kemudian hari ini justru meleset melakukannya, tapi secara keseluruhan saya puas melihat dua hari terakhir ini,” ujar McIlroy.

Adapun pegolf No.1 Dunia Scottie Scheffler sukses menorehkan skor 65 dan akan memainkan putaran ketiga di posisi T7 dengan 7-under. Sedangkan sang juara bertahan Xander Schauffele mencatatkan skor 66 dan membawanya ke posisi T29, tertinggal enam stroke dari McIlroy.