Kim Siwoo menorehkan eagle di hole terakhir untuk berbagi posisi teratas FedEx St. Jude Championship bersama J.J. Spaun.
Kim Siwoo menyisakan permainan terbaiknya pada saat-saat terakhir. Eagle yang ia torehkan di hole 18 membawanya berbagi posisi teratas pada ajang FedEx St. Jude Championship bersama pegolf Amerika J.J. Spaun. Keduanya sama-sama menorehkan skor 8-under 62 pada turnamen pertama dari tiga ajang FedExCup Playoff ini.
Pegolf berusia 27 tahun yang sempat mundur dari ajang Wyndham Championship pekan lalu lantaran sakit, tampak kembali ke TPC Southwind di Memphis dengan kondisi yang lebih sehat dan luar biasa solid. Ia menuntaskan putaran pertama kemarin (11/8) dengan pukulan approach sejauh 153 meter di hole 18 par 4 dengan 8-iron miliknya untuk membuahkan eagle, melengkapi tujuh birdie dan satu bogey di kartu skornya.
”Swing penuh dengan 8-iron. Saya mendapat impactc yang bagus dan bolanya masuk,” tutur Kim soal eagle, yang membuatnya memimpin untuk kedua kalinya setelah bermain 18 hole dalam sebuah ajang PGA TOUR.
Keberhasilan sejumlah rekan senegaranya musim inni membuatnya berharap bisa menjadi pegolf Korea keempat, sekaligus kedua secara berturut-turut, yang memenangkan gelar PGA TOUR. Kim ”Tom” Joohyung pekan lalu berhasil menjadi pegolf Korea ketiga musim ini lewat gelar Wyndham Championship.
Keberaniannya untuk mengubah grip putting di tengah permainan juga berdampak positif bagi pemegang tiga gelar PGA TOUR ini. Ia membutuhkan 28 pukulan untuk menuntaskan sembilan hole terakhirnya, sekaligus memberinya putaran di bawah par pertama di TPC Southwind setelah bermain dalam tujuh putaran. Catatan skornya di sembilan hole terakhir itu juga satu stroke lebih baik dari rekor sembilan hole terakhir di sana.
”Saya pikir saya mendapatkan awal yang cukup bagus yang membuat saya merasa nyaman memainkan putaran ini,” sambung Kim, yang memulai permainannya dengan birdie di hole 2 dan 3, sebelum mendapat bogey di hole berikutnya. ”Putting saya tidak berjalan dengan baik di sembilan hole pertama. Saya merasa sangat tidak nyaman dengan grip-nya sehingga tanpa khawatir saya memngubah grip sebelum masuk ke sembilan hole terakhir. Itulah titik baliknya. Saya mulai percaya diri setelah memasukkan beberapa birdie di sana.”
FedExCup Playoff kali ini merupakan yang ke-y kalinya bagi Kim. Sejauh ini prestasi terbaiknya ialah ketika finis di posisi 17 pada tahun 2016. Saat itu ia bahkan berhasil menembus TOUR Championship. Kini ia berada di peringkat 48 dan sadar bahwa tiga pekan terakhir kampanye musim 2021-2022 ini menjadi kesempatan terakhir baginya untuk mendapatkan musim yang berkesan. Ia juga tengah memperjuangkan tempatnya untuk Tim Internasional Presidents Cup.
”Sejauh ini cukup baik. Saya tidak mendapatkan momen-momen besar, tapi secara keseluruhan juga tidak buruk. Kebanyakan saya berada di peringkat 20-an ketimbang musim lainnya dan saya pikir saya sudah bermain dengan konsisten. Saya merasa agak khawatir karena tidak mendapat banyak kemenangan, tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin pada Playoff ini,” sambung pemain yang meraih gelar PGA TOUR ketiganya pada The American Express 2021 ini.
Rekan senegaranya, Lee Kyounghoon dan Joohyung juga menikmati permainan yang cepat panas. Masing-masing menorehkan skor 64 dan 66 dan kini menghuni peringkat T4 dan 18. Wakil Asia lainnya pekan ini ialah Im Sungjae (70), Anirban Lahiri (71), dan C.T. Pan (73) harus mengerjakan banyak PR pada putaran kedua hari ini. Sementara itu, bintang asal Jepang Hideki Matsuyama harus mundur dari turnamen ini setelah hari Rabu (10/8) yang lalu mengalami cedera leher.
Para pegolf yang berhasil menembus 70 besar pada klasemen FedExCup pekan ini bakal melangkah ke ajang BMW Championship, sebelum akhirnya 30 pemain teratas berhak mengikuti ajang pamungkas, TOUR Championship. Hadiah utama PGA TOUR, FedExCup, akan diberikan di Atlanta, di mana sang pemenang juga akan membawa hadiah uang sebesar US$18 juta.
Lee, yang memulai pekan ini dari peringkat 40, jelas telah mengamankan spotnya untuk pekan depan, terutama dengan tujuh birdie dan hanya satu bogey. Akurasi short game dan putter-nya menjadi kunci dari putaran pertama yang solid ini. ”Secara keseluruhan saya mendapat putaran yang bagus. Wedge, iron, dan putter saya sedang bagus. Saya pikir saya bisa bermain dengan lebih senang lagi jika bisa terus main seperti ini,” ujar pemegang dua gelar PGA TOUR ini.
”Saya berlatih keras dengan putter saya sehingga mendapat hasil bagus seperti hari ini. Pukulan-pukulan iron saya juga bagus sehingga memudahkan putting. Saya ingin melanjutkan permainan ini. Lapangannya sempit dan rough-nya sulit. Saya mesti melakukan pukulan tee yang bagus. Menurut saya pukulan tee sangatlah penting di sini,” ujarnya.
Tony Finau, yang secara berturut-turut memenangkan 3M Open dan Rocket Mortgage Classic bulan lalu, menjadi salah satu pemain yang menorehkan skor 64. Sementara itu, pimpinan FedExCup dan No.1 Dunia Scottie Scheffler harus puas bermain dengan skor even par 71.


