Ryuichi Oiwa, Hiroki Tanaka, Ren Yonezawa, dan Yuta Kawakami membuka Japan Players Championship by Satosyokuhin dengan berbagi posisi teratas.

Sempat mengalami penundaan akibata cuaca yang buruk, putaran pertama Japan Players Championship by Satosyokuhin akhirnya menempatkan empat pemain di posisi teratas klasemen sementara. Ketika permainan terpaksa dihentikan akibat hari yang mulai gelap, Ryuichi Oiwa, Hiroki Tanaka, Ren Yonezawa, dan Yuta Kawakami berbagi puncak klasemen dengan sama-sama menorehkan skor 7-under 64.

Curah hujan yang tinggi membuat putaran pertama kembali ditunda pada pukul 14:32 waktu setempat, sampai akhirnya penyelenggara memutuskan menghentikan permainan pada hari pertama setelah cuaca terlihat tidak akan membaik.

Putaran pertama rencananya akan kembali dilanjutkan pukul 6:30 pada hari Jumat, dengan putaran kedua bakal dimainkan mulai pukul 9:00.

Tanaka mengaku pukulannya yang prima membantunya menciptakan skor pembuka yang meyakinkan itu. ”Pukulan tee dan pukulan kedua saya sangat solid di sembilan hole pertama, dan saya memiliki peluang birdie di hampir setiap hole. Selain itu, bola saya juga tidak pernah berada di posisi yang sulit,” jelasnya.

”Beberapa hari sebelum pekan ini, saya mengganti fokus untuk menggunakan otot daripada bertahan pada bentuk yang biasa.” — Yuta Kawakami.

”Permainan ini memang soal menciptakan peluang. Bahkan setelah menuju sembilan hole terakhir, saya masih bisa mempertahankan irama permainan. Dari hole 15 sampai terakhir memang menjadi lebih sulit, tapi saya berhasil mempertahankan permainan dan mengamankan par.”

Sementara itu, Kawakami, yang pada musim ini mengalami kesulitan untuk bermain prima, mengaku puas dengan penyesuaian yang ia lakukan.

”Saya tidak mengalami cedera dan secara fisik berada dalam kondisi yang prima sejak awal musim ini, tapi permainan saya masih belum menyatu. Beberapa hari sebelum pekan ini, saya mengganti fokus untuk menggunakan otot daripada bertahan pada bentuk yang biasa. Rasanya sangat bagus saat berlatih, jadi saya membawanya ke turnamen ini. Syukurlah semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Adapun Oiwa mengakui permainannya masih dalam proses, meskipun kali ini ia mengawali turnamen dengan sangat baik.

”Sejujurnya, saya selalu kesulitan untuk menciptakan skor yang bagus di lapangan ini, tapi saya memutuskan untuk main agresif lantaran mesti main dengan skor rendah di lapangan seperti ini.” — Ren Yonezawa.

”Hari ini sudah selesai. Semoga saya bisa terus memperbaiki permainan, meskipun permainan saya belum terasa 100%. Jadi, saya berusaha untuk tidak terlalu berharap dan terus melakukan yang terbaik,” ujarnya.

Yonezawa sendiri mengaku puas akhirnya bisa mencatatkan skor dengan baik di Nishi Nasuno Country Club. Sejak pertama kali mengikuti ajang ini pada tahun 2021, ia belum pernah membukukan skor lebih baik daripada 4-under 67.

”Saya mengawali permainan dengan start yang bagus. Sejujurnya, saya selalu kesulitan untuk menciptakan skor yang bagus di lapangan ini, tapi saya memutuskan untuk main agresif lantaran mesti main dengan skor rendah di lapangan seperti ini. Saya masih mendapat dua bogey, tapi begitulah bagian dari permainan ini. Saya terus menyerang ke pin,” jelasnya.

Ajang ini memasuki penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar tahun 2021. Tahun ini turnamen ini menyediakan hadiah sebesar JPY50 juta, atau sekitar Rp5,598 milyar.