Ally Ewing memperbesar keunggulannya menjadi lima stroke pada akhir putaran kedua ajang AIG Women’s Open 2023.
Harapan pegolf Amerika Elly Ewing untuk merengkuh gelar Major pertama dalam kariernya tampak mulai terlihat. Permainannya pada hari kedua di Walton Heath kemarin tidak hanya membuatnya bertahan di posisi teratas, tapi juga memperbesar selisih jarak dengan pesaing terdekatnya.
Memulai putaran kedua dengan hanya unggul satu stroke, Ewing mengukuhkan posisinya setelah bermain dengan skor 6-under 66 sehingga kini memiliki total 10-under 134.
Ewing menampilkan permainan mengagumkan di sembilan hole pertamanya. Setelah birdie pertama di hole 3, ia mencatatkan empat birdie berturut-turut dari hole 6, yang membuatnya melejit melampaui para pesaingnya. Tak berhenti sampai di situ, ia menambah dua birdie lagi di hole 11 dan 16. Satu-satunya noda tercipta di hole terakhir di mana ia harus mencatatkan bogey.
”Lapangan ini menuntut Anda untuk memukul bola dengan baik. Saya bisa menempatkan bola di posisi yang bagus dengan pukulan tee saya di hampir semua hole kecuali di hole 18, dan saya berhasil melakukan pukulan iron yang bagus ke green, membuat banyak peluang …, tapi Anda mesti bisa memaksimalkannya dan memasukkan bola di mana tidak semua jalur guliran bolanya benar-benar lurus. Saya bisa memasukkan beberapa putt yang melalui break, yang saya rasa meningkatkan percaya diri juga untuk mengimbangi jalur pukulan dan kecepatannya,” jelas Ewing.
Dengan keunggulan lima stroke, jelas ia memiliki bekal yang bernilai untuk melanjutkan perjuangannya pada hari Sabtu ini. Namun, Ewing juga punya alasan lain untuk merasa percaya diri melangkah dan berjuang mewujudkan Major pertamanya.
”Ada elemen yang membuat Anda percaya pada permainan sendiri, (terutama setelah) sadar bahwa Anda punya jenis pukulan yang bisa dieksekusi. Saya sudah menang tiga kali (pada LPGA Tour), jadi saya bisa mengandalkan pengalaman berada dalam posisi serupa,” ujarnya.
Tantangan akan hadir dari tiga pegolf lain, yang sama-sama mengumpulkan skor total 5-under 139.

Rekan senegaranya, Andrea Lee, meski mencatatkan bogey di hole 4, berhasil bangkit dan menorehkan lima birdie untuk skor 4-under 68. Sementara pegolf Jepang Minami Katsu memadukan empat birdie dan satu bogey untuk skor 69. Adapun salah satu favorit tuan rumah Charley Hull menorehkan skor 68 berkat empat birdie tanpa bogey, satu dari hanya empat pegolf yang bermain tanpa bogey—pegolf lainnya ialah Alison Lee (T5, 69), Ko Jinyoung (T9, 68), dan Ryann O’Toole (T18, 70).
Bermain di hadapan para pendukungnya, Hull menorehkan tiga birdie di sembilan hole terakhirnya untuk meramaikan persaingan dan membuka peluang mewujudkan Major pertamanya.
”Hari ini cukup sulit. Angin berembus, hujan juga turun, rasanya empat musim sekaligus ada di lapangan. Namun, saya cukup senang dan finis yang saya lakukan cukup bagus dengan beberapa birdie itu,” ujar pegolf Inggris ini. ”Saya tertinggal lima pukulan, jadi mesti membuat birdie dan saya menikmati membuat banyak birdie, semoga bisa melakukannya.”

Lee juga mengaku puas dengan permainannya, terutama dalam ajang Major terakhir wanita tahun ini. ”Saya bermain dengan sangat sabar dan hanya mencatat satu bogey di kartu skor saya, membuat birdie di semua par 5 dan birdie di dua par 3. … Saya akan berusaha untuk tidak memikirkan hasilnya. Saya hanya akan bermain seperti yang saya lakukan dalam dua hari pertama dan berusaha agar benar-benar sabar dan semoga hasilnya bagus,” ujarnya.
Adapun pegolf Jepang, Minami Katsu, kini berada di posisi yang ideal untuk mengikuti jejak Hinako Shibuno (2019) dan Ayako Okamoto (1984) untuk memenangkan ajang ini.
”Akhirnya, saya bisa berada di posisi yang bagus untuk pertama kalinya, dan tak sabar untuk melihat sejauh mana saya bisa melangkah dengan kemampuan saya saat ini,” ujar Minami kepada Golf Digest Online.
Meski berjarak lima stroke dari Ewing, pegolf berusia 25 tahun ini merasa bersemangat dan yakin bahwa peluang untuk menorehkan skor yang lebih baik masih terbuka, bahkan untuk dirinya.

”Fakta bahwa satu pemain bisa bermain dengan skor serendah itu berarti saya juga punya peluang untuk melakukannya, dan saya ingin melakukan yang terbaik hole demi hole,” tegasnya.
Dengan cut off pada skor total 2-over, sejumlah nama besar harus mengakhiri perjuangan mereka lebih awal. Sejumlah juara Major, seperti Patty Tavatanakit, Stacy Lewis, dan Yuka Saso harus mengakhiri langkah mereka lantaran hanya bisa bermain total 3-over. Juara bertahan Ashleigh Buhai dan Brooke Henderson juga menorehkan skor yang sama, sementara Shibuno harus mencatatkan skor total 6-over.
Putaran akhir pekan tidak hanya akan dimeriahkan oleh persaingan di lapangan yang menantang, tapi untuk pertama kalinya pertunjukan musik akan menjadi bagian dari AIG Women’s Open. Mega bintang Ellie Goulding akan menjadi bintang utama pertunjukan musik pada akhir pekan ini.


