Gunn Charoenkul berhasil mengamankan statusnya untuk berkompetisi pada Japan Golf Tour Organization musim 2023.
Ada optimisme baru yang dimiliki pegolf Thailand Gunn Charoenkul. Ia baru saja berhasil meraih status kondisional untuk berkiprah pada Japan Golf Tour Organization (JGTO) musim depan melalui JGTO Final Qualifying Tournament, yang berakhir Jumat (9/12) kemarin.
Pegolf berusia 30 tahun ini tampil cukup baik dan menuntaskan tes sepanjang 72 hole dan finis di peringkat 26 dari 93 peserta. JGTO Final Qualifying Tournament ini sendiri dimainkan di Tom Watson Golf Course di Miyazaki.
Gunn mencatatkan skor 72, 71, 71, dan 70 sehingga finis dengan skor total 4-under 284. Peringkatnya memang hanya terpaut satu tempat dari 25 besar, yang sebenarnya bisa memberinya status yang lebih baik. Meski demikian, Gunn, yang pekan lalu sempat bertanding pada BNI Indonesian Masters presented by TNE ini tidak berkecil hati. Ia malah berniat untuk meningkatkan statusnya melalui paruh pertama musim depan.
”Untuk turnamen kualifikasi final ini, target saya sebenarnya berjuang untuk masuk sepuluh besar supaya bisa mengikuti sebagian besar turnamen pada semester pertama,” tutur Gunn, yang harus mengikuti turnamen kualifikasi setelah terlempar dari peringkat 65 besar pada JGTO Money Ranking, dan finis di posisi 73.
”Namun, hasil kali ini tidaklah terlalu buruk karena saya masih punya status tertentu. Mungkin cukup bagus untuk bisa mengikuti enam sampai tujuh turnamen tahun depan, hanya kurang satu atau dua dari mereka yang masuk 25 besar.
”Sejujurnya, tiap tahun selalu beragam. Tergantung keberuntungan Anda dan seberapa banyak yang masuk daftar. Yang terpenting ialah memaksimalkan tiap turnamen yang bisa diikuti. Kalau bisa main bagus, status Anda bisa meningkat untuk semester kedua melalui penyesuaian.”
”Hasil kali ini tidaklah terlalu buruk karena saya masih punya status tertentu. Mungkin cukup bagus untuk bisa mengikuti enam sampai tujuh turnamen tahun depan.” — Gunn Charoenkul.
Pegolf Amerika Shintaro Ban, Park Sungjoon dari Korea Selatan, dan duo Australia Andrew Evans dan Dylan Perry menjadi empat kandidat internasional yang sukses menembus 25 besar.
Shintaro, yang lebih banyak bermain pada PGA TOUR of Latin America menjadi wakil internasional paling menonjol. Ia finis dengan skor total 9-under 279 dan finis di tempat keempat.
Adappun Park, yang sempat bermain reguler di Jepang dan menjuarai Vana H Cup KBC Augusta 2013, akhirnya kembali ke Tour utama untuk pertama kalinya dalam tiga tahun setelah finis di peringkat 15 dengan skor total 283.
Evans, yang menjuarai Qualifying Tournament 2021, dan Perry menyamai catatan Park dan masing-masing berada di peringkat 18 dan 19. Peringkat mereka lebih rendah karena skor putaran final mereka tidak lebih baik.
Yuki Shino menjadi pemain terbaik dalam Final Qualifying Tournament ini. Ia mencatatkan skor 10-under 62 dan finis 13-under 275, yang memberinya kemenangan tiga stroke atas Toshinori Muto dan Yoshitaka Takeya.
Dengan memenangkan kualifikasi ini, Shino akan mendapat akses untuk mengikuti sebagian besar turnamen musim depan, tanpa terpengaruh oleh penyesuaian status pada tengah musim.


