Nathan Han berpeluang menjadi pegolf Amerika Serikat pertama yang menjuarai Ciputra Golfpreneur Tournament, namun Kevin Caesario Akbar masih menjaga asa mewujudkan kemenangan impian.
Permainan mengesankan Nathan Han pada putaran ketiga membuka peluang baginya untuk menciptakan sejarah pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament. Skor 6-under 66 miliknya membawanya sendirian di puncak klasemen dengan skor total 18-under 198. Kini ia berpeluang menjadi pegolf Amerika Serikat pertama yang memenangkan turnamen ini.
Han melanjutkan permainan solidnya dengan menciptakan tujuh birdie dengan satu-satunya bogey terpaksa ia dapatkan di hole 10.
”Tidak ada hal berbeda yang saya lakukan (dibanding kemarin),” tutur Han. ”Saya masih bisa memukul bola dengan baik, berhasil menciptakan sejumlah birdie, jadi secara keseluruhan pukulan saya masih bagus dan saya akan berusaha untuk melanjutkannya ke putaran final besok.”
Ia turut memberi kredit bagi kedi Damai Indah Golf BSD Course, yang membantunya fokus pada permainannya sendiri.

”Kami tidak banyak mengobrol soal golf, namun dia menjalankan tugasnya dengan baik, banyak memberi dorongan positif sepanjang permainan saya dan mendukung saya, dan persis itulah yang saya butuhkan sehingga saya bisa lebih fokus pada permainan saya sendiri,” jelasnya.
Pegolf veteran Berry Henson juga berpeluang meraih kemenangan perdananya di Indonesia. Pegolf berusia 47 tahun ini menampilkan permainan luar biasa dengan menciptakan enam birdie di sembilan hole pertamanya.
”Sebenarnya, pukulan (approach) saya di hole 1 menyisakan jarak yang cukup dekat dari lubang, sayangnya putting saya meleset,” tutur Henson.
”Short game saya hari ini benar-benar luar biasa, benar-benar menjadi andalan saya. Tapi sebenarnya saya tidak merasa melakukan pukulan yang benar-benar bagus sampai tiba di hole 15. … Posisi pin di hole 15 itu tidak mudah, tapi saya memukul dengan jarak yang tepat untuk menyerang pin, dan saya kira itulah pukulan terbaik yang saya lakukan hari ini.”

Henson kini menempati posisi ketiga, berbagi posisi dengan duo Inggris Finlay Mason (66) dan sang juara bertahan Matt Killen (69).
Sementara itu, andalan tuan rumah, Kevin Caesario Akbar, sukses memperbaiki permainannya. Setelah hanya bermain 2-under 70 pada putaran kedua, pegolf berusia 28 tahun ini mengemas tujuh birdie dengan sebuah bogey untuk skor 66. Dengan jarak dua stroke dari Han, Kevin juga berpeluang untuk mewujudkan kemenangan yang sudah lama ia impikan, terutama sejak resmi menjadi atlet Ciputra Golfpreneur Foundation pada 2019 silam.
”Alhamdulilah, dua minggu berturut-turut bisa bersaing, ini pengalaman baru yang berharga untuk melangkah ke depan,” tutur Kevin.
”Sejujurnya, saat bermain tadi saya tidak memikirkan apa-apa, cuma bermain seperti biasa saja, bahkan mengobrol di luar golf dengan Agi (Argiansyah). Jadi, alhamdulilah hari ini bisa bermain dengan cukup santai.”

Antara Kenneth Henson Sutianto dan M. Raflisyah Sati
Perburuan status amatir terbaik juga segera memasuki babak final, terutama setelah kedua pegolf amatir yang lolos cut, Kenneth Henson Sutianto dan M. Raflisyah Sati, sama-sama mengalami kesulitan pada putaran ketiga.
Meski bermain lebih baik, Kenneth harus membukukan tiga bogey dengan satu double bogey dan sebuah triple bogey di hole 3. Dengan hanya tiga birdie—di hole 9, 10, dan 12—ia harus puas menutup putaran ketiga dengan skor 79.
”Hari ini ada beberapa kendala di pukulan sehingga dalam tiga hole pertama sudah bermain 3-over. Sebenarnya, saya sempat mendapat momentum untuk bangkit, tapi karena putting saya juga sedang tidak konsisten, saya tidak dapat menjaga momentum itu,” tutur Kenneth, yang kini harus menempati peringkat ke-58.
Adapun Rafli terpaksa bermain dengan skor 80 setelah tak dapat menciptakan birdie sepanjang 18 hole ketiganya di Damai Indah Golf BSD Course ini.
20 besar putaran ketiga Ciputra Golfpreneur Tournament 2026
198 – Nathan Han (USA) 71-61-66
199 – Berry Henson (USA) 67-69-63, Finlay Mason (ENG) 65-68-66, Matt Killen (ENG) 64-66-69
200 – Xu Andi (CHN) 70-67-63, Khavis Varadan (MAS) 71-65-64, Kevin Caesario Akbar (INA) 64-70-66, Henry Lee (CAN) 65-69-66
201 – Runchanapong Youprayong (THA) 70-64-67, Tanapat Pichaikool (THA) 66-64-71
203 – James Lewo (SGP) 72-65-66, Su Chih-hung (TPE) 68-66-69, Khalin Joshi (IND) 66-68-69, Tim Nielsen (USA) 68-65-70
204 – Natipong Srithong (THA) 67-72-65, Gabriele De Barba (ITA) 69-67-68, Kim Jaeil (KOR) 72-64-68, Pukhraj Singh Gill (IND) 70-66-68
205 – Michele Orlotani (ITA) 72-70-63, Siddikur Rahman (BAN) 70-72-63, Chan Shih-chang (TPE) 70-71-64, Weerawish Narkprachar(THA) 70-68-67

