Rikuya Hoshino mengambil alih posisi Aguro Iwasaki dari puncak klasemen, sementara Anthony Quayle mempertahankan posisi bersaing menuju putaran final BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup 2022.
Dalam enam tahun mengarungi kiprah profesionalnya, Rikuya Hoshino telah menjadi salah satu pemain yang kerap layak menjadi pemenang. Dalam rentang waktu itu ia telah mengemas lima gelar JGTO. Sayangnya, tidak satu pun kemenangannya itu ia raih dalam ajang-ajang yang besar.
Akan tetapi, ia berpeluang untuk memperbaiki catatan prestasinya setelah menampilkan performa yang memukau pada ajang BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup pekan ini. Pada akhir putaran ketiga tadi, Hoshino menorehkan skor 6-under 65 yang otomatis menggeser pimpinan klasemen hari kedua, Aguro Iwasaki, yang tadi hanya bisa bermain dengan skor 70. Dengan skor total 11-under 202, Hoshino pun akan memainkan 18 hole pamungkas besok (5/6) dengan keunggulan dua stroke.
Skor yang ia raih mungkin tidak sebagus raihan Kazuki Higa, yang belum lama ini menjuarai Kansai Open. Higa membukukan skor 65 sehingga ikut meramaikan persaingan. Skor totalnya, 8-under 205 membuatnya hanya berjarak tiga stroke.
Sementara itu, pegolf Australia Anthony Quayle (70), Taichi Kimura (72), dan Kensei Hirata (70) berbagi tempat keempat dengan skor total 206.
”Saya sadar kalau saya mesti meningkatkan skor saya hari ini kalau mau bertarung memperebutkan gelar.” — Rikuya Hoshino.
Hoshino jelas akan menjadi target bagi para pesaingnya, sekaligus bakal menjadi pusat perhatian para penggemar. Kemenangan menjadi penting baginya untuk menepis tren ”nyaris menang” yang ia sandang pada musim ini.
Status tersebut ia raih lantaran nyaris menang dalam tiga turnamen. Pertama, ia melepas peluang menjuarai ISPS Handa Championship dan kemudian Kansai Championship hanya dengan selisih satu stroke. Setelah sekali lagi terpaut satu stroke untuk bisa mengikuti play-off, ia harus puas berada di tempat ketiga pada ajang Token Homemate Cup. Satu eagle, lima birdie, dengan satu bogey pada putaran ketiga tadi jelas membantunya memperbesar peluang untuk mewujudkan kemenangan pada putaran final besok.
”Saya sadar kalau saya mesti meningkatkan skor saya hari ini kalau mau bertarung memperebutkan gelar. Jadi, saya bisa membukukan 6-under hari ini, skor itu sudah sangat bagus buat saya,” tutur Hoshino, yang sempat finis di sepuuh besar dalam ajang The Crowns dan Diamond Cup. ”Saya sangat senang bisa mengamankan par yang krusial hari ini.”
Sebagai pemain asal Ibaraki, Hoshino jelas mengharapkan dukungan para penonton setempat untuk bisa mewujudkan kemenangan terbesarnya di Jepang.
”Sungguh menyenangkan bisa bermain di kampung halaman. Rumah saya hanya berjarak sepuluh menit dari sini. Saya punya peluang untuk pulang setelah putaran kedua, istirahat, dan kembali dengan lebih segar,” tuturnya. ”Saya sering berlatih di sini dan tahu lapangan ini dengan baik. Saya ingin menang di sini dan membuat semua orang bangga.”

Sementara itu, Quayle masih mempertahankan peluang untuk mengejar gelar JGTO pertamanya. Namun, ia harus berjuang keras untuk memastikan tidak tertinggal terlalu jauh. Skor 70 yang ia bukukan di Shishido Hills Country Club tadi harus ia raih dengan susah payah, setelah meraih tiga birdie dan dua bogey.
”Permainan saya sedikit menurun hari ini. Tidak terlalu buruk sih. Rasanya saya masih bisa mendapatkan skor, tapi putter saya terasa sedikit melempem daripada biasanya,” tutur Quayle. ”Putting saya masih cukup baik, tapi tidak terlalu memberikan hasil hari ini. Ada banyak putt yang masih meleset, mengitari bibir lubang. Namun, saya masih bisa main under untuk menjaga peluang besok.”
Pegolf berusia 27 tahun ini menambahkan bahwa peluang untuk meraih kemenangan masih terbuka meskipun posisinya tertinggal cukup jauh. Namun, ia juga sadar bahwa Hoshino juga bukan pemain yang bakal melakukan banyak kesalahan.
”Saya hanya harus bermain dan membukukan skor terbaik dan melihat apa yang bakal saya raih dari situ,” tandasnya.
Pegolf Korea Park Eunshin menjadi pemain internasional lain yang menanjak ke jajaran sepuluh besar. Setelah mengawali pekan ini dengan skor 67 dan bermain 73, hari ini ia menorehkan skor 68 dan berbagi peringkat 8 dengan lima pegolf Jepang lainnya dengan torehan 5-under 208. Sementara itu, Brad Kennedy dari Australia (69) dan pegolf Amerika Todd Baek (70) terpaut di posisi T14 dengan skor 209.


