Yusaku Hosono menciptakan rekor skor terendah di Token Tado Country Club dengan bermain 10-under 61.

Pendatang baru Yusaku Hosono memperbaiki catatan rekor terendah di Token Tado Country Club ketika mencatatkan skor 10-under 61 pada putaran kedua ajang Token Homemate Cup. Permainan sensasional ini turut membawanya ke puncak klasemen sementara dengan torehan 16-under, empat stroke lebih baik daripada Shugo Imahira dan enam stroke di depan pegolf Selandia Baru Michael Hendry.

Hendry sendiri ikut mencatatkan skor yang solid dengan bermain tanpa bogey. Skor 66 membuatnya kini mengumpulkan total 10-under dan berbagi peringkat ketiga dengan Hiroki Tanaka.

Mantan juara Indonesia Open, yang sempat menjuarai Token Homemate Cup 2015 ini membukukan lima birdie untuk mengumpulkan total skor 132.

”Pukulan drive saya tidak sebagus kemarin, tapi short game saya sangat bagus. Secara keseluruhan, permainan saya sangat solid seperti kemarin,” ujar Hendry, yang pekan lalu finis di posisi kedua pada ajang World City Championship di kancah Asian Tour.

”Saya tidak pernah berpikir bisa bersaing pada putaran final, tapi sekarang saya bisa bermimpi, saya akan berusaha menargetkan kemenangan.” — Yusaku Hosono.

Sementara itu, pemegang dua gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) asal Korea Ryu Hyunwoo membukukan eagle di hole 8 par 5 untuk menuntaskan sembilan hole pertamanya dengan 32 pukulan, sebelum kemudian mengemas tiga birdie dan dua bogey di sembilan hole terakhirnya untuk skor 66. Skor total 133 yang ia bukukan membuatnya berbagi peringkat kelima dengan Ryo Ishikawa.

Adapun pegolf Amerika Han Lee (68), dan duo Korea Song Younghan (65) dan Park Sungjoon (67) terpaut satu stroke di belakang mereka.

Lee sebenarnya sempat menikmati permainan yang cukup solid, membukukan empat birdie di sembilan hole pertamanya yang ia mulai dari hole 10. Ia bahkan sempat menorehkan 6-under setelah birdie di hole 1 dan 2, namun harus kehilangan tiga stroke di empat hole terakhirnya.

”Saya sudah bermain dengan sangat baik, bisa melakukan banyak pukulan bagus dan memasukkan beberapa putt juga,” tutur Lee, yang sempat finis T9 pada ajang ini tahun 2022 lalu. ”Saya menantikan akhir pekan ini!

 

Han Lee, Round 2 Token Homemate Cup 2023.
Pegolf Amerika Han Lee berharap bisa kembali menikmati kemenangan setelah mendapat status penuh pada JGTO musim 2023 ini. Foto: Getty Images.

 

”Target saya ialah kembali menikmati kemenangan. Sekarang saya merasa sehat dan senang berkompetisi. Tahun ini saya punya status penuh, jadi akan banyak punya peluang,” tandas pegolf yang sejauh ini hanya memenangkan satu gelar lewat ajang Mynavi ABC Championship 2012.

Akan tetapi, buah perbincangan pekan ini, sudah pasti, ditujukan kepada pendatang baru yang kini memuncaki klasemen. TIdak ada yang pernah mendengar nama Hosono sebelumnya. Pegolf yang baru berkiprah seusai lulus Q-School ini sukses bermain satu stroke lebih baik daripada Brendan Jones (2012) dan Kamii Kunihiro (2013), yang sebelumnya memegang rekor skor terendah di lapangan yang sama.

Dengan keunggulan empat stroke atas juara peraih hadiah uang JGTO, Hosono kini jelas layak bermimpi lebih jauh.

”Sebenarnya, saya tidak menargetkan hal ini (rekor skor lapangan). Saya tidak pernah berpikir bisa bersaing pada putaran final, tapi sekarang saya bisa bermimpi, saya akan berusaha menargetkan kemenangan,” tutur pegolf berusia 20 tahun ini. ”Saya tahu hal ini tidak mudah, jadi saya akan berjuang semampu saya.”