Skor 7-under 65 membawa Shugo Imahira memimpin klasemen sementara pada akhir putaran ajang Gateway to The Open Mizuno Open 2025.
Shugo Imahira menikmati permainan solid untuk membuka gelaran Gateway to The Open Mizuno Open 2025. Pada putaran pertama, pegolf berusia 32 tahun ini mengemas delapan birdie dengan hanya satu bogey sehingga mengungguli pegolf Zimbabwe Scott Vincent dan rekan senegaranya Toshinori Muto dan Yosuke Asaji, yang sama-sama mencatatkan skor 66.
Ajang yang berlangsung di JFE Setonaikai Golf Club ini menarik perhatian banyak peserta, mengingat ajang ini turut menjadi bagian dari Seri Kualifikasi The Open. Tiga pegolf teratas, yang belum mendapat spot pada ajang Major tertua itu, berhak mengikuti The Open edisi ke-153 yang akan digelar di Royal Portrush pada bulan Juli mendatang.
Imahira sendiri sebenarnya sudah memastikan haknya mengikuti The Open berkat kemenangannya pada ajang Japan Open tahun lalu. Meski demikian, ia juga ingin meraih gelar ke-11 di panggung Japan Golf Tour pada pekan ini.
”Tanpa perlu khawatir soal finis di tiga besar untuk lolos mengikuti The Open tentu meringankan beban saya,” ujar Imahira. ”Dengan begitu, saya bisa fokus khusus untuk turnamen ini daripada melakoninya sebagai peserta agar lolos kualifikasi. Jadi, saya benar-benar menargetkan menang pekan ini.”
Imahira memaksimalkan kondisi yang relatif lebih ramah untuk menciptakan banyak birdie. Meski demikian, dia sendiri sudah siap menghadapi tantangan yang bakal ia hadapi dalam putaran berikutnya.
”Tahun lalu permainan saya tidak bagus, tapi musim ini saya melakukan sejumlah perubahan, dan mulai ada peningkatan sedikit demi sedikit dalam beberapa hal.” — Scott Vincent.
”Kalau angin tidak berembus kencang, Anda bisa membukukan skor yang rendah di sini. Namun, jika angin mulai berembus, permainan ini akan menjadi pertarungan ketahanan. Dan saya sudah mempersiapkan diri menghadapi situasi demikian,” imbuhnya.
Vincent, yang sempat meraih tiket mengikuti The Open berkat kemenangannya pada ajang Mizuno Open 2022 ini, juga mengincar tiket ke kejuaraan Major tersebut. Meski masih mencari bentuk permainan terbaiknya, ia berhasil mengawali pekan ini dengan memukau. Eagle di hole kedua membantunya meraih momentum lebih awal.
”Pukulan tee saya sangat bagus, berhenti di sisi kiri fairway. Saya memainkan 4-iron untuk pukulan kedua itu, namun bola saya meleset dari green ke sisi kiri, lalu saya lanjutkan dengan chipping memakai 9-iron dari jarak sekitar 27 meter,” tutur pegolf berusia 33 tahun ini.
Ia kemudian menambah empat birdie lagi dari hole 5, 6, 7, dan 11. Kartu skornya sempat tercoreng oleh bogey di hole 14 dan 16, namun ia lekas bangkit dan memperbaikinya lewat birdie di hole 17 dan 18.
”Tahun lalu permainan saya tidak bagus, tapi musim ini saya melakukan sejumlah perubahan, dan mulai ada peningkatan sedikit demi sedikit dalam beberapa hal,” tandasnya.


