Indonesia berhak mengikuti Piala Eisenhower untuk pertama kalinya sejak 1984 ketika ajang World Amateur Team Championship digelar di Tanah Merah Country Club, Singapura pada 1-11 Oktober 2025.

Setelah absen selama lebih dari empat dasawarsa, akhirnya Indonesia kembali berhak mengikuti kompetisi yang memperebutkan Piala Eisenhower. Tim Indonesia dipastikan masuk dalam ajang World Amateur Team Championship, yang akan digelar di Tanah Merah Country Club, di Singapura pada 1-11 Oktober 2025.

Ajang beregu yang sangat bergengsi ini akan memperebutkan dua piala, di mana tim pria akan bersaing untuk memenangkan Piala Eisenhower, sementara para pegolf wanita akan bersaing untuk Piala Espirito Santo. Kompetisi bagi kaum wanita akan digelar lebih dulu pada 1-4 Oktober, dengan para pegolf pria dari seluruh dunia akan bertanding pada 8-11 Oktober.

Para peserta akan bertanding dalam putaran stroke play 72 hole. Tiap tim akan terdiri dari 2-3 pemain, di mana dua skor terendah dalam tiap putaran akan diperhitungkan sebagai skor tim. Dengan demikian, pada akhir kompetisi tim dengan skor total terendah sepanjang 72 hole atau empat putaran nantinya akan menjadi pemenangnya. Adapun sebanyak 36 tim dari 36 negara akan bertanding pada tiap kompetisi ini.

 

Randy Arbenata Mohamad Bintang, World Amateur Team Championship 2025.
Randy Arbenata Mohamad Bintang akan memimpin Tim Indonesia untuk ajang Piala Eisenhower di Tanah Merah Country Club, Singapura pada 8-11 Oktober 2025. Foto: Asia-Pacific Amateur Championship.

 

Dalam daftar final, Indonesia menempati peringkat ke-31, di atas India, Argentina, Panama, Jepang, dan Wales. Pada daftar tersebut, Rayhan Abdul Latief dan Asa Najib Bhakti tercatat sebagai dua pegolf Indonesia dengan WAGR terbaik pada tenggat waktu kualifikasi yang jatuh pad 5 Juli silam. Kala itu keduanya menduduki peringkat 113 dan 149.

Mengingat Rayhan kini telah memiliki komitmen dengan University of North Texas, berdasarkan daftar peserta final per akhir Agustus 2025 lalu, Tim Indonesia yang akan mengikuti Piala Eisenhower ini akhirnya akan terdiri dari komposisi Asa Najib Bhakti, Randy Arbenata Mohamad Bintang, dan Amadeus Christian Susanto.

Dengan demikian, Indonesia dipastikan berhak untuk tampil pada Piala Eisenhower untuk pertama kalinya dalam 41 tahun. Sebelumnya, Indonesia hanya pernah sekali mengikuti ajang ini, yaitu ketika World Amateur Team Championship digelar di Royal Hong Kong Golf Club, di Fanlin, Hong Kong pada tahun 1984. Kala itu Tim Indonesia terdiri dari Buari, Mat Ani, Sudjiono, dan Jubilant Harmidy.

”Aduh, senang sekali mengetahui Indonesia bisa kembali mengikuti Piala Eisenhower,” ujar Jubilant. ”Pengalaman dulu menjadi pengalaman yang sulit dipercaya. Waktu itu saya bersama Mat Ani, Almarhum Buari, dan Sudjiono.”

 

Jubilant Harmidy, World Amateur Team Championship.
Jubilant Harmidy menjadi anggota termuda ketika Indonesia tampil untuk pertama kalinya pada Piala Eisenhower tahun 1981. Foto: Faizal Rachman/Jakarta International Championship.

 

Sebagai kompetisi beregu, ajang ini menekankan pentingnya performa tiap anggota tim untuk berkontribusi bagi timnya. Jubilant menilai ajang beregu seperti World Amateur Team Championship memberi pengalaman berharga bagi trio Indonesia yang akan berlaga di Tanah Merah Country Club awal Oktober mendatang.

”Ini pengalaman yang sangat dibutuhkan. Dan permainan beregu juga menjadi hal yang sangat bagus untuk perkembangan pemain amatir. Kita juga melihat bagaimana ajang, seperti Ryder Cup menjadi sesuatu yang sangat besar karena ini ajang beregu. Sekarang LIV Golf juga memperkenalkan konsep yang sama. Ketika olahraga menjadi ajang tim, tentunya bisa menjadi sesuatu yang lebih besar lagi!”

Selain Indonesia, Piala Eisenhower tahun ini juga akan diikuti oleh 35 negara lainnya. Amerika Serikat menjadi unggulan sebagai juara bertahan dengan total telah meraih 16 kemenangan sejak ajang ini dipertandingkan pada 1958. Mereka diperkuat oleh pegolf No.3 Dunia Ethan Fang, No.5 Dunia Preston Stout, dengan No.136 Dunia Mason Howell melengkapi tim ini.

 

Tim Amerika Serikat, World Amateur Team Championship 2023.
(Ki-ka) Nick Dunlap, David Ford, dan Gordon Sargent membawa Tim AS menjuarai Piala Eisenhower 2023 di Abu Dhabi Golf Club, di Uni Emirat Arab. Foto: Steven Gibbons/IGF.

 

Ada juga Afrika Selatan, yang dipimpin No.7 Dunia Christiaan Maas dan No.19 Dunia Daniel Bennett. Sementara Republik Ceko akan dipimpin oleh No.8 Dunia Filip Jacubcik dan Juara European Young Masters Stepan Plasek.

Adapun dari Asia, Jepang diperkuat Rintaro Nakano, yang belum lama ini menembus 32 besar U.S. Amateur Championship dan Taishi Moto yang mencapai tiga besar pada Southern Amateur Championship dan lima besar pada Western Amateur Championship.

Tuan rumah Singapura sendiri akan diperkuat oleh Hiroshi Tai, yang sempat mengikuti Masters Tournament 2025 dan Juara The Royal Junior Brayden Lee.

Negara-negara lain yang dipastikan mengikuti Piala Eisenhower tahun ini termasuk Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Kolombia, Denmark, Inggris, Estonia, Perancis, Jerman, Guam, Guatemala, India, Irlandia, Italia, Meksiko, Maroko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Panama, Paraguay, Skotlandia, Spanyol, Swedia, Thailand, Vietnam, Wales, dan Zimbabwe.