Hiroshi Iwata kembali mengangkat trofi The Crowns untuk kedua kalinya dalam tiga tahun.

Trofi The Crowns akhirnya kembali ke rangkulan Hiroshi Iwata. Pegolf berusia 42 tahun ini mencatatkan enam birdie dengan hanya satu bogey untuk mencatatkan skor 65 dan skor total 15-under 265 di Wago Course, di Nagoya Golf Club. Penampilan istimewa ini memberinya kemenangan tiga stroke dari Rikuya Hoshino.

Kemenangan ini sekaligus melambungkan posisi Iwata ke puncak daftar pengumpul hadiah uang pada Japan Golf Tour Organization (JGTO). Trofi ini juga ia menangkan usai finis di peringkat ke-4 pada ISPS HANDA Championship, ajang yang juga diakui dalam kalender DP World Tour, pekan lalu.

Bagi Iwata, The Crowns 2023 ini menjadi kemenangan kelima dalam kariernya, setelah menjuarai Shigeo Nagashima Invitational Sega Sammy Cup bulan Agustus 2022 lalu. Uniknya, ia juga memenangkan ajang Sega Sammy Cup itu dua kali setelah pertama kali memenangkannya tahun 2015.

Tertinggal satu stroke di belakang Hoshino tatkala memulai putaran final, Iwata akhirnya melewati posisi pesaingnya itu dengan dua birdie yang ia torehkan di dua hole pertamanya. Setelah itu, ia tak pernah lagi melepaskan posisi teratas itu.

Ia kemudian menambah empat birdie lagi dari hole 5, 8, 11, dan 12 untuk memperbesar keunggulannya. Meskipun akhirnya mencatatkan bogey di hole terakhirnya, Iwata memastikan trofi The Crowns kembali ia raih.

Kemenangan ini jelas membuatnya layak merasa puas. Apalagi tahun lalu ia sebenarnya nyaris memenangkan ajang ini, sampai akhirnya harus finis sendirian di tempat ke-3.

”Sampai sekarang saya belum pernah menang lebih dari sekali dalam setahun. Jadi, saya ingin memecahkan rekor itu dan bersiap untuk pertarungan berikutnya.” — Hiroshi Iwata.

Kemenangan kali ini turut meningkatkan rasa percaya dirinya sekaligus membuatnya mematok target besar, yaitu meraih lebih dari satu kemenangan. Selama kariernya, Iwata belum pernah memenangkan lebih dari satu turnamen dalam satu musim kompetisi.

”Sampai sekarang saya belum pernah menang lebih dari sekali dalam setahun. Jadi, saya ingin memecahkan rekor itu dan bersiap untuk pertarungan berikutnya,” tutur Iwata.

Hoshino sendiri sebenarnya punya peluang untuk memperbaiki bogey yang ia torehkan di hole 4 par 3. Namun, upayanya hanya membuahkan birdie di hole 8 dan 16 sehingga tak sanggup mengejar skor yang dipatok Iwata.

Sementara itu, pemegang tiga gelar JGTO Taiga Semikawa sempat mencatatkan empat birdie berturut-turut di empat hole pertamanya, namun gagal melanjutkan momentum itu sehingga ia hanya bisa finis dengan skor 66. Dengan skor total 11-under 269, ia masih bisa menikmati peringkat ketiga sendirian.

Ryo Ishikwa finis satu stroke i belakang Semikawa setelah menorehkan satu eagle dengan enam birdie dan tiga bogey untuk skor 65.

Adapun pegolf Afrika Selatan Jbe Kruger justru melepas peluangnya untuk finis di lima besar setelah membukukan dua bogey berturut-turut di dua hole terakhirnya. Skor 68 yang ia raih hari ini pun menempatkannya finis T9 dengan skor total 274.

Posisi wakil internasional terbaik berikutnya menjadi milik pegolf veteran asal Filipina, Juvic Pagunsan. Ia menuntaskan pekan ini dengan skor total 281 dan finis di posisi T35 setelah harus menorehkan skor 73.