Tujuh jawara Major meramaikan papan atas klasemen ajang Major wanita pertama tahun ini, The Chevron Championship 2022.

Dari Mission Hills Country Club di Rancho Mirage, California, jawara Major wanita tampak memulai ajang Major pertama tahun ini, The Chevron Championship dengan meyakinkan. Setidaknya ada tujuh jawara Major yang meramaikan persaingan di jajaran sepuluh besar pada akhir putaran pertama. Namun, dua pemain berhasil tampil paling menonjol: pegolf AS Jennifer Kupcho dan pegolf Australia Minjee Lee. Keduanya mencatatkan skor terendah dalam 18 hole pertama dan berbagi posisi teratas dengan catatan 6-under 66.

Kupcho tampil memukau pada putaran pertama kemarin (31/3). Pegolf berusia 24 tahun yang masih mengincar gelar LPGA pertamanya ini menorehkan sembilan birdie dengan tiga bogey untuk menjadi salah satu penghuni puncak klasemen.

Ia mengawali putaran pertama dengan mencatatkan empat birdie berturut-turut dari hole keduanya, yaitu di hole 11, sebelum mendapat dua bogey di hole 15 dan 16. Ia kemudian mengulangi hal serupa tatkala mencatatkan empat birdie di lima hole pertamanya di sembilan hole terakhir. Dan meskipun harus mendapat bogey ketiganya di hole 8, ia menutup putaran pertamanya dengan birdie di hole 9.

”Saya sangat menyukai layout lapangan golf ini, bentuknya yang indah yang tampil demikian setiap tahun. Bermain di sini selalu menyenangkan, jadi saya hanya memanfaatkan fakta betapa saya menyukai lapangan dan atmosfernya,” ujar Kupcho. ”Semua orang pasti gugup, tapi menurut saya ini hanya soal membiasakan diri dan mencari cara mengatasinya, mempelajari taktik yang berbeda. Itulah yang pasti saya lakukan ketika mengikuti tiap ajang akbar.”

Penampilan mengesankan hari pertama ini memang tidak terlalu mengejutkan. Pegolf asal Colorado ini sempat menikmati finis sepuluh besarnya pada ajang Honda LPGA Thailand. Dan permainannya sepanjang musim lalu juga terbilang membanggakan. Setidaknya, ia telah lima kali finis di sepuluh besar, termasuk ketika meraih tempat kedua pada ajang LPGA Drive On Championship di Golden Ocala dan melakoni debut Solheim Cup tahun lalu.

 

Minjee Lee, Round 1 The Chevron Championship 2022.
Minjee Lee menjadi satu dari hanya lima pemain di jajaran sepuluh besar yang main tanpa bogey untuk menjadi salah satu pimpinan klasemen. Foto: The Chevron Championship.

 

Toh ia tidak bisa berada di posisi teratas sendirian. Juara Major asal Australia, Minjee Lee, mencatatkan skor serupa. Meski hanya menorehkan enam birdie, pegolf yang meraih gelar Major pertamanya lewat The Evian Championship 2021 ini berhasil menghindari bogey dari kartu skornya.

”Ya, saya tahu kalau saya sudah menjuarai satu gelar Major, tapi saya juga ingin memenangkan lebih banyak lagi,” ujar pegolf yang finis T2 pada ajang Major Asia, HSBC Women’s World Championship di Singapura ini. ”Menurut saya, kini saya meras lebih yakin pada diri sendiri dan permainan saya, jadi saya bisa sedikit lebih nyaman ketika mengeksekusi pukulan-pukulan yang saya pilih.”

Juara bertahan ajang ini, Patty Tavatanakit, juga menampilkan permainan yang menunjukkan alasan mengapa ia layak menjadi salah satu pemain unggulan. Catatan skornya hanya satu stroke di belakang Kupcho dan Lee setelah pegolf asal Thailand ini menorehkan tujuh birdie dengan dua bogey, 5-under 67.

Meski mengawali pekan ini dengan meyakinkan, toh Tavatanakit justru mengaku harus berjuang keras untuk mempertahankan skornya.

”Sejujurnya, setelah meninggalkan hole 9 itu rasanya saya sudah selesai. Rasanya putaran pertama itu sedikit menegangkan. Anda ingin mengawalinya dengan sangat baik, dan kalau ternyata tidak bisa demikian, mesti memikirkan apa yang harus dilakukan setelahnya,” jelas sang juara bertahan. ”Untungnya saya masih bisa memainkan putaran yang sangat baik. Namun, besok adalah putaran yang berbeda. Masih golf, Anda mesti mengeksekusi (pukulan) dan bermain. Jadi, pekan ini masih panjang.”

Tidak mengherankan jika Tavatanakit menilai putaran pertama ini cukup menegangkan. Ketika seluruh peserta menuntaskan 18 hole pertama, enam pemain lainnya berjarak hanya satu stroke darinya. Tiga di antaranya bahkan berstatus juara Major, yaitu Anna Nordqvist, Lydia Ko, dan Georgia Hall.

 

Lydia Ko, Round 1 The Chevron Championship 2022.
Lydia Ko menjadi satu dari tujuh jawara Major yang menutup putaran pertama The Chevron Championship di jajaran sepuluh besar. Foto: The Chevron Championship 2022.

 

Ko, yang sempat bermain 62 pada putaran final edisi 2021, ketika The Chevron Championship masih bernama ANA Invitational, menilai permainannya kemarin sangat solid. ”Ketika bola saya meleset dari green, saya berhasil melakukan up-and-down, dan ketika meleset dari fairway, saya masih bisa melakukan recovery pada pukulan kedua atau ketiga. Secara keseluruhan ada banyak hal positif yang bisa saya petik hari ini. Saya tahu sore hari di sini biasanya berangin dan embusannya kencang di sembilan hole terakhir. Permainan luar biasa sulit di lapangan,” jelasnya.

Adapun Hall, yang baru saja menjuarai Aramco International dua pekan lalu, menjadi salah satu dari lima pemain di jajaran sepuluh besar yang bermain tanpa bogey—pemain lainnya adalah Lee (T1), Anna Nordqvist dan Pajaree Anannarukarn (T4), serta Lauren Stephenson (T10).

”Main tanpa bogey tentu sangatlah besar artinya buat saya. Benar-benar mantap, dan saya bermain siang hari sehingga angin banyak mengganggu permainan di sembilan hole terakhir, jadi saya berharap besok pagi saya bisa lebih cepat panas dan tidak banyak angin berembus dan saya bisa berusaha memanfaatkannya,” jelas Hall.

Satu juara Major lainnya yang mengawali pekan ini dengan baik ialah pegolf asal Jepang Hinako Shibuno. Juara AIG Women’s Open ini menorehkan dua birdie, satu eagle, dan satu bogey dan akan memulai putaran kedua hari ini (1/4) dari posisi T10.

Pekan ini menjadi pertama kalinya Chevron resmi menjadi sponsor utama ajang Major ini, sekaligus akan menjadi terakhir kalinya kejuaraan ini dimainkna di Mission Hills Golf Club. Selain menjadi sponsor utama, Chevron juga menginisiasi Chevron Challenge sebagai langkah mengupayakan keberagaman dan inklusivitas.