Naoyuki Kataoka mewujudkan impiannya mengikuti dua ajang Major, Masters Tournament dan The Open Championship, usai menjuarai Japan Open 2025.
Naoyuki Kataoka bakal melakoni debutnya pada ajang Masters Tournament dan The Open Championship tahun 2026 mendatang. Pegolf berusia 27 tahun ini sukses meraih tiket emas tersebut usai memastikan kemenangannya pada ajang Japan Open 2025 lewat partai play-off dengan Satoshi Hara.
Kataoka memastikan kemenangannya di Nikko Country Club itu usai menorehkan par di hole play-off pertamanya. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan keduanya di sirkuit Japan Golf Tour Organization, setelah empat tahun lalu menjuarai Japan Players Championship by Sato Shokuhin 2021.

”Ini benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan buat saya. Saya sangat senang bakal bermain pada The Masters dan The Open. Saya juga akan berlatih sekeras mungkin, bersiap untuk bulan April, dan berusaha sebaik mungkin untuk bersaing di sana,” ujar Kataoka sumringah.
”Ada rasa pencapaian yang kuat ketika akhirnya bisa menang lagi setelah beberapa kali hanya nyaris menang dalam empat tahun terakhir.”
Kataoka memulai putaran finalnya terpaut tujuh stroke dari pemuncak klasemen. Birdie pada awal permainannya turut memberi harapan. Meskipun di hole 2 ia mendapat bogey, ia lekas bangkit untuk menjaga momentumnya berkat birdie di hole 6 dan 7. Bogey di hole 9 memang membuatnya harus puas mencatatkan 34 pukulan di sembilan hole pertamanya. Namun, ia mencatatkan birdie lagi di hole 13 untuk kemudian bermain even par di lima hole terakhirnya.
Ketika menuntaskan 18 hole terakhir itu, Kataoka praktis sempat berstatus pimpinan klasemen. Namun, birdie yang diciptakan oleh Hara di hole 18 memaksa keduanya harus memainkan hole tambahan. Berbekal rasa percaya diri, Kataoka berhasil memainkan pukulan iron dengan matang di hole tambahan itu, untuk kemudian meraih kemenangan dengan par.

”Saya merasa yakin kalau bisa memukul dengan tepat. Posisi bolanya memang cukup sulit. Bola agak berlawanan arah dengan bulir rumput, dan rough-nya juga tebal, jadi saya benar-benar tidak berpikir bisa memukul bola mendekati lubang. Saya pikir kalau bisa mendapat par dari jarak sekitar satu pin, saya punya peluang (menang). Saya malah memukul dengan sangat baik, dan selanjutnya berjalan sesuai harapan,” jelasnya lagi.
Pekan ini pegolf Thailand Sadom Kaewkanjana (68) dan pegolf Korea Kim Seonghyeon (71) tampil sebagai wakil internasional terbaik. Keduanya sama-sama finis di posisi T4 dengan skor total 279, bersama empat pegolf lainnya.


