Takumi Kanaya mempersembahkan kemenangannya pada ajang BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup untuk sang ibunda yang tengah berjuang melawan kanker.

Takumi Kanaya meluapkan emosinya tatkala memastikan kemenangannya pada ajang BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup sore ini. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri puasa gelar dalam dua tahun terakhir, sekaligus menjadi persembahannya bagi sang ibu yang tengah berjuang melawan kanker payudara dalam sepuluh bulan terakhir.

Meski menutup putaran final dengan bermain even par 71, Kanaya telah memastikan gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) pertamanya sejak menjuarai Token Homemate Cup bulan April 2021 silam.

Dua birdie, termasuk satu yang krusial di hole 17, serta sepasang bogey di hole 13 dan 15, mewarnai kartu skornya hari ini, sekaligus menyingkirkan Song Younghan (71), Keita Nakajima (70), Hiroshi Iwata (68), dan Yuki Inamori (69) dengan keunggulan dua stroke.

”Ibu saya berjuang melawan kanker payudara dan kemenangan ini saya berikan untuknya. Semoga, entah bagaimana kemenangan ini bisa membantunya untuk kembali pulih. Pasti ia akan merasa senang,” tutur Kanaya.

 

Takumi Kanaya, Round 4 BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup 2023.
Takumi Kanaya meluapkan emosinya usai memastikan kemenangan pada BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup 2023. Foto: JGTOimages.

 

”Saya sangat menantikan kemenangan pada pekan ini dan sangat gembira bisa mewujudkannya karena pekan ini terasa sangat panjang dengan sejumlah penundaan akibat cuaca. Saya sadar kalau saya perlu main agresif untuk bisa berpeluang menang. Dan saya senang bisa menang dua stroke pekan ini.”

Kemenangan ini memberinya ¥30 juta atau sekitar Rp3,2 milyar, plus mobil BMW X7 terbaru, undangan untuk mengikuti BMW International Open, yang merupakan ajang DP World Tour pada bulan Juni ini, plus ajang PGA TOUR ZOZO Championship bulan Oktober mendatang.

Sementara itu, pegolf Afrika Selatan Shaun Norris dan Justin De Los Santos asal Filipina, mendapat dorongan berarti setelah mencapai finis sepuluh besar. Norris, yang merupakan juara ajang ini pada tahun 2017 lalu mengawali putaran final di Shishido Hills Country Club itu dari peringkat T8 dengan terpaut enam stroke dari Kanaya. Ia akhirnya mencatatkan birdie di hole 15 dan 16 untuk mencatatkan skor 69, plus finis sendirian di tempat keenam dengan skor total 7-under 277.

Pegolf berusia 41 tahun ini bisa tersenyum kembali setelah mencatatkan finis terbaiknya setelah menjuarai Japan Open 2021.

”Permainan saya mulai kembali bagus. Saya mulai memukul bola dan melakukan putting dengan baik sehingga memberi peluang yang juga lebih baik,” tutur Norris, yang telah mengoleksi enam gelar JGTO ini.

 

Justin De Los Santos, Round 4 BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup 2023.
Justin De Los Santos masih berharap bisa meraih gelar JGTO pertamanya tahun 2023 ini. Foto: JGTOimages.

 

”Sayangnya, saya masih belum bisa menuntaskannya dengan kemenangan pada pekan ini, tapi secara keseluruhan saya merasa senang. Saya yakin akan banyak peluang yang terwujud dalam pekan-pekan ke depan.”

Meskipun gagal mencatatkan finis yang lebih baik, De Los Santos mengaku senang bisa membukukan skor 71 dan mencatatkan skor total 279 untuk menorehkan sepuluh besar pertamanya pada kancah JGTO musim ini.

”Hari ini saya tidak bermain dengan baik, tapi mengingat saya selalu gagal lolos cut dalam dua penampilan terakhir saya di sini, bisa masuk sepuluh besar kali ini jelas memuaskan,” tutur pegolf berusia 27 tahun ini.

”Secara keseluruhan ini pekan yang bagus. Kondisinya sudah berat karena hujan, tapi lapangan ini berada dalam kondisi yang bagus dan bisa bertahan dalam cuaca yang demikian.

”Semoga saya bisa melangkah lebih jauh sepanjang sisa musim ini dan saya sangat ingin bisa meraih kemenangan pertama tahun ini.”