Kembali tampil gemilang, Brad Kennedy mengambil alih posisi teratas Golf Partner Pro-Am Tournament di Toride Kokusai Golf Club, Ibaraki.
Brad Kennedy melanjutkan permainan gemilangnya ke putaran kedua ajang Golf Partner Pro-Am Tournament, yang berlangsung di Toride Kokusai Golf Club, Ibaraki. Usai menorehkan skor 61 pada putaran pertama kemarin (19/5), pegolf Australia ini mencatatkan 7-under 63 untuk mengambil alih posisi teratas.
Pada putaran kedua tadi, Kennedy menorehkan delapan birdie, termasuk empat birdie berturut-turut dari hole 8 par 4. Meski kartu skornya harus dinodai oleh bogey di hole 15, skor total 16-under 124 miliknya tidak bisa ditandingi siapa pun. Kini ia menguasai puncak klasemen dengan keunggulan dua stroke dari Yuta Ikeda dan Tomoharu Otsuki.
Ikeda, yang sempat memulai turnamen dengan skor ajaib 59, harus berjibaki pada putaran kedua tadi. Meski menorehkan tujuh birdie, ia harus mendapat empat bogey ketika memainkan East Course. Sementara itu, Otsuki justru menyamai skor total Ikeda, 14-under, usai bermain dengan skor 64 di West Course.
Sho Nagasawa dan Scott Vincent untuk sementara mengintai di posisi T4 dengan 11-under. Jika Nagasawa menorehkan skor 62, Vincent membukukan skor 64.
Kennedy seakan tidak mengalami kendala untuk melanjutkan performa cemerlangnya kemarin. Ia langsung menorehkan tujuh birdie di 14 hole yang ia mainkan, sebelum ia tersandung oleh bogey di hole 15 itu. Namun, birdie di hole 17 memastikan pegolf berusia 47 tahun ini menempati posisi ideal untuk melanjutkan persaingan sengit pada akhir pekan.
”Green-nya bisa menahan bola dengan baik, jadi ada banyak pin yang bisa diserang, dan semua orang akan melakukan hal yang sama pada akhir pekan ini.” — Brad Kennedy.
”Bisa memulai dengan birdie sejak awal jelas menjadi awal yang bagus untuk bisa lebih rileks dan bermain dengan baik hingga tengah hari. Saya membuat empat birdie berturut-turut dari hole 8 sampai 11,” jelas Kennedy.
”Hole 15 itu adalah par 4 yang sangat sulit. Saya menelan pil pahit di sana dan tidak bisa melakukan up-and-down dari bunker. Namun, saya tahu kalau masih ada peluang. Saya melakukan pukulan yang bagus di hole 16 dan di hole 17, di mana saya bisa meraih birdie di sana.”
Meskipun mengaku tidak mengira bisa bermain dengan skor 16-under dalam dua putaran, Kennedy jelas melihat banyak hal positif yang ia nikmati dalam dua putaran pertama. Dan akhir pekan nanti bakal menjadi medan pertempuran yang menarik.
Sejauh ini Kennedy telah empat kali menjuarai ajang JGTO. Namun, kemenangan terakhirnya terjadi sekitar empat tahun silam pada ajang Shigeo Nagashima Invitational SEGA Sammy Cup 2018. Dan keunggulan dua stroke saat ini menjadi modal awal yang kian mendekatkannya pada gelar kelima. Namun, ia juga sadar bahwa untuk mewujudkan kemenangan dalam dua hari ke depan, ia tidak lagi bisa bermain aman.
”Masih ada banyak hole yang bisa dimainkan pada akhir pekan. Lapangan ini juga bisa memberikan skor yang sangat rendah,” tuturnya. ”Mencapai fairway adalah kemutlakan, dan Anda harus benar-benar presisi. Green-nya bisa menahan bola dengan baik, jadi ada banyak pin yang bisa diserang, dan semua orang akan melakukan hal yang sama pada akhir pekan ini.
”Jadi, Anda tidak bisa berpuas diri dan harus terus melangkah. Sangatlah penting untuk mengendalikan diri dan, pada saat yang sama, tetap agresif.”


