Kevin Caesario Akbar menemukan performa yang menjanjikan lewat finis sepuluh besar pada The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura, Jumat (21/8) lalu.

Kevin Caesario Akbar mencatatkan prestasi terbaiknya sejak 2023 pada ajang The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura pekan lalu. Pada ajang Asian Development Tour (ADT) yang dimainkan di Gunung Geulis Country Club itu, ia berhasil finis di posisi T6 setelah mencatatkan skor total 11-under 202.

Pegolf berusia 28 tahun ini sempat menjadi satu-satunya peserta yang bermain tanpa bogey dalam dua putaran pertamanya. Dengan selisih dua stroke dari pegolf China Xu Andi, sang pimpinan klasemen, Kevin sebenarnya berpeluang mengulangi prestasinya ketika menjuarai turnamen ini tahun 2023 lalu.

Birdie pertama yang ia raih di hole 2 turut memberi awal yang meyakinkan untuk mewujudkan kemenangan keduanya di panggung ADT. Akan tetapi, ia justru meninggalkan sembilan hole pertamanya dengan catatan 2-over lantaran mendapat empat bogey, dengan hanya satu tambahan birdie di hole 8.

Setelah kembali bermain even par berkat birdie dari hole 12 dan 16, Kevin memastikan finis terbaiknya sejak 2023 dengan birdie di hole 18. Skor 1-under 70 itu juga membuatnya berhasil mencatatkan skor di bawah par sepanjang 54 hole di Gunung Geulis Country Club.

”Permainan saya pada 2023 lalu menurut saya lebih memuaskan,” tuturnya kemudian. ”Kondisi lapangan waktu itu lebih brutal dari sisi kecepatan green dan posisi pin, daripada edisi 2026 ini.”

 

Kevin Caesario Akbar, Round 4 The Indonesia Pro-Am 2026.
Kevin Caesario Akbar mencatatkan finis terbaiknya sejak 2023 pada The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura dengan finis T6. Foto: GolfinStyle.

 

Bagaimanapun juga, catatan penampilannya kali ini sekaligus menjadi modal penting untuk melangkah ke ajang ADT berikutnya, Ciputra Golfpreneur Tournament, yang bergulir pada 26-29 Agustus ini.

”Bermain di (Damai Indah Golf) BSD menuntut akurasi driver, shortgame, termasuk approach,” sambung Kevin lagi. ”Putting juga harus tajam di sana. Jadi, mungkin itu yang perlu saya siapkan dan pastikan sebelum putaran pertama nantinya.”

Bendera China Berkibar di Gunung Geulis
Xu, yang memulai putaran final itu dengan keunggulan hanya satu stroke, akhirnya sukses mempertahankan posisi teratas dengan menampilkan permainan berkelas. Empat birdie berturut-turut di empat hole terakhir memastikan kemenangan pertama dalam karier profesionalnya.

Bermain penuh fokus di lapangan yang menantang, Xu menorehkan birdie di hole 5, 6, dan 10 sebelum akhirnya mendapat bogey pertamanya pada putaran final itu di hole 11.

Pegolf Australia Darcy Brereton, yang memulai putaran final hanya terpaut satu stroke dari Xu berhasil memberi tekanan bagi pegolf China tersebut. Ketika ia menciptakan birdie di hole 13, Brereton berhasil memaksa Xu bermain dengan skor yang sama, 15-under.

Sayangnya, ketika Xu mendapat bogey di hole 14, ia gagal memanfaatkan peluang itu. Dan tatkala pegolf asal China tersebut bermain 4-under di empat hole terakhirnya, Brereton hanya mampu menciptakan birdie dari hole 16 dan 18 sehingga harus mengakui keunggulan Xu dengan selisih hanya satu stroke.

 

Xu Andi, Juara The Indonesia Pro-Am 2026.
Empat birdie di empat hole terakhir membantu Xu Andi menjuarai The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026. Foto: Faizal Rachman/TIPA.

 

”Saya tidak melihat papan klasemen sampai di hole 15 ketika satu papan klasemen berdiri di dekat green. Saat itu, saya berada di posisi 14-under dan saya tertinggal satu stroke di belakag Darcy,” jelas Xu. ”Saya berhasil memasukkan putt birdie dari luar green di sana dan memasukkan beberapa putt lagi di tiga hole berikutnya untuk memastikan kemenangan satu stroke.”

Kemenangan ini jelas terasa istimewa bagi Xu, tidak hanya karena ini kemenangan profesional pertama baginya.

”Sungguh luar biasa. Sejujurnya, saya belum pernah menikmati perasaan seperti ini sejak lama. Kemenangan turnamen saya yang terakhir terjadi ketika saya masih kuliah, dan bisa menang di panggung profesional seperti ini jelas sangat berarti buat saya,” sambungnya.

”Target utama saya ialah meningkatkan permainan, tapi jelas akan sangat menyenangkan jika bisa mempertahankan kartu Tour. Saya kira kemenangan ini akan membantu mewujudkan target itu dan memperbaiki peringkat saya. Semoga saya bisa bermain di Tour ini tahun depan. Bisa mendapat kartu Asian Tour jelas akan sangat berdampak besar bagi permainan saya.”

Dari kategori Pro-Am, Parathakorn Suyasri dari Thailand dan Luke Evan Moore (180) memastikan kemenangan satu stroke dari duet Gabriele De Barba asal Italia dan Andree Harahap (181). Meskipun De Barba-Andree menorehkan skor 58 pada putaran final itu, skor 61 yang diraih duet Parathakorn-Luke sudah cukup untuk memenangkan kategori Pro-Am ini.

 

Luke Evan Moore dan Parathakorn Suyasri, Juara The Indonesia Pro-Am 2026.
Duet Luke Evan Moore dan Parathakorn Suyasri sukses menjuarai kategori Pro-Am dengan skor total 180. Foto: Faizal Rachman/TIPA.

 

20 Besar The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026
195
– Xu Andi (CHN) 66-64-65
196 – Darcy Brereton (AUS) 65-66-65
198 – Yang Minhyeok (KOR) 65-69-64,
199 – Michele Orlotani (ITA) 65-68-66
200 – Khavis Varadan (MAS) 66-65-69
202 – Roberto Lebrija (MEX) 66-67-70, Kevin Akbar 65-67-70
203 – Khalin Joshi (IND) 69-68-66, Nathan Han (USA) 64-70-69, Thomas Plumb (ENG) 67-67-69
204 –Siddikur Rahman (BAN) 68-69-67, Ahmad Baig (PAK) 71-66-67, Aman Raj (IND) 67-69-68, Witchayapat Sinsrang (THA) 72-64-68, Hsieh Ting-wei (TPE) 68-67-69, Jazz Janewattananond (THA) 68-67-69, Shahriffuddin Ariffin (MAS) 69-65-70, Finlay Mason (ENG) 68-65-71, Nitithorn Thippong (THA) 68-64-72

Catatan penampilan Kevin Caesario Akbar pada The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2023-2026
2026T6 – 65-67-70, 11-under 202
2025T50 – 69-68-74, 2-under 211
2024T34 – 71-67-71, 4-under 209
20231 – 65-63-72, 10-under 210