Rashid Khan dan Atiruj Winaicharoenchai bersiap untuk putaran final Mandiri Indonesia Open dari posisi teratas.

Pegolf India Rashid Khan dan pegolf Thailand Atiruj Winaicharoenchai memanfaatkan catatan buruk dari para pesaing mereka di sejumlah hole penutup untuk mengambil alih posisi teratas ajang Mandiri Indonesia Open di Pondok Indah Golf Course. Khan mencatatkan permainan 8-under 64 yang bersih dari bogey, sementara Atiruj membukukan skor 68, setelah menutup putaran keduanya dengan skor 63. Keduanya kini memimpin di puncak klasemen dengan torehan 14-under 202.

Adapun Gaganjeet Bhullar, yang berniat untuk menciptakan sejarah dengan memenangkan ajang ini untuk ketiga kalinya setelah sukses tahun 2013 dan 2016, bermain dengan skor 68 sehingga kini hanya terpaut satu stroke di tempat ketiga. Bhullar tidak sendirian di posisi tersebut, lantaran pimpinan klasemen dua putaran asal Thailand, Itthipat Buranatanyarat (72) dan rekan senegaranya, Chapchai Nirat (68), serta pegolf China Taipei Chang Wei-lun (72) juga menorehkan skor total 203.

Khan dan Atiruj meraih posisi teratas setelah masing-masing menorehkan birdie dan par di hole 18, sementara Bhullar dan Chang harus mendapat bogey, dan Chapchai mendapat double bogey, bogey, sedang Itthipat mencatatkan bogey di hole 13, 15, dan 17.

”Ya, putaran ini sangat menyenangkan, saya sudah 5-under setelah bermain sembilan hole,” tutur Khan yang sejauh ini telah menjuarai dua gelar Asian Tour.

 

Atiruj Winaicharoenchai, Round 3 Mandiri Indonesia Open 2022.
Meski hanya bermain dengan skor 68, Atiruj Winaicharoenchai berhasil memaksa Rashid Khan berbagi posisi teratas. Foto: Asian Tour.

 

”Entah bagaimana di benak saya rasanya saya bisa memangkas selisih (dengan para pemimpin klasemen), tapi tidak tahu kalau bakal berada dalam situasi sekarang. Saya mendapat birdie yang sangat bagus di hole 11 dan 12, jadi sudah 7-under setelah hole 12, dan tahu kalau kami akan mendapat dua atau tiga hole bagus lagi. Dan saya tahu rangkaian hole terakhir tidaklah mudah. Jadi, saya mengamankan par di hole 14, 15, dan 17 dan ini memberi momentum buat saya.”

Sementara itu, Atiruj meraih kemenangan profesional pertamanya pada All Thailand Golf Tour tahun ini. Sejauh ini performanya juga masih ia pertahankan.

”Putting saya hari ini bagus, tapi hari ini sebenarnya anginnya cukup kencang sehingga pukulan saya tidak bisa lebih dekat sehingga lebih sedikit mendapat birdie ketimbang kmarin. Saya harus lebih sering memukul ke fairway, tapi angin hari ini membuat saya tidak bisa melakukannya lebih sering.”

Demikian pun ia masih bisa mendapat eagle di hole 14 setelah pukulan driver-nya mengantar bola ke fairway. Setelah melakukan pukulan kedua dengan hybrid, ia menyisakan jarak sekitar 2,4 meter yang berhasil ia maksimalkan untuk eagle.

 

Syukrizal, Round 3 Mandiri Indonesia Open 2022.
Dua birdie di hole 14 dan 15 berhasil sedikit memperbaiki kartu skor Syukrizal menuju putaran final. Foto: GolfinStyle.

 

Danny Masrin kini memimpin asa tuan rumah untuk mencatatkan prestasi terbaik. Setelah bermain dengan skor 70 dalam dua putaran pertamanya, Danny berhasil mencatatkan skor terendah pekan ini dengan skor 3-under 69 berkat lima birdie dan dua bogey. Skor total 7-under kini menempatkan Danny di posisi T29.

Skor serupa juga diraih oleh Indra Hermawan, juga dengan kombinasi lima birdie dan dua bogey. Hanya saja, Indra harus puas menempati posisi T35 lantaran mencatatkan satu stroke di belakang Danny.

Jonathan Wijono dan Syukrizal kini berbagi posisi di T41 setelah keduanya sama-sama menorehkan skor total 5-under 211. Syukrizal, yang sebelumnya memimpin kubu Indonesia di klasemen berkat raihan 6-under dalam 36 hole pertama, mendapat bogey pertamanya di hole 2 setelah bolanya hanya mengitari bibir lubang. Lalu ia terpaksa mendapat double bogey di hole 5 par 3 setelah bolanya masuk air. Namun, ia berhasil mengurangi beban berkat birdie di hole 14 dan 15.

Sementara itu, Jonathan harus menunggu hinga hole keempatnya untuk meraih birdie pertamanya. Birdie kedua yang segera ia raih di hole 15, yang merupakan hole kelimanya, seakan memantapkan langkahnya. Sayangnya di hole 18 ia terpaksa melakukan drop dan mengambil penalti untuk kemudian mencatatkan satu-satunya bogey hari ini. Di sembilan hole terakhirnya, ia sempat memulai dengan birdie di hole 1, dan menambah satu lagi di hole 4, namun akhirnya harus puas dengan skor 69.

Adapun Almay harus kehilangan cadangan skornya lantaran menorehkan empat bogey dengan hanya dua birdie sehingga kini ia harus memulai putaran final dari peringkat T52 dengan skor 3-under 213.