Kim Siwoo mengakhiri kampanye pada ajang Memorial Tournament presented by Workday dengan finis di lima besar.
Upaya Kim Siwoo untuk mewujudkan gelar PGA TOUR kelima dalam kariernya, dan kedua pada musim ini, harus pupus. Ia harus mengakui keunggulan pegolf Norwegia Viktor Hovland yang menjuarai Memorial Tournament presented by Workday.
Meski gagal meraih kemenangan, penampilan Kim, yang mencatatkan skor 1-over 73 pada putaran final di Muirfield Village Golf Club, di Dublin, Ohio ini sudah cukup menempatkannya sendirian di tempat keempat dengan catatan total 5-under 283. Skornya ini hanya terpaut dua stroke dari Hovland, yang menaklukkan Denny McCarty lewat partai play-off untuk mewujudkan gelar PGA TOUR keempat dalam kariernya, sekaligus yang pertama di dataran Amerika.
Bagi Kim, sepuluh besar kelima pada musim 2022-2023, termasuk kemenangannya pada Sony Open in Hawaii bulan Januari 2023 lalu, membawa pegolf Korea berusia 27 tahun itu ke peringkat 6 pada klasemen FedExCup.
Bermain dalam grup pamungkas bersama Rory McIlroy (yang akhirnya bermain dengan skor 75) dan David Lipsky (77), Kim yang terlambat panas justru harus kehilangan tiga stroke dalam empat hole pertamanya. Ia berusaha bangkit dan meraih empat birdie dalam lima hole berikutnya. Akan tetapi, upayanya untuk menjuarai ajang yang menyediakan total hadiah sebesar US$20 juta ini harus tersandung bogey di hole 10, di mana upayanya mengamankan par dari jarak 2 meteran meleset.
Meskipun di atas kertas masih memiliki peluang, harapan itu akhirnya pupus setelah di hole 14 ia mencatatkan double bogey lantaran bolanya berakhir di area penalti. Dua birdie tambahan hanya bisa membawanya finis sendirian di tempat keempat, plus hadiah uang sebesar US$980.000. Dengan demikian, musim ini ia telah mengumpulkan total US$4,8 juta.
Sementara itu, juara turnamen ini pada tahun 2014, Hideki Matsuyama, harus menuntaskan putaran finalnya dengan skor 76, meskipun mengawali permainan hanya terpaut dua stroke dari posisi teratas. Dengan skor total 288, Juara Masters 2021 ini harus puas finis di posisi T16. Pegolf Korea Ahn Byeonghun finis satu stroke di belakang Matsuyama, di posisi T24. Adapun rekan senegaranya, Kim Seonghyeon (76) dan Im Sungjae (79) harus finis di posisi T41 dengan skor total 292.
Setelah finis di tempat kedua pada ajang PGA Championship bulan lalu, Hovland memberi alasan mengapa ia layak disebut sebagai salah satu pegolf terbaik di dunia. Par di hole tambahan pertama, yang dimainkan di hole 18 par 4, membantunya menaklukkan McCarty.
”Sangat keren bisa meraih kemenangan pertama saya di dataran Amerika, terutama pada turnamen seperti ini, di mana lapangannya pekan ini bisa dibilang lebih sulit daripada lapangan-lapangan kejuaraan Major yang kami mainkan ….” — Viktor Hovland.
Keduanya harus memainkan hole tambahan itu setelah sama-sama menorehkan skor 70 dan skor total 7-under 281. Pegolf No.1 Dunia Scottie Schefler nyaris meramaikan play-off itu, namun skor 67 yang ia torehkan hanya cukup menempatkannya sendirian di tempat ketiga.
Kemenangan ini jelas sangat berarti bagi Hovland, terutama setelah puasa kemenangan hampir dua tahun. Selain itu, ia juga patut merasa bangga lantaran mewujudkan kemenangan pertamanya di Amerika, justru di hadapan sang legenda, Jack Nicklaus.
”Tentunya luar biasa. Rasanya saya sudah memenangkan sejumlah turnamen setelah hanya beralih pro dalam empat tahun, namun kemenangan lainnya tercipta di tempat-tempat yang jauh, lapangan-lapangan resor, dan di luar negeri,” tutur Hovland, yang terakhir menjuarai World Wide Technology Championship di Meksiko tahun 2021 silam. Selain satu kemenangan lain di Meksiko (Mayakoba Golf Classic 2020), gelar lainnya tercipta di Puerto Rico (Puerto Rico Open 2020).
”Jadi, rasanya sangat keren bisa meraih kemenangan pertama saya di dataran Amerika, terutama pada turnamen seperti ini, di mana lapangannya pekan ini bisa dibilang lebih sulit daripada lapangan-lapangan kejuaraan Major yang kami mainkan dan para penontonnya juga luar biasa.
”Rasanya seperti ajang Major, jadi keren sekali bisa menuntaskannya di tempat seperti ini.”


