Kiradech Aphibarnrat mengawali THE CJ CUP @ NINE BRIDGES dengan permainan solid.
Pegolf asal Thailand Kiradech Aphibarnrat menorehkan skor 3-under 69 dan untuk sementara berada di posisi T15 pada ajang THE CJ CUP @ NINE BRIDGES. Hasil permainannya hari ini (17/10) menempatkannya berjarak lima stroke dari pemuncak klasemen sementara, An Byeonghun.
Ajang perdana dari rangkaian Asian Swing PGA TOUR ini sekaligus menjadi turnamen perdana Kiradech pada PGA TOUR musim 2019-2020. Ia bahkan mengawali musim kompetitif keduanya pada PGA TOUR ini dengan meyakinkan. Bermain dari hole 10, ia langsung mencatatkan empat birdie berturut-turut dari hole 11.
Kiradech sempat mendapat tiga bogey, tapi berhasil bangkit dengan mencatatkan dua birdie lagi pada ajang yang memperebutkan total hadiah US$9,75 juta ini. Ia pun mengungkapkan kepuasannya bisa bermain sebaik ini.
“Ada banyak hal positif hari ini, banyak juga pukulan yang bagus. Secara keseluruhan, saya hanya meleset melakukan beberapa putt. Ada satu pukulan yang mengecewakan hari ini. Bisa memulai turnamen ini dengan 3-under jelas sangat bagus, mengingat kondisi saya (yang belum pulih dari cedera). Yang mau saya bilang, hari ini terasa melelahkan. Semoga saja saya cukup kuat untuk bermain selama empat putaran penuh,” ujar Kiradech, yang menjadi pegolf Thailand pertama yang meraih keanggotaan penuh pada PGA TOUR.
“Saya memulai turnamen ini dengan berada di posisi yang bagus dan harus mempertahankan posisi saya karena cedera ini.” – Kiradech Aphibarnrat
Kondisi fisik Kiradech memang masih belum sepenuhnya pulih. Ia masih harus bertanding dengan lutut kanan yang masih cedera. Ia jelas masih belum tahu apakah bisa menuntaskan turnamen pekan ini atau tidak
“Saya bisa melakukan hampir setiap pukulan dengan baik. Saya memulai turnamen ini dengan berada di posisi yang bagus dan harus mempertahankan posisi saya karena cedera ini. Saya berjuang untuk bermain dengan cedera ini, dan mengatasinya,” ujar Kiradech lagi.
Sayangnya, performa Kiradech ini belum bisa diimbangi oleh rekan senegaranya, Jazz Janewattananond. Bintang muda berusia 23 tahun ini mendapat hak tampil pekan ini berkat posisinya yang merupakan pimpinan Habitat for Humanity Standings Asian Tour.
Pada putaran pertama ini, Jazz harus mendapat dua triple bogey di hole 6 dan 11, sebelum akhirnya bisa mengoleksi lima birdie.

“Saya tidak memulai dengan baik … semuanya par lalu kena triple bogey. Sesudah itu saya masih dapat triple bogey lagi di hole 11. Saya pikir inilah pertama kalinya saya mendapat dua triple bogey dalam satu putaran. Tapi selain itu, semuanya berjalan dengan baik. Sepertinya saya hanya kurang beruntung saja karena putaran pertama ini tidak berjalan sesuai dengan harapan saya,” papar Jazz, yang tahun ini sudah dua kali menjuarai ajang Asian Tour.
“Turnamen ini bukanlah turnamen yang tepat untuk bisa mendapat dua triple bogey pada hari pertama. Saya akan berusaha bertahan, tidak bakal menyerah begitu saja. Tapi memang saya belum pernah mengalami putaran seperti ini sebelumnya,” tutur Jazz lagi.
Menurutnya, beberapa hole di Nine Bridges Golf Club memang tidak sesuai dengan permainannya. Tapi ia menegaskan berusaha memperbaiki permainannya pada hari kedua besok (18/10).
“Saya pikir saya akan memperbaiki permainan saya beosk dan melihat apakah saya bisa mendaki ke jajaran atas klasemen. Saya tahu saya bisa mendapatkan birdie di lapangan ini,” tandasnya.
Putaran pertama ini menjadi milik pegolf tuan rumah An Byeonghun. An bermain dengan skor 8-under 64. Sementara itu, pegolf Chile Joaguin Niemann berada satu stroke di belakang An.


