Bintang Asia asal Thailand Kiradech Aphibarnrat melanjutkan momentumnya dengan bertahan di posisi 10 besar usai putaran kedua World Golf Championships-Mexico Championship. Ia berhasil melakukan hal tersebut usai bangkit dari double bogey yang ia dapatkan di hole pertama di Club Golf de Chapultepec, Meksiko.

Kiradech menampilkan kemampuannya untuk tetap fokus dan langsung pulih dari hole pertama itu dan menorehkan skor 2-under 69. Skor ini membantunya mengoleksi total 5-under 137 dan kini ia berada di peringkat t8.

Memulai putaran kedua dari hole 10, Kiradech melakukan empat putt di hole pertamanya itu sehingga ia harus mendapat double bogey. Namun, ia berhasil bangkit dengan menorehkan birdie dari jarak 14 kaki di hole berikutnya. Di sembilan hole berikutnya, ia berhasil menorehkan tiga birdie berturut-turut, termasuk putt memutar sejauh 26 kaki. Meski sempat kembali kena bogey di hole 7, Kiradech kembali meraih birdie di hole 8 untuk skor 69.

“Ketiga birdie (berturut-turut) itu mengubah permainan dan mengembalikan saya ke jalur yang semestinya. Putt di hole ketiga itu benar-benar putt yang bagus. Sungguh mengagumkan,” ujar Kiradech.

“Rasanya permainan saya sudah kembali ke jalurnya lagi. Sisanya tinggal memasukkan bola ke lubang saja.” – Kiradech Aphibarnrat

Pemegang empat gelar European Tour ini sadar bahwa ia harus tahu cara mengatasi jalur putt yang rumit di lapangan Chapultepec ini.

“Pukulan saya sepanjang pekan ini sebenarnya solid, tapi putting saya tidak begitu bagus. Saya mengalami kerugian lima stroke dalam dua putaran, yang saya dapatkan dari tiga kali tiga putt dan sekali empat putt. Saya mesti melatih putting saya lagi, dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus saya tuntaskan,” tutur pegolf berusia 29 tahun ini.

Kiradech juga menyebut posisi pin pekan ini banyak yang sulit dan berlawanan dengan slope.

“Saya tahu green di sini tidak terlalu licin. Banyak posisi pin yang berada di atas slope sehingga menyulitkan untuk dibaca,” sambungnya.

Dengan berada di peringkat T8, Kiradech berhasil mencatatkan permainan dua putaran pertama terbaiknya selama bermain pada PGA TOUR tahun 2019 ini. Harapannya untuk memulihkan permainannya di Meksiko, usai tiga kali gagal lolos cut, tampaknya mulai terwujud.

“(Hasil bagus seperti ini) rasanya sangat berarti terutama ketika saya sedang tak main bagus. Saya belum memulai tahun ini dengan bagus lantaran terlalu lama mengambil jeda dan tidak cukup berlatih. Tapi saya sudah berlatih dengan pelatih saya, Mike Walker, beberapa pekan terakhir ini, memukul banyak bola. Rasanya permainan saya sudah kembali ke jalurnya lagi. Sisanya tinggal memasukkan bola ke lubang saja,” paparnya.

Sementara itu, pegolf Jepang Shugo Imahira kemarin menorehkan skor 67 dan membawanya ke peringkat T20 dengan skor total 140. Li Haotong yang kemarin main solid kali ini harus puas mendapat tiga birdie dengan empat bogey dan berada di peringkat T25. Sedangkan bintang asal India Shubhankar Sharma yang tahun lalu menjadi sorotan, kemarin justru menorehkan skor 77 dan berada di peringkat T58. Dengan demikian, wakil Asia yang paling berpeluang untuk meramaikan persaingan tinggal Kiradech.

Putaran kedua ajang World Golf Championships pertama tahun ini menjadi milik Dustin Johnson. Pemukul jauh asal Amerika ini memperbesar kansnya meraih gelar WGC keenam dalam kariernya. Untuk sementara, ia unggul dua stroke dari Rory McIlroy, yang memimpin pada hari pertama, dan Matt Kuchar. Adapun Tiger Woods yang melakoni debutnya pada turnamen ini berbagi posisi yang sama dengan Kiradech.

Juara bertahan Phil Mickelson, yang memulai turnamen dengan skor 77 berhasil bangkit dan memangkas 14 stroke pada hari kedua. Ia menorehkan skor 65 dan kini berjarak 13 stroke dari Dustin Johnson.

Leave a comment