Ko Jinyoung kembali ke ajang Major yang memberinya gelar Major pertama dalam kariernya dan berharap menambah koleksi kemenangan Major.

Masa-masa ketika Ko Jinyoung menjadi kekuatan dominan dalam Tour profesional wanita rasanya belum terlalu lama berlalu. Lima kemenangan yang ia raih di panggung LPGA pada tahun 2021, yang berlanjut dengan gelar LPGA ke-13 yang ia raih tahun 2022 pada HSBC Women’s World Championship seakan membuat para penggemarnya yakin bahwa penampilan dominannya akan terus berlanjut.

Namun, siapa sangka gelar di Singapura itu menjadi gelar pertama dan terakhir yang bisa ia raih sepanjang 2022. Cedera pergelangan tangan yang ia alami tampak menjadi tantangan besar bagi Ko untuk bisa terus tampil prima. Ia butuh waktu setahun untuk bisa kembali ke jajaran para juara dengan mempertahankan trofi di Singapura awal Maret lalu.

Kini ia kembali ke ajang yang memperi gelar Major pertama dalam kariernya, The Chevron Championship—sebelumnya bernama ANA Inspiration. Dengan bekal satu kemenangan, dua kali finis di sepuluh besar, dan sekali di 25 besar, Ko bakal mengarungi ajang Major yang untuk pertama kalinya dimainkan di The Club at Carlton Woods.

”Saya mendapati diri saya siap untuk mengikuti berbagai ajang Major tahun 2019 itu, dan setelah itu saya mengganti pelatih swing dan ada banyak rintangan dalam hidup saya, jadi saya merasa tidak nyaman di atas lapangan, terutama pada ajang Major,” ujar Ko. ”Namun, sekarang saya siap bertanding, dalam ajang Major maupun ajang biasa. Saya berlatih dengan pelatih swing saya yang lama, jadi semuanya berjalan dengan sangat baik, dan saya merasa sangat senang.

 

 

”Secara mental dan fisik semuanya terasa sempurna. Lapangan ini tidaklah mudahh, tapi saya siap menikmatinya. Saya siap bermain!”

Ko mengaku, meskipun meraih satu kemenangan pada tahun 2022, ia tidak berada dalam kondisi permainan yang ideal. Namun, memasuki musim 2023, pegolf berusia 27 tahun ini mengusung sejumlah perubahan dalam permainannya.

”Saya pikir permainan saya sedikit berubah ketimbang tahun lalu dan tahun ini saya bermain secara agresif. Biasanya saya memukul banyak draw dalam beberapa tahun terakhir, tapi sekarang pukulan saya lurus, ada sedikit fade juga, makanya saya bisa mendapatkan spin tambahan ketika memukul ke green. Artinya, akan ada lebih banyak peluang untuk menciptakan birdie,” sambungnya.

”Tapi di lapangan ini tidaklah mudah untuk bermain agresif. Tapi di hole-hole par 5 mungkin masih oke, jadi saya akan bermain agresif di hole-hole par 5.”

Kepindahan dari Rancho Mirage, California ke The Woodlands, yang berlokasi di luar Houston, Texas, jelas menjadi tantangan bagi semua pemain. Sebagian besar pegolf profesional yang berkumpul pekan ini telah akrab dengan lapangan di Mission Hills. Dengan Jack Nicklaus Signature Course di The Club at Carlton Woods yang menggunakan rumput Bermuda, memiliki 59 bunker dengan 9 rintangan air, seluruh peserta pada pekan ini bakal menghadapi tantangan berarti. Belum lagi dengan kondisi cuaca yang diperkirakan akan menghadirkan tantangan tambahan.

”Kadang-kadang saya masih menyaksikana cuplikan ANA Inspiration 2019 itu, … Saya merindukan momen seperti itu. (Tapi sekarang) saya siap, seratus persen!” — Ko Jinyoung.

Ko mengaku beberapa hole di The Club at Carlton Woods ini memang panjang, tapi ia juga melihat beberapa hole par 5 memberi peluang birdie karena bisa dicapai dalam dua pukulan.

”Sekarang saya berlatih di Texas. Lapangan di sana mungkin tidak banyak yang memiliki rumput Bermuda seperti di sini, tapi ada yang menggunakan rumput sejenis, jadi saya banyak berlatih dalam dua pekan terakhir. Saya juga pernah beberapa kali menang di lapangan dengan rumput Bermuda, seperti ajang CME atau di Singapura,” jelas Ko.

Lima tahun sudah berlalu sejak terakhir ia menjuarai sebuah ajang Major dan Ko jelas masih mengingat bagaimana ia mewujudkan gelar Major pertamanya tahun 2019 itu.

”Kadang-kadang saya masih menyaksikana cuplikan ANA Inspiration 2019 itu, dan tidak terasa kalau sudah lima tahun berlalu,” ujarnya, ”tapi saya masih bisa ingat tiap momen dan putt kemenangan di lapangan golf itu. Saya merindukan momen seperti itu. (Tapi sekarang) saya siap, seratus persen!”