Lee Somi tampil sebagai pimpinan klasemen putaran kedua Honda LPGA Thailand 2026 berkat skor 11-under 61 yang ia ciptakan.
Lee Somi melangkah ke putaran akhir pekan di Old Course, Siam Country Club sebagai pimpinan klasemen Honda LPGA Thailand. Skor 11-under 61 yang ia ciptakan pada hari Jumat (20/2) turut membawanya ke posisi teratas, sekaligus membuat skor 62 yang sebelumnya diciptakan oleh pegolf Jepang Chisato ”Chizzy” Iwai sekitar dua jam sebelumnya seakan tak istimewa.
Dengan skor total 17-under 127, Lee kini memegang keunggulan tiga stroke atas pegolf No.1 Dunia Jeeno Thitikul (63), serta empat stroke lebih baik daripada Iwai dan anggota LPGA Hall of Fame asal Selandia Baru Lydia Ko (64) yang berbagi peringkat ketiga.
Iwai sempat mencuri perhatian lebih dulu setelah menorehkan enam birdie di sembilan hole pertamanya, lalu menambah empat birdie lagi di sembilan hole terakhir untuk torehan 10-under 62. Skor ini sekaligus menjadi rekor skor 18 hole terbaiknya selama berkiprah pada LPGA Tour.
”Saya menciptakan skor terbaik seumur hidup saya, jadi saya merasa sangat emosional.” — Lee Somi.
”Sulit mempercayainya!” tutur Iwai, menyinggung skor 62 tersebut. ”Meski begitu rasanya sangat menyenangkan. Saya melihat banyak foto Akie (saudari kembarnya yang juga tampil pekan ini) di lapangan golf sehingga menginspirasi saya.”
Sekitar dua jam kemudian, Lee memastikan sorotan itu diarahkan kepadanya. Meskipun Iwai tampil luar biasa dengan bermain bersih tanpa bogey, permainan Lee bahkan lebih luar biasa lagi.
Lee membutuhkan hanya 29 pukulan di sembilan hole pertamanya. Setelah menciptakan tujuh birdie di sembilan hole pertamanya, ia menambah dua birdie lagi di sembilan hole terakhir, plus menorehkan eagle di hole 15 untuk mencatatkan skor 11-under.
”Saya menciptakan skor terbaik seumur hidup saya, jadi saya merasa sangat emosional,” tutur Lee, yang meraih gelar LPGA perdananya lewat ajang Dow Championship 2025, berpasangan dengan rekan senegaranya, Im Jinhee. ”Tapi pertandingan ini masih jauh dari selesai, masih ada dua hari lagi, jadi saya hanya ingin sedikit merayakan (pencapaian ini).”
”Tentunya sangat menyenangkan bisa mendapat banyak birdie hari ini, sekaligus mendengar banyak ucapan selamat ulang tahun, mungkin ini yang terbanyak seumur hidup saya.” — Jeeno Thitikul.
Sepanjang 18 hole keduanya itu, Lee menampilkan akurasi pukulan yang sangat baik dari tee. Pukulannya mencapai seluruh fairway, sementara pukulannya hanya dua kali meleset dari green.
”Pukulan-pukulan saya hari ini bagus, bahkan yang yang kurang bagus sekalipun masih bisa saya selamatkan dengan putter saya, jadi secara keseluruhan permainan saya berjalan dengan baik hari ini,” sambung Lee, yang kini menyamai rekor skor terendah turnamen ini, yang diciptakan oleh Akie Iwai ketika ia mencatatkan skor 61 pada putaran final edisi 2025 lalu.
Jeeno, yang hari ini genap berusia 23 tahun, merayakan usia barunya itu dengan tampil sebagai salah satu pesaing kuat. Kartu skornya hari ini diwarnai oleh tujuh birdie dengan sebuah eagle dari hole 7.
”Sangat menyenangkan bisa membawa momentum yang saya dapatkan kemarin ke hari ini. Tentunya sangat menyenangkan bisa mendapat banyak birdie hari ini, sekaligus mendengar banyak ucapan selamat ulang tahun, mungkin ini yang terbanyak seumur hidup saya,” ujarnya, menyinggung para penggemar yang bernyanyi tiap kali ia meraih birdie.


