Elki Kow dan Gabriel Hansel Hari mencatatkan skor terendah untuk membawa Merah Putih berada di jajaran atas klasemen Mandiri Indonesia Open 2023.
Lima pegolf Indonesia mengawali gelaran Mandiri Indonesia Open 2023 hari ini dengan permainan solid yang mereka tunjukkan dengan catatan skor under di Pondok Indah Golf Course. Elki Kow dan Gabriel Hansel Hari memimpin kubu Merah Putih dengan mencatatkan skor terendah, 5-under 67, sementara Kurnia Herisiandy Santoso (69), Nasin Surachman (69), dan Randy Arbenata Mohamad Bintang (69) turut mengawali pekan istimewa ini dengan catatan solid.
Sebagian dari mereka memanfaatkan kondisi lapangan pagi hari yang relatif lebih ramah. Baik Elki, maupun Kurnia dan Nasin, menikmati mencatatkan birdie demi birdie untuk memiliki modal berharga sebelum memainkan putaran kedua besok.
Elki, yang bermain dari hole 1 dan berada satu grup dengan Kurnia, harus menunggu hingga hole 4 untuk menuai birdie pertamanya. Ia kemudian bergerak ke 2-under setelah menambah birdie dari hole 8, namun harus mengakhiri sembilan hole pertamanya dengan 1-under setelah bogey di hole 9. Ia kemudian menciptakan lima birdie, termasuk empat birdie berturut-turut untuk bergerak ke jajaran atas klasemen. Sayangnya, ia harus mendapat bogey di hole terakhir sehingga hanya mencatatkan skor 67.
”Pukulan tee saya tidak cukup bagus, tapi masih bisa mencapai ke green dan putting saya juga lagi bagus hari ini,” ujar Elki.

”Sejauh ini saya sudah empat kali mengikuti Indonesia Open, biasanya saya tidak pernah main bagus, tapi saya mengabaikan semua ekspektasi ketika bermain hari ini. Dalam pikiran saya, saya hanya mau main happy saja, main dengan skor yang bagus, dan memiliki suasana hati yang bagus juga.”
Adapun Hansel, yang baru saja memenangkan Medco Pondok Indah Junior Golf Championship, tampak melanjutkan momentum tersebut. Ia menjadi satu-satunya pegolf Indonesia yang mencatatkan hanya satu bogey, yang tercipta di hole 16. Enam birdie yang ia dapatkan dari hole 12, 15, 18, 4, 8, dan 9 membawanya ke posisi T9 bersama Elki, Juara Mandiri Indonesia Open 2016 Panuphol Pittayarat, dan Settee Prakongvech.
”Saya sudah lumayan hafal dengan lapangan ini, hanya kondisi pada ajang Mandiri Indonesia Open 2023 ini agak sedikit berbeda daripada biasanya. Biasanya rough-nya tidak begitu tebal, jadi tidak boleh meleset dari fairway. Selain itu, green-nya lumayan licin,” jelas Gabriel.
Kurnia, yang juga bermain bersama Elki, turut menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pegolf tuan rumah. Meski mengawali lima hole pertamanya dengan 2-over berkat bogey di hole 1 dan 3, ia berhasil bangkit dan mencatatkan lima birdie sehingga menyelesaikan 18 hole pertamanya dengan skor 69.

Sementara itu, salah satu pegolf veteran Nasin Surachman menyamai raihan Kurnia tersebut dengan kombinasi skor yang serupa. Pegolf yang telah menjuarai satu seri Indonesian Tourism Golf Pro Series ini mencatatkan lima birdie dan dua bogey yang membuatnya berbagi peringkat T29 dengan Kurnia.
Selang beberapa jam kemudian, pegolf amatir Randy Arbenata Mohamad Bintang menyamai raihan dua pegolf senior tersebut. Bermain mulai dari hole 10, pegolf Jawa Barat ini memang sempat bermain 1-over dalam empat hole pertamanya, namun dua birdie di hole 14 dan 15 membantunya bermain lebih stabil. Bogey kedua di hole 1 juga tidak memupus momentumnya, malah ia menciptakan tiga birdie tambahan untuk mencatatkan skor 69.
Enam wakil Indonesia lainnya, Indra Hermawan, Bradley Taslim, Benita Kasiadi, Kevin Caesario Akbar, Almay Rayhan Yagutah, dan Robby Sugara bermain dengan skor even par sehingga menjadi bagian dari para pegolf yang mengawali Mandiri Indonesia Open 2023 ini di posisi T65.
Sarit Suwannarut tampil sebagai pemuncak klasemen sementara dengan skor 8-under 64. Pegolf berusia 25 tahun ini mencatatkan dua eagle, lima birdie, dan hanya satu bogey. Skor 64 miliknya menempatkan Sarit unggul satu stroke dari duo Korea Kim Woohyun dan Mun Doyeon, serta pegolf Australia Scott Hend.


