Lin Xiyu dan Kim Hyojoo bersinar pada putaran pertama U.S. Women’s Open di Pebble Beach.

Pegolf asal China Lin Xiyu dan pegolf Korea Kim Hyojoo mengakhiri putaran pertama U.S. Women’s Open sebagai pimpinan klasemen sementara setelah bermain dengan skor 68. Keduanya kini memegang keunggulan satu stroke dari enam pesaing terdekat mereka. Duo Irlandia Leona Maguire dan pegolf amatir Aine Donegan, dua pegolf AS Allisen Corpus dan Bailey Tardy, Nasa Hataoka dari Jepang, dan pegolf Korea lainnya Ryu Haeran sama-sama mencatatkan skor 69.

Lin, yang masih mengejar gelar Major pertamanya, tidak mengira bahwa permainannya dalam 18 hole pertama di Pebble Beach itu sudah cukup untuk memberikan awal yang bagus untuk mewujudkan impiannya tersebut. Ia harus menanti hingga hole keenam untuk bisa mencatatkan birdie pertamanya di hole 15, sebelum kemudian mendapatkan birdie kedua dari hole 18.

”Saya merasa permainan saya bukanlah yang terbaik, terutama di beberapa hole pertama karena saya mengalami kesulitan di atas green. Namun, saya bisa mengamankan par yang sangat, sangat bagus,” tutur Lin.

Lin menambah tiga birdie lagi di sembilan hole terakhirnya melalui hole 2, 4, dan 6. Ia nyaris bermain bersih tanpa bogey, namun peluang untuk menguasai puncak klasemen sendirian harus pupus lantaran ia terpaksa mencatatkan bogey di hole 9 par 4.

 

 

”Saya mesti mengingatkan diri sendiri agar tetap bersabar, lalu saya bisa melakukan pukulan yang bagus, mungkin di hole ke-6 atau ke-7, lalu melakukan putt yang bagus di hole 18, yang menjadi hole ke-9 saya,” sambung Lin.

”Bogey di hole terakhir itu memang agak disayangkan. Saya benar-benar punya peluang untuk bisa mendapatkan putaran tanpa bogey, tapi ini lapangan Major, jadi Anda pasti bakal mendapat bogey. Jadi, saya pikir secara keseluruhan hari ini masih menjadi hari yang sangat solid buat saya.

”Short game saya hari ini sangat, sangat bagus. Saya pikir itulah yang menjadi kunci untuk bermain di lapangan Major. Ketika melakukan tee off hari ini (kemarin), gerimis mulai turun dan angin mulai berembus dan membuat lapangan ini dimainkan lebih panjang dengan suhu yang lebih rendah. Jadi, mustahil bisa memukul ke seluruh green (dengan pukulan appraoch), jadi kemampuan mengamankan par sangatlah penting. Jadi, menurut saya short game menjadi kunci yang membuat saya berada di posisi sekarang.drizzling

Selang beberapa jam kemudian, pemegang lima gelar LPGA dari Korea Kim Hyojoo menyamakan skor Lin sehingga membuat keduanya menjadi pimpinan klasemen. Hanya saja, berbeda dari pesaingnya asal China tersebut, Kim menunjukkan permainan menjanjikan di sembilan hole pertamanya. Ia membutuhkan 33 pukulan setelah menorehkan empat birdie dengan satu bogey.

 

Kim Hyojoo, Round 1 U.S. Women’s Open 2023.
Lima birdie dengan satu bogey membwa Kim Hyojoo sebagai salah satu pimpinan klasemen sementara. Foto: Kathryn Riley/USGA.

 

Akan tetapi, di sembilan hole berikutnya, ia mulai mengalami kesulitan dan hanya bisa menorehkan satu birdie, meskipun masih bisa menghindari bogey.

”Saya cukup perhatian di sembilan hole pertama, tapi malah bisa bermain dengan baik. Lalu di sembilan hole terakhir saya mengalami serangkaian hole yang berisiko, tapi masih bisa mendapatkan par, dan sangat puas dengan penampilan saya secara keseluruhan,” tutur Kim.

”Besok saya akan bermain pada pagi hari, jadi kondisi lapangan bakal berbeda, tapi saya akan beradaptasi sebaik mungkin dan mengamankan pukulan, dan berharap bisa terus melakukan pukulan yang memuaskan.”

Sementara itu, juara bertahan Minjee Lee dari Australia harus mengawali upayanya mempertahankan gelar dengan bermain even par 72. Tiga birdie dengan tiga bogey membuatnya menjadi salah satu dari delapan pemain yang berada di peringkat 21.

Adapun Donegan menjadi satu-satunya pegolf amatir yang bermain under sehingga menempatkannya di posisi ideal untuk menjadi pemain amatir terbaik. Ia mencatatkan satu eagle, lima birdie, dengan empat bogey untuk berjarak hanya satu stroke di belakang Lin dan Kim.