Hideki Matsuyama menjadi salah satu dari enam pemuncak klasemen putaran kedua Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard.
Bintang golf asal Jepang Hideki Matsuyama harus mengandalkan putter tepercayanya untuk membukukan skor 2-under 70 dan menjadi bagian dari total enam pegolf yang berada di puncak klasemen putaran kedua Arnold Palmer Invitational presented by Mastercard. Permainan putter pada putaran kedua di Bay Hill kemarin (8/3) kini memberinya peluang untuk mengejar kemenangan keduanya secara berturut-turut usai menjuarai The Genesis Invitational tiga pekan silam.
Matsuyama akan memainkan putaran akhir pekan dengan skor total 7-under bersama sesama juara Major Shane Lowry (71), Brian Harman (68), Scottie Scheffler (67), dan Wyndham Clark (66), dengan Russell Henley melengkapi puncak klasemen yang ramai itu.
Pada putaran kedua ini Matsuyama harus mengalami kesulitan dengan driver-nya. Ia hanya bisa memukul ke enam fairway dengan 10 green in regulation. Beruntung putter-nya tampil memukau. Ia membuat lima birdie sehingga kini berada di peringkat 4 untuk Strokes Gained: Putting, meraih 2,45 stroke lebih baik daripada para pesaingnya.
”Rasanya saya sudah memainkan putter saya dengan sangat baik,” ujar Matsuyama, yang menorehkan birdie di hole 3, 4, 14, 16, dan 18. Birdie di hole 4 menjadi sorotan karena ia raih dari jarak sejauh 8 meter. ”Pukulan tee saya sedang jelek, jadi permainan lebih sulit. (Namun,) secara keseluruhan saya menikmati putaran yang bagus.”
”Saya masih bermain dengan baik sampai pukulan kedua di hole 18. Semoga saya bisa lebih sehat akhir pekan ini.” — Hideki Matsuyama.
Setelah menjuarai The Genesis Invitational dengan Tiger Woods selaku tuan rumah, dan tahun 2014 menjuarai Memorial Tournament, Matsuyama memang sedang bersemangat untuk mengejar kemenangan pada pekan ini untuk melengkapi koleksi trofi unik dari turnamen-turnamen dengan tiga legenda golf sebagai tuan rumahnya.
Selain harus mengawali permainan pada putaran kedua itu dengan angin yang mempersulit keadaan, ia juga masih bermain dengan sakit punggung yang sejak beberapa hari terakhir ia derita. ”Ada perbedaan arah angin ketimbang kemarin. Green juga lebih licin hari ini, jadi permainan sangat menantang,” tegas Matsuyama.
”Saya masih bermain dengan baik sampai pukulan kedua di hole 18. Semoga saya bisa lebih sehat akhir pekan ini. Ada sejumlah perawatan yang saya lakukan, tapi jika saya bisa merasa sehat, semoga saya bisa mempertahankan permainan dalam dua hari lagi.”
Sejak memecahkan rekor yang sempat ia pegang bersama K.J. Choi sebagai sesama pegolf kelahiran Asia dengan gelar PGA TOUR terbanyak, rasa percaya diri Matsuyama kini melambung. Terutama setelah pada tahun 2023 ia hanya bisa sekali masuk sepuluh besar.
”Sepertinya saya main even par hingga hole 12, dan bisa main 5-under dalam tujuh hole terakhir benar-benar finis yang sangat bagus.” — Scottie Scheffler.
”Dari segi kualitas pukulan tak banyak berbeda dibandingkan pada pekan Genesis. Dari sisi chipping, ada beberapa yang bagus, tapi ada juga yang buruk. Secara keseluruhan, rasanya permainan saya pas, jadi semoga saya bisa mempertahankannya pada akhir pekan ini,” tutur Matsuyama lagi.
Sementara itu, pegolf Korea An Byeonghun menorehkan skor 69 untuk berada di posisi T10, tiga stroke di belakang para pimpinan klasemen. Rekan senegaranya, Im Sungjae dan C.T. Pan asal China Taipei sama-sama menorehkan skor 70 dan terpaut satu stroke darinya dengan 3-under.
Adapun Scheffler, yang kini berstatus No.1 Dunia, belum mengangkat trofi lagi sejak terakhir menjuarai THE PLAYERS 2023. Namun, permainannya kemarin, di antaranya dengan eagle di hole 13 par 5, membawanya ke persaingan seru di puncak klasemen.
”Menurut saya, saya hanya melakukan tugas untuk tetap bersabar, dan cuma mendapatkan finis yang bagus. Sepertinya saya main even par hingga hole 12, dan bisa main 5-under dalam tujuh hole terakhir benar-benar finis yang sangat bagus,” tutur pemegang enam gelar PGA TOUR ini.

