An Byeonghun berniat untuk mencari percikan momentum pada ajang Wells Fargo Championship, yang dimulai hari ini (6/5).

Kembalinya An Byeonghun ke Quail Hollow Club pada ajang Wells Fargo Championship, yang dimulai hari ini, bisa memberikan percikan momentum bagi An Byeonghun. Pegolf Korea ini memang membutuhkan performa terbaiknya untuk menuntaskan musim ini dengan meyakinkan.

Mantan juara U.S. Amateur ini sempat mencatatkan prestasi terbaiknya pada ajang ini ketika ia finis T8 di lapangan yang juga akan menjadi tuan rumah Presidents Cup tahun depan. Pengalaman debutnya untuk Tim Internasional sekitar dua tahun silam juga mendorongnya untuk bisa kembali tampil prima dan bisa menembus FedExCup Playoff untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Dan dengan demikian ia berharap bisa menjadi bagian Tim Internasional, yang kali ini dipimpin oleh Trevor Immelman.

Tanda-tanda positif bahwa ia mulai kembali memiliki permainan yang prima mulai terlihat pekan lalu. Setelah lima kali gagal lolos cut bermain pada PGA TOUR, ia akhirnya bisa menikmati empat putaran secara penuh pada ajang Valspar Championship.

”Ini lapangan yang bagus … ada banyak rintangan di sana-sini, dan green-nya juga sulit. Bukan lapangan yang mudah. Ada beberapa hole pendek dan ada sejumlah par empat yang sulit dan par empat yang bisa dijangkau dengan satu pukulan. Anda bisa memainkannya dengan format (Presidents Cup) dan saya pikir lapangan ini bakal sangat bagus untuk kompetisi beregu,” tutur An.

Namun, baginya musim ini merupakan musim yang paling menantang sejak pertama kali bermain penuh pada PGA TOUR tahun 2017. Perubahan-perubahan yang ia lakukan pada swing golf dengan pelatih barunya, Sean Foley, masih membutuhkan waktu untuk bisa ia resap. Meskipun sempat finis di sepuluh besar bulan Januari lalu, kualitas pukulan yang selama ini menjadi kekuatannya, selalu di bawah rata-rata. Saat ini ia berperingkat 144 untuk Strokes Gained: Off the Tee dan 131 untuk Approach the Green.

Meskipun optimis, ia berharap bisa menemukan api yang telah membantunya tampil luar biasa pada Presidents Cup di Royal Melbourne dalam beberapa bulan ke depan, untuk menembus 125 besar dan bisa bermain pada FedExCup Playoff. Saat ini ia berada di posisi 156.

”Saya pikir kami perlu bersiap dan menyusun strategi menurut fakta ini. Pukulan tee yang bagus dan jauh, mid-iron akan jadi kunci.” — Im Sungjae.

”Pekan (di Australia) itu menyenangkan,” kenang An. ”Saya merasa bermain untuk sesuatu yang lebih besar daripada diri saya. Golf itu olahraga yang individual karena selalu bermain untuk diri sendiri tiap pekan. Dalam dua tahun sekali kami mendapatkan format beregu, lebih menyenangkan dan Anda bermain untuk negara Anda dan tim internasional. Pengalaman ini berbeda dan spesial. Sudah menjadi mimpi dan target saya untuk bermain dalam Presidents Cup. Semoga saya bisa menampilkan permainan terbaik dalam beberapa bulan hingga tahun depan dan lolos kualifikasi lagi karena itu salah satu target besar saya.”

Rekan senegaranya, Im Sungjae, juga akan ikut bertanding pekan ini sembari berusaha memperbaiki catatan penampilan pertamanya ketika finis T31 di Quail Hollow dua tahun silam.

”Lapangan ini sangat panjang, jadi para pemukul jauh akan mendapat keuntungan dari sisi tersebut. Namun, Anda masih membutuhkan akurasi untuk bermain di sini. Saya pikir kami perlu bersiap dan menyusun strategi menurut fakta ini. Pukulan tee yang bagus dan jauh, mid-iron akan jadi kunci,” ujar Im yang finis T29 pada Valspar Championship pekan lalu.

Seperti halnya An, ia juga memiliki debut berkesan pada ajang Presidents Cup dengan menyumbangkan 3,5 poin untuk kekalahan tipis Tim Internasional dari Tim AS pimpinan Tiger Woods. Sudah sewajarnya juga jika ia ingin kembali berbagian dalam tim.

”(Ernie) Els memimpin tim kami dengan sangat baik pada tahun 2019 … kami memiliki semangat tim yang hebat dan bermain sebagai satu tim. Saya harap kami bisa berkumpul sekali lagi dan membuat tim yang hebat lagi untuk tahun 2022. Kami memimpin kompetisi itu sampai partai tunggal, tapi kalah karena tidak mendapatkan poin yang cukup. Kami kecewa karena kami memiliki peluangnya dan begitu dekat. Kami yakin bisa menang kali berikutnya,” tegas Im.

Wakil Asia lainnya pekan ini termasuk pegolf Korea K.J. Choi dan Kang Sung, pegolf China Taipei C.T. Pan, serta pegolf China Zhang Xinjun. Mereka akan bersaing bersama empat dari lima pegolf terbaik dunia, seperti Justin Thomas (2), Jon Rahm (3), Xander Schauffele (4), dan Bryson DeChambeau (5), dengan Max Homa sebagai juara bertahannya.