Ryuichi Oiwa merengkuh kemenangan perdananya pada ajang Casio World Open Golf Tournament 2025 setelah menaklukkan Kosuke Sunagawa lewat partai play-off.

Ryuichi Oiwa akhirnya mendapat kesempatan mengangkat trofi profesional pertamanya di kancah Japan Golf Tour Organization (JGTO). Birdie yang ia ciptakan lewat hole play-off kedua pada ajang Casio World Open Golf Tournament hari Minggu (30/11) lalu membawanya ke jajaran para juara.

Pegolf berusia 27 tahun ini hampir dipaksa kembali melihat rekan-rekan profesionalnya mengangkat trofi. Sampai birdie di hole terakhir berhasil memperpanjang asa ke babak tambahan.

Menariknya, ia sebenarnya memulai putaran final dengan terpaut dua stroke dari Kosuke Suzuki, sang pemuncak klasemen. Akan tetapi, permainan cemerlang di sembilan hole pertama membuatnya hanya membutuhkan 32 pukulan berkat birdie di hole 1, 3, 5, dan 8. Momentumnya bahkan berlanjut dengan birdie di hole 10 dan 12.

”Sejujurnya, saya tidak mengira bisa melangkah sejauh ini. Bisa memainkan putaran final dari puncak klasemen saja sudah menjadi hal yang istimewa.”

Memainkan hole terakhir, Oiwa diperhadapkan pada pukulan kedua yang tidak mudah. Namun, pukulan dari jarak 210 meter ke pin itu berhasil memberinya peluang birdie, yang kemudian ia maksimalkan memaksakan partai play-off.

”Memainkan wood bisa membuat bola melewati green, jadi saya mesti mengubah strategi. Alhasil bolanya menyisakan 23 meter ke lubang, tapi saya berhasil menyisakan jarak semeter dengan pukulan ketiga dan berhasil mendapa birdie. Momen itulah yang membuat harapan saya tetap ada,” jelas Oiwa.

Sunagawa sebenarnya bermain tak kalah luar biasa. Memanfaatkan tergelincirnya Suzuki dari posisi teratas, ia menciptakan eagle di hole 5, menciptakan birdie di hole 10, dan mencatatkan tiga birdie secara beruntun dari hole 13. Namun, ia harus bermain even par di tiga hole berikutnya dan harus puas dengan skor 66, serta skor total 21-under 267. Dan ketika Oiwa menorehkan birdie di hole terakhirnya untuk skor putaran final 7-under 65, keduanya harus kembali memainkan hole 18 di Kochi Kuroshi Country Club.

Pada kesempatan pertama, keduanya sama-sama membukukan par. Akan tetapi, kemenangan ternyata menjadi milik Oiwa setelah pada kesempatan kedua ia menciptakan birdie, sedangkan Sunagawa harus rela melepas kesempatan mengangkat trofi.

”Syukurlah saya bisa bermain dengan sabar dan menciptakan kesempatan hingga akhirnya.”

”Sejujurnya, saya tidak mengira bisa melangkah sejauh ini. Bisa memainkan putaran final dari puncak klasemen saja sudah menjadi hal yang istimewa. Saya tahu kalau saya bakal merasakan tekanan, tapi saya juga ingin tetap fokus memainkan permainan saya,” tutur Oiwa.

”Saya sering tersandung pada hari ketiga dan keempat. Hari ini saja saya tidak bisa menciptakan banyak birdie sejak awal, jadi rasanya saya harus bermain aman. Syukurlah saya bisa bermain dengan sabar dan menciptakan kesempatan hingga akhirnya.”

Sementara itu, Justin De Los Santos (67) asal Filipina serta pegol Korea Oh Guntaek (69) tampil sebagai wakil internasional terbaik. Keduanya sama-sama finis di posisi T11 dengan skor total 14-under 274.

Kamis (4/12) ini JGTO akan memulai turnamen tutup musimnya lewat gelaran Golf Nippon Series JT Cup, yang akan digelar di Tokyo Yomiuri Country Club.