Tomoharu Otsuki mengejar ketertinggalannya untuk menciptakan kejutan dan menjuarai Panasonic Open Golf Championship 2023.
Gelaran Panasonic Open Golf Championship pekan ini resmi menjadi milik Tomoharu Otsuki. Pegolf berusia 33 tahun ini bermain tanpa bogey untuk menciptakan skor 6-under 66 dan mengumpulkan skor total 20-under 268 untuk memastikan kemenangan di Onotoyo Golf Club, di Hyogo, sebagai gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) ketiga dalam kariernya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi penebusan yang manis, terutama setelah pada tahun lalu permainannya mendadak anjlok pada hari terakhir. Kala itu ia sempat memulai putaran final sebagai salah satu pimpinan klasemen. Namun, skor 73 membuatnya gagal menikmati kemenangan dan harus puas finis di posisi T10. Padahal sepekan sebelumnya ia sempat menjuarai ANA Open.
”Permainan saya musim ini tidaklah bagus dan jauh dari bersaing untuk meraih kemenangan. Rasanya sudah bagus jika bisa finis di posisi yang bagus pekan ini. Saya benar-benar tidak memikirkan kemenangan sebelum memulai putaran final ini,” tutur Otsuki, yang musim ini hanya sekali gagal lolos cut, namun mencatatkan dua kali finis di sepuluh besar.
”Meskipun kali ini saya menang, hal ini membuat saya kembali menyadari betapa sulitnya meraih kemenangan.” — Tomoharu Otsuki.
”Hari ini saya bermain dengan sangat baik, sesuatu yang belum pernah saya lakukan pada semua turnamen yang saya mainkan tahun ini, jadi penampilan kali ini ikut meningkatkan percaya diri saya.
”Meskipun kali ini saya menang, hal ini membuat saya kembali menyadari betapa sulitnya meraih kemenangan. Meskipun melangkah ke hole terakhir dengan keunggulan dua stroke, masih tidak mudah. Bahkan setelah tiga kali menang, saya kira yang keempat dan kelima akan sulit diraih juga.”
Sementara itu, pegolf Korea Song Younghan harus menyesali permainan putter-nya yang mendadak melempem, justru pada saat ia berpeluang memenangkan gelar keduanya pada musim ini. Ia hanya bisa mencatatkan skor 71 sehingga harus puas berbagi peringkat kedua dengan Ren Yonezawa (67), dan hanya bermain satu stroke lebih baik daripada Taiga Nagano (72).
Meski demikian, ia masih bisa berbangga lantaran bisa meraih finis di tempat kedua untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Prestasi pekan ini juga menjadi yang ketiga kalinya pada musim ini.
”Jika memungkinkan, saya ingin menjuarai turnamen-turnamen besar, seperti Japan Open.” — Song Younghan.
”Hari ini putter saya tidak ada yang masuk, bahkan meleset dari jarak yang pendek,” ujarnya. ”Itu sebabnya saya tidak bisa membangun momentum, dan benar-benar tidak berjalan dengan baik. Namun, saya bertahan hingga akhir dan senang bisa finis di tempat kedua.
”Belakangan ini saya main bagus, dan yakin masih punya kesempatan ke depannya. Jika memungkinkan, saya ingin menjuarai turnamen-turnamen besar, seperti Japan Open.”
Adapun pegolf Amerika Todd Baek berhasil mencapai finis sepuluh besar pertamanya musim ini setelah bermain dengan skor 3-under 69. Ia menuntaskan ajang Panasonic Open Golf Championship kali ini dengan skor total 274.


