Juvic Pagunsan kembali tampil solid dan meramaikan jajaran atas ajang perdana musim ini, Hana Bank Invitational, terpaut satu stroke dari trio pemuncak klasemen.

Sebulan setelah kembali ke lingkaran para juara, Juvic Pagunsan kembali menempatkan dirinya di posisi yang bagus untuk mengawali ajang perdana musim ini, Hana Bank Invitational. Skor 6-under 67 yang ia torehkan pada putaran pertama menempatkannya di posisi T2, terpaut satu stroke dari peringkat teratas.

Bermain di lapangan 73 par Chiba Isumi Golf Club, Pagunsan mengemas enam birdie untuk membuka kesempatan memenangkan gelar Japan Golf Tour Organization keduanya musim ini, persis sebulan usai menjuarai Golf Partner Pro-Am Tournament. Keenam birdie itu ia raih dari hole 2, 3, 8, dan 9 untuk membawanya 4-under di sembilan hole pertamanya, sebelum kemudian menambah dua lagi dari hole 12 dan 15. Ia pun berbagi dengan Ryuichi Oiwa.

”Saya sangat puas denga hasil hari ini karena saya main bagus. Beberapa hole memang terasa sangat panjang, tapi saya masih bisa melakukan pukulan dengan baik,” jelas Pagunsan, yang pekan lalu finis T14.

 

Juvic Pagunsan, Juara Golf Partner Pro-Am Tournament 2023.
Bulan lalu Juvic Pagunsan kembali ke jajaran para jawara usai menjuarai Golf Partner Pro-Am Tournament 2023. Foto: JGTOimages.

 

”Minggu lalu saya juga main bagus karena belakangan ini permainan saya memang lagi bagus. Sudah cukup lama juga sejak terakhir saya bermain sebagus ini.

”Saya sungguh menikmati turnamen kolaborasi ini. Para pesertanya sangat kuat dengan begitu banyak pemain muda dan berbakat dari Jepang dan Korea. Tak hanya mereka mahir, tapi juga bisa memukul jauh!”

Juara Mizuno Open Kensei Hirata, Taihei Sato, dan mantan anggota JGTO yang kini menjadi salah satu bintang KPGA Tour Yang Jiho memuncaki klasemen sementara dengan torehan 7-under 66 pada ajang yang menandakan kolaborasi perdana JGTO dengan KPGA Tour ini.

Juara ASO Iizuka Challenged Golf Touranment Keita Nakajima juga memainkan putaran pertama dengan baik. Ia mencatatkan skor 68 untuk 18 hole pertamanya dan kini menjadi salah satu pemain yang menghuni posisi keenam. Pegolf Amerika Seungsu Han menjadi salah satu pemain yang juga mencatatkan skor 3-under 68.

Sempat mengawali pekan ini dengan bogey di hole 10, yang menjadi hole pertamanya, Nakajima sukses menorehkan empat birdie dan eagle di hole 18 par 5. Kini ia berniat untuk memaksimalkan permainan solid, yang sejauh ini kerap membawanya finis di jajaran atas.

”Pada musim ini, kualitas pukulan dan putting saya tidak begitu bagus, jadi saya mengganti putter dan hasilnya makin bagus. Hari ini saya juga bisa finis dengan baik.” — Yang Jiho.

”Saya dapat bogey di hole pertama, tapi tidak panik dan langsung membuat birdie untuk melanjutkan permainan hari ini,” ujar Nakajima, yang mengincar gelar JGTO ketiganya. ”Sejak Mizuno Open, performa dan hasil yang saya dapatkan makin bagus. Permainan mental saya juga meningkat, jadi saya berharap bisa mempertahankan kondisi ini sepanjang sisa musim ini.”

Pegolf Korea Yang, yang sempat bermain penuh pada JGTO musim 2013 dan ABEMA Tour selama beberapa tahun jelang pandemi COVID-19, turut mencuri perhatian pada hari pertama. Ia menorehkan eagle dengan tujuh birdie dan dua bogey.

”Rasanya luar biasa bisa main di Jepang untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Saya pernah bermain secara reguler lewat ABEMA Tour dari JGTO sebelum COVID. Meski tidak meraih hasil yang luar biasa pada Tour reguler, saya selalu berusaha semaksimal mungkin,” tutur pemegang satu gelar KPGA Tour ini.

”Pada musim ini, kualitas pukulan dan putting saya tidak begitu bagus, jadi saya mengganti putter dan hasilnya makin bagus. Hari ini saya juga bisa finis dengan baik.”

Kini ia bertekad bisa fokus pada penampilannya, tanpa merasa frustrasi oleh hasilnya.