Maja Stark dan Minjee Lee melengkapi sederet jawara Major yang siap berlaga pada ISPS HANDA Women’s Scottish Open 2025.
ISPS HANDA Women’s Scottish Open bersiap menyambut sederet jawara Major tatkala edisi 2025 digelar di Dundonald Links pada 24-27 Juli ini. Maja Stark dan Minjee Lee menjadi dua nama terbaru yang memastikan partisipasi mereka pada ajang yang kerap menjadi persiapan untuk AIG Women’s Open.
Lee, yang kini berstatus No.6 Dunia, baru saja memenangkan gelar Major ketiganya lewat kemenangan tiga stroke pada ajang KPMG Women’s PGA Championship lalu. Kemenangan tersebut melengkapi gelar Amundi Evian Championship 2021 dan U.S. Women’s Open 2022.

Pegolf Australia berusia 29 tahun ini telah mencatatkan hasil yang positif selama mengikuti ajang nasional terbuka Skotlandia ini. Setidaknya, ia telah tujuh kali finis di 20 besar. Tahun lalu ia sempat memimpin klasemen dalam dua putaran. Kini ia berharap bisa memperbaiki catatan terbaiknya ketika finis di tempat kedua pada edisi 2018.
”Saya selalu menikmati bertanding pada ISPS HANDA Women’s Scottish Open. Dundonald Links menjadi ujian yang luar biasa dan pekan nanti pasti akan sangat menyenangkan. Dan setelah menjuarai KPMG Women’s PGA Championship, saya juga merasa yakin dan bersemangat untuk membawa momentum tersebut ke Skotlandia,” ujarnya.
Bulan lalu, Maja Stark sukses meraih gelar Major pertamanya lewat U.S. Women’s Open. Ia menciptakan kemenangan dua stroke dari pegolf No.1 Dunia Nelly Korda dan pegolf Jepang Rio Takeda. Pemeganga delapan gelar Ladies European Tour ini juga telah meraih satu kemenangan lainnya di panggung LPGA Tour. Sementara pencapaian terbaiknya pada ISPS HANDA Women’s Scottish Open terjadi pada tahun 2023 saat ia finis T4.

”Menjuarai Major pertama saya merupakan mimpi yang menjadi kenyataan, dan saya tak sabar membawa rasa percaya diri itu ke ajang ISPS HANDA Women’s Scottish Open,” ujar pegolf berusia 25 tahun ini.
”Saya selalu menyukai tantangan di lapangan links karena lapangan ini benar-benar mengeluarkan beragam sisi permainan Anda. Saya berharap bisa mempersiapkan diri dan semoga bisa bersaing pada tahun ini.”
Juara bertahan Lauren Coughlin juga bersemangat untuk kembali ke Dundonald Links setelah tahun lalu meraih kemenangan mengesankan. Kemenangannya kala itu bahkan menjadi gelar profesional kedua baginya setelah sebulan sebelumnya menjuarai CPKC Women’s Open setelah total mengikuti 103 turnamen.

”Tahun lalu mimpi saya jadi kenyataan dengan memenangkan dua turnamen dalam dua bulan, masing-masing setelah sekian tahun berkiprah. Skotlandia akan selalu menjadi tempat yang istimewa di hati saya dan saya tak sabar untuk kembali ke Dundoald dan berpeluang mempertahankan gelar ini,” tuturnya.
Edisi tahun 2025 ini dipastikan diikuti total 13 juara Major, yang secara keseluruhan telah mengoleksi 21 gelar. Selain Korda, Juara Women’s Scottish Open 2022 Ayaka Furue, yang menjuarai Major pertamanya pada ajang Amundi Evian Championship 2024 lalu juga bakal tampil. Ada juga juara edisi 2018 Ariya Jutanugarn (AIG Women’s Open dan U.S. Women’s Open 2018) dan pemegang tiga gelar Major Chun Ingee, serta Juara U.S. Women’s Open 2023 Allisen Corpus turut meramaikan persaingan. Kim Hyojoo (Amundi Evian Championship 2014) dan pemegang tiga gelar Major Anna Nordqvist juga bakal tampil.
Tahun ini merupakan tahun kedua ajang ini disponsori oleh ISPS HANDA sebagai sponsor utama. Untuk keempat kalinya secara berturut-turut ajang ini juga digelar di Dundonald Links. Turnamen ini kembali ke lapangan ini sejak 2022 setelah renovasi besar-besaran dilakukan oleh grup pemiliknya, Darwin Escapes, sehingga menjadikan lapangan ini sebagai salah satu resor golf terkemuka di lingkup Kerajaan Inggris. Pemerintahan Skotlandia dan VisitScotland telah sejak lama menjadi pendukung golf wanita di negeri ini, dan mereka juga ikut mendukung edisi 2025 ini.

