Viera Permata Rosada meraih poin pertamanya pada Rolex Women’s World Golf Rankings menyusul penampilan solid pada ajang Taco Bell Natchez Classic.

Viera Permata Rosada menjadi pegolf Indonesia ketujuh yang mencatatkan namanya pada Rolex Women’s World Golf Rankings setelah menorehkan finis di 20 besar pada ajang Taco Bell Natchez Classic. Pegolf yang akrab disapa Ocha ini mencatatkan skor total 1-under 215 dalam turnamen tiga putaran yang menjadi bagian dari sirkuit Annika Womens All Pro Tour (WAPT) pada 22-23 April lalu.

Taco Bell Natchez Classic ini menjadi turnamen ketiga bagi Ocha pada sirkuit Annika WAPT. Sirkuit ini merupakan sirkuit kelas tiga dan menjadi batu loncatan menuju Epson Tour, sebelum akhirnya melangkah ke LPGA Tour.

Berbeda dari sejumlah sirkuit profesional, Annika WAPT relatif lebih fleksibel dan terbuka bagi pegolf profesional dan amatir yang bahkan belum menjadi anggota mereka.

Dalam debutnya pada ajang Lake Charles Championship, Ocha mengemas hanya empat birdie dengan sembilan bogey dan sebuah double bogey sehingga tidak dapat melangkah ke dua putaran final.

 

Viera Permata Rosada, Lake Charles Championship 2026.
Viera Permata Rosada memulai debutnya pada ajang Lake Charles Championship 2026. Foto: Annika WAPT.

 

Sepekan kemudian, ia berhasil memperbaiki penampilannya. Selain mencatatkan lebih banyak birdie, ia juga berhasil menghindari membuang terlalu banyak pukulan. Ia menciptakan skor terendahnya ketika menorehkan skor 1-over 73 berkat torehan empat birdie, tiga bogey, dan satu double bogey. Lalu pada hari kedua, ia kembali memperbaiki rekor 18 hole dengan menciptakan dua birdie dan hanya satu bogey. Sayangnya, ia masih belum bisa melangkah ke putaran final dengan selisih hanya satu stroke.

Berbekal permainan yang kian solid, Ocha melangkah ke Taco Bell Natchez Classic berikutnya, yang berlangsung di Beau Pre Country Club, di Mississippi. Meski sempat mengawali turnamen tiga putaran ini dengan skor 73, ia mencatatkan permainan terbaiknya dalam tiga penampilan perdananya di sirkuit ini dengan menorehkan skor 68. Sayangnya, pada putaran final ia terpaksa kembali bermain over dengan 2-over 74 sehingga harus puas berbagi peringkat ke-19 dengan pegolf AS Anika Varma dan Milagros Chaves dari Paraguay.

Secara statistik, Ocha tidak sekadar mencatatkan birdie lebih banyak dan membukukan lebih sedikit bogey ketimbang dua turnamen pertamanya. Jika membandingkan dua putaran pertama pada tiap turnamen yang ia mainkan, Ocha terlihat mengalami pasang surut.

Pada Lake Charles Championship, ia mencatatkan skor rata-rata 3,4 (par 3), 4,0 (par 4), dan 4,8 (par 5).  Namun, pada ajang Coke Dr Pepper Open, permainannya hanya mengalami peningkatan di hole-hole par 3 dengan catatan skor rata-rata 3,2. Sementara skor rata-ratanya di hole-hole par 4 (4,2) dan par 5 (5,2) mengalami penurunan. (Selengkapnya lihat tabel terlampir!)

 

 

Akan tetapi, pada Taco Bell Natchez Classic itu, Ocha memperbaiki performanya di hole-hole par 4 dan par 5, masing-masing, bermain 0,3 dan 0,6 stroke lebih baik. Dan ketika menuntaskan putaran finalnya, statistik menunjukkan ia bermain lebih baik.

Satu catatan lainnya ialah bahwa dalam tiga turnamen ini, Ocha masih mencatatkan skor double bogey. Andaikan kartu skornya bersih dari skor tersebut, ia dipastikan lolos cut pada turnamen keduanya, dan berhak finis di posisi T11 pada turnamen ketiganya. Ini berarti, ia masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Penampilannya ini memang hanya memberinya 0,07 poin, tapi cukup untuk membuatnya kini berstatus No.1631 Dunia. Adapun pencapaiannya ini juga menempatkannya duduk di peringkat 46 pada Callaway Race to Qualifying, di mana pada akhir musim pegolf lima besar pada peringkat ini berhak mengikuti LPGA Qualifying pada bulan Oktober.

Selain Ocha, pegolf Indonesia lain yang memiliki peringkat pada Rolex Women’s World Golf Rankings ialah Holly Victoria Halim (No.852), Kristina Natalia Yoko (No.945), Patricia Sinolungan (No.1259), Meva Helina Schmit (No.1506), Tatiana Wijaya (No.1508), dengan Sania Talita Wahyudi (No.1552) sebagai satu-satunya pegolf amatir Indonesia yang mendapat posisi pada peringkat dunia wanita ini.