Performa putting yang prima membawa Lee Somi ke puncak klasemen pada putaran kedua Amundi Evian Championship.

Memanfaatkan performa putting yang tajam, pegolf Korea Lee Somi menutup putaran kedua ajang Amundi Evian Championship dengan skor 6-under 65. Sepanjang 18 hole kedua di Evian Resort Golf Club, Lee hanya membutuhkan 28 putt untuk menciptakan skor tersebut, yang sekaligus membuatnya memuncaki klasemen sementara dengan skor total 10-under.

Pegolf Australia Grace Kim menjadi pesaing terdekat bagi Lee setelah pada Jumat (11/7) kemarin. Setelah membukukan skor 65 pada putaran pertama, kemarin ia menorehkan skor 68 untuk skor total 9-under 133.

Lee memulai permainannya dari hole 1 dan langsung meraih birdie di sana. Momentumnya sempat terhenti selama empat hole berikutnya. Ia malah mendapat bogey di hole 5, namun berhasil mengemas birdie keduanya dari hole 7, dan eagle di hole 9. Tambahan empat birdie dengan satu bogey di sembilan hole penutupnya membawanya ke posisi teratas.

Pegolf yang baru memenangkan gelar perdananya di panggung LPGA pada bulan Juni lalu menikmati permainan putter yang prima. Ia membutuhkan 28 putt untuk mendapatkan enam birdie dengan sebuah eagle.

”Putting saya terasa lebih baik daripada turnamen terakhir yang saya ikuti. (Sebelumnya,) putter saya selalu gagal mencapai lubang, jadi saya berfokus untuk melatih jarak pukul dengan putter,” jelasnya.

 

Lee Somi 2, Round 2 The Amundi Evian Championship 2025.
Lee Somi melakukan 28 putt sepanjang putaran kedua Amundi Evian Championship 2025. Foto: Philippe Millereau KMSP.

 

”Menurut saya lapangan ini sangat indah, tapi green-nya sangat rumit, itu juga sebabnya saya melatih jarak pukul. Tidak masalah kalau pukulan saya meleset ke kanan atau ke kiri selama jarak pukulnya sempurna.”

Lee juga mengaku kemenangan yang ia raih bersama Im Jinhee pada ajang beregu Dow Championship akhir Juni lalu tak hanya memberinya gelar LPGA pertama dalam kariernya, tapi juga mengajarinya beberapa hal penting.

”Pukulan kedua Jinhee sangat bagus, jadi saya belajar untuk menirunya, dan banyak melatih pukulan kedua saya,” tuturnya lagi.

Meskipun kini berstatus juara LPGA, Lee bertolak ke Evian-les-Bains dengan mentalitas yang berbeda.

”Saya memilih melupakan turnamen terakhir itu karena terkadang setelah menang, pada turnamen berikutnya bisa gagal lolos cut kalau bermain pada Korea LPGA,” tuturnya. ”Itu sebabnya, saya hanya berfokus untuk memiliki performa putter dan driver yang bagus—melatih irama permainan dan tetap fokus.”

 

Grace Kim, Round 2 The Amundi Evian Championship 2025.
Grace Kim menjadi pesaing terdekat bagi Lee Somi, dengan skor total 133, satu stroke di belakang pegolf Korea tersebut. Foto: Philippe Millereau KMSP.

 

Sementara itu, Kim mengaku senang bisa mencatatkan skor yang bagus dalam dua putaran pertamanya pekan ini.

”Ketika mengikuti ajang ini pada tahun perdana saya bermain di Tour, kalau tidak salah saya bermain 9-over dan daya menangis, tapi sekarang saya bisa bilang betapa berharganya pengalaman tersebut,” ujar pegolf yang meraih gelar LPGA pertamanya lewat ajang Lotte Championship 2023 ini.

”Jadi, rasanya menyenangkan saya bisa bermain dengan baik dalam dua putaran ini. Meski begitu, banyak hal yang bisa terjadi, terutama di lapangan ini.

”Jelas pekan ini hanyalah pekan berbeda di mana Anda berusaha membangun momentum. Jadi, menurut saya pengalaman selama dua tahun lebih ini, meskipun buat saya belum terlalu banyak, ternyata sudah cukup berarti. Rasanya sekarang saya bisa bermain lebih nyaman di sini dan tahu bagaimana karakter bolanya, bagaimana bolanya akan memantul.

”Manajemen lapangan jelas menjadi faktor kunci pekan ini.”