Pegolf No.1 Dunia asal Spanyol Jon Rahm menuturkan kembali perjalanannya menempuh musim 2020-2021 ketika ia mengamankan gelar Major pertamanya untuk kemudian finis di tempat kedua pada peringkat FedExCup. Ia juga menikmati bagaimana melakoni peran sebagai seorang ayah pada masa jeda kompetisi dan apa yang ia incar pada tahun 2022 ini.
Oleh Jon Rahm.
Setelah sukses pada musim lalu, target saya kali ini ialah melampauinya. Target saya selalu menjadi lebih baik tiap tahunnya. Sulit dibilang mengingat saya memiliki tahun yang konsisten (15 kali finis di sepuluh besar) dan mendapat satu kemenangan, tapi saya bisa bilang saat ini saya akan menerima sedikit inkonsistensi dan meraih lebih dari satu kemenangan. Semua itu tergantung bagaimana Anda mengategorikannya. Dalam olahraga yang kami mainkan, sulit menyebut satu kemenangan sebagai keberhasilan. Anda tak bisa menganggap tempat kedua sebagai kekalahan, bukan? Sudah jelas, target dalam benak saya ialah memiliki tahun yang lebih baik.
Menjadi No.1 Dunia adalah sesuatu yang Anda raih. Saya No.1 karena cara main saya sebelumnya, jadi kalau ingin bertahan di posisi ini, saya harus terus bermain pada level tersebut dan terus berusaha menjadi lebih baik. Pada akhirnya, saya hanya bisa fokus pada diri sendiri. Saya akan berusaha meningkatkan permainan dan level golf saya. Kalau bisa melakukannya dan bermain sesuai dengan permainan yang saya ketahui, semuanya akan datang sendiri. Saya tidak terus berpikir, ”Oh dia No.1 dan mengejar saya atau saya harus melakukan ini dan itu.” Saya mencoba bermain sebaik mungkin dan berharap memenangkan sebuah turnamen. Saya berharap bisa mendapatkan tahun berkualitas lainnya dan menang beberapa kali.
Sejak Juni 2020, kami banyak bermain dan saya berhasil meraih dua kemenangan dan menampilkan permainan golf yang sangat bagus pada ajang Major. Dan seketika itu juga, ketika semua orang memiliki waktu jeda, saya mengganti perangkat dan berlatih lebih keras daripada yang sudah-sudah. Saya tidak ingin membuat pergantian club menjadi alasan, jadi saya banyak berlatih dan akhirnya bisa bermain dengan bagus sepanjang tahun. Saya sudah siap untuk mengalami kesulitan selama beberapa bulan pertama, tapi semua kerja keras yang saya curahkan itu membuahkan hasil dan saya mulai bermain dengan baik, serta memiliki beberapa peluang untuk menang. Saya sempat mengalami periode dengan COVID-19, saya menjadi seorang ayah, menjuarai U.S. Open, bermain golf dengan luar biasa dan main bagus saat Ryder Cup.
Namun, setelah Ryder Cup usai, saya merasa kelelahan dari periode satu setengah tahun sebelumnya. Saya pulang ke Spanyol dan membutuhkan jeda; tidak hanya untuk saya, tapi juga keluarga saya. Kami mengalami semua itu bersama-sama dan saya butuh waktu untuk menjadi seorang ayah dan menjadi suami dan hadir untuk istri dan putra saya. Saya sangat senang bisa mewujudkannya karena sejak dia lahir, kami mendapat pertolongan pada malam hari dan Kelley juga mendapat bantuan, tapi saya tak banyak membantu karena sibuk bertanding dan mesti tidur (cukup) untuk bisa bersaing.

Jadi, segera setelah bisa pulang, saya memberi tahu Kelley kalau saya ingin lebih membantu dan selama dua bulan itu, saya sangat, sangat, sangat menikmati bangun beberapa kali semalam dan merawat putra saya. Bisa hadir pada pagi hari, memberinya makan, memandikannya saat malam, dan menikmati hal-hal sederhana sebagai orangtua, tahu bahwa pada dasarnya begitu ia mulai bersekolah saya akan kehilangan separuh dari kehidupannya. Saya sangat ingin merayakan momen-momen ini. Saya tahu bahwa saya tidak akan menyesali sedikit waktupun dengan meluangkan waktu bersama keluarga.
Dalam dua pekan pertama di rumah, saya sepenuhnya melepaskan golf. Saya masih ke pusat kebugaran dan berlatih fisik hanya karena rutinitas ini lebih ke soal mental. Lalu perlahan-lahan saya mulai bermain dengan teman-teman dan berlatih. Namun, bulan pertama sangat tidak intensif. Sekarang saya punya driver dan wood baru untuk tahun ini yang masih saya sesuaikan. Memang saya masih dalam proses untuk bisa sesuai dengan semuanya, tapi sejauh ini saya sangat menyukainya. Saya menyukai tampilannya, memiliki driver berwarna hitam karena saya sangat menggemari warna-warna matte. Saya selalu berusaha memiliki mobil berwarna hitam matte dan ini sesuatu yang saya suka. Plus bisa melihat serat karbon melaluinya, sebagai penggemar Formula 1, ini sesuatu yang sangat saya nikmati. Terlihat sangat mulus. Yang saya suka sejauh ini ialah angka di Trackman terlihat konsisten. Jumlah spin saya terlihat sedikit lebih konsisten ketika mishit. Sudah tentu, hasil yang lebih baik ketika mishit akan menjadi lebih baik pula buat saya. Itulah yang saya nantikan.
Ada beberapa daftar dari swing yang selalu bisa saya lihat kembali jika pukulan saya sedang tidak bagus. Saya tidak selalu membutuhkan instruktur karena ia akan memberi tahu satu dari ketiga hal (dari daftar itu) dengan cara yang sedikit berbeda. Jadi, memiliki daftar seperti itu akan sangat penting. Golf bukanlah kontes memukul bola, melainkan mendapatkan skor terbaik yang bisa Anda bukukan. Tidak soal bagaimana kelihatannya, tinggal bersaing dan mendapatkan putaran dengan jumlah pukulan terendah di lapangan.
Selalu menyenangkan bisa mengikuti Sentry Tournament of Champions. Itu artinya, Anda sudah melakukan tugas dengan baik, Anda memenangkan sebuah turnamen dan menikmati tahun yang sangat baik. Jadi, saya senang bisa mengikutinya dan ini turnamen yang selalu saya nantikan. Saya sudah bermain dengan bagus di lapangan ini, jadi berharap bisa menambah statistik itu dan berkesempatan untuk menang (Rahm akhirnya finis di tempat kedua, hanya satu stroke di belakang Cameron Smith, yang keluar sebagai juara).
Anda melihat semua pemenang dari tahun 2021, setidaknya kebanyakan dari mereka, dan Anda bersaing menghadapi para jawara. Bukannya Anda adalah juara sepanjang tahun, tapi meskipun jumlah pesertanya tidak banyak, ajang ini adalah ajang yang sangat kompetitif karena status para pesertanya. Anda bermain menghadapi pegolf terbaik yang sudah menang. Jadi, akan selalu menjadi tugas untuk bisa menang di sini dan akan sangat menjadi kehormatan kalau bisa menang. Saya senang bisa kembali ke Maui, saya senang ada penonton, dan saya senang Maui bisa menunjukkan dukungan mereka kepada PGA TOUR dan kami dan menikmati sepanjang pekan.
Saya merasa sangat bugar, saya bahagia, dan pikiran serta tubuh saya sudah prima. Saya siap untuk bersaing pada tahun ini.
CATATAN:
Jon Rahm merupakan pemegang enam gelar PGA TOUR dan Anda bisa menyaksikannya dan berbagai ajang PGA TOUR melalui MOLA dan GOLFTV powered by PGA TOUR.


