Taihei Sato akhirnya bergabung ke lingkaran para juara dengan memenangkan gelaran perdana Fortinet Players Cup.
Taihei Sato mewujudkan gelar perdana di panggung Japan Golf Tour Organization dengan meraih kemenangan dua stroke pada ajang Fortinet Players Cup. Pegolf berusia 32 tahun ini berhasil menaklukkan tantangan para pesaing lainnya setelah menutup putaran final dengan skor 4-under 67 untuk skor total 20-under 264 di Narita Hills Country Club.
Taiki Yoshida, yang membukukan skor 66, pun harus mengakui keunggulan Sato sehingga ia harus puas finis di posisi kedua. Adapun Kota Kaneko dan Yuwa Kosaihira berbagi tempat ketiga setelah sama-sama mencatatkan skor 67 pada putaran final Minggu (2/11) tadi.
Berbekal keunggulan tiga stroke, Sato langsung memperpanjang jarak dengan pesaingnya berkat sepasang birdie di dua hole pertamanya. Meski sempat tersandung bogey di hole 3, ia kembali menciptakan birdie dari hole 4 dan menutup sembilan hole pertamanya dengan tambahan dua birdie dan satu bogey lagi.
Memasuki sembilan hole terakhir, Sato memperkukuh posisinya dengan birdie di hole 12 dan 17. Alhasil, bogey di hole terakhir sudah lebih dari cukup baginya untuk akhirnya bisa mengangkat trofi.
”Saya ingin memanfaatkan kemenangan ini dan meraih kemenangan kedua dan ketiga.”
”Dulu saya bertanya-tanya kapan bisa meraih kemenangan perdana, apakah saya bisa menang. Jadi, akhirnya bisa meraih kemenangan membuat saya benar-benar senang,” ujarnya.
”Makin istimewa lagi karena saya menjadi juara dari turnamen yang baru pertama kali digelar ini. Dengan begitu, nama saya akan terus tercatat dalam sejarah. Namun, saya juga tak mau berhenti di sini, saya ingin memanfaatkan kemenangan ini dan meraih kemenangan kedua dan ketiga.”
Birdie yang ia torehkan di hole 17 turut memastikan kemenangan itu hampir pasti takkan luput dari genggamannya.
”Saya tahu kalau bisa bikin birdie di hole itu, saya punya keunggulan tiga stroke,” sambungnya lagi. ”Saya tidak berusaha untuk memukul aman ke kanan. Saya membidik lurus, meski akhirnya bola berhenti sedikit ke kiri dari target, tapi saya memang membidik birdie, dan senang bisa meraihnya. Saat itulah saya tahu kalau saya bisa menang!”
”Pekan ini, kemenangan bukan lagi menjadi sebuah kemungkinan, melainkan sebuah kepastian!”
Keluarga dan teman-temannya kontan ikut bersorak merayakan kemenangannya dengan menyiramkan air. ”Saya selalu ingin mengalami hal ini,” ujarnya sambil tertawa. ”Sungguh luar biasa rasanya menerima ucapan selamat dari semua orang.”
Sato memang menunggu lama untuk meraih kemenangan perdana ini. Praktis ada sekitar sepuluh tahun ia harus menanti momen ini, sejak beralih profesional tahun 2015. Kariernya turut diwarnai dengan berkiprah pada China Tour. Toh ia menilai pengalaman selama ini menjadi modal penting yang akhirnya membuatnya mampu mengangkat trofi.
”Ada kalanya saya meragukan akankah saya bisa menang, tapi saya terus yakin pada diri sendiri. Pekan ini, kemenangan bukan lagi menjadi sebuah kemungkinan, melainkan sebuah kepastian!”
Pegolf Filipina Justin De Los Santos tampil sebagai wakil terbaik internasional. Selama empat putaran di Narita Hills Country Club itu ia menorehkan skor 73-70-68-67 dan finis di posisi T21, satu stroke lebih baik daripada pegolf Australia Brad Kennedy.


