Taiga Semikawa dan Taiga Nagano memimpin hari pertama LOPIA Fujisankei Classic 2025 setelah sama-sama menorehkan skor 65.

Taiga Semikawa dan Taiga Nagano sama-sama menampilkan permainan terbaik pada putaran pertama ajang LOPIA Fujisankei Classic 2025. Keduanya sama-sama membukukan skor 5-under 65 dan memegang keunggulan satu stroke atas Yusaku Hosono dan Kohei Okada. Baik Hosono, maupun Okada sama-sama menorehkan skor 66 di lapangan par 70 di Fujizakura Country Club.

Semikawa memainkan putaran pertamanya dari hole 19 dan harus bersabar hingga akhirnya mencatatkan tiga birdie berturut-turut dari hole 15. Satu-satunya bogey ia dapatkan tatkala memainkan hole 1, tapi langsung menambah koleksi birdie dari hole 5, 6, dan 7.

”Pin berada di posisi yang sangat bagus hari ini, dan di hole 14, saya beruntung area drop bola memberi saya pukulan yang lurus. Ada banyak putt sulit yang juga berhasil saya masukkan sehingga bisa mempertahankan momentum,” jelas Semikawa.

Pegolf berusia 24 tahun ini baru saja mengganti wedge 60 miliknya dengan shaft yang lebih ringan. Keputusan ini membantunya memiliki pukulan approach yang lebih tajam.

”Kalau bisa menjaga posisi di jajaran atas dalam tiga putaran ke depan, saya ingin memiliki peluang (menang) pada hari Minggu nanti.” — Taiga Nagano.

”Shaft-nya terasa lebih ringan dan empuk sehingga membantu saya ketika mengalami tekanan. Saya tidak menduga bisa mendapatkan skor ini karena bermain di lapangan yang sulit seperti ini. Kalau bisa mengulanginya lagi besok (pada putaran kedua), saya pasti akan terkesan. Hujan membuat lapangan ini tambah sulit, tapi kalau bisa mendapat birdie di hole-hole par 5, saya bakal merasa senang,” imbuhnya lagi.

Seperti halnya Semikawa, Nagano juga menikmati buah dari keputusan melakukan modifikasi pada perangkatnya. Dengan manajemen lapangan yang cerdas, plus kualitas pukulan bola yang penuh percaya diri, ia berhasil menyamai skor Semikawa. Bedanya, ia menorehkan tujuh birdie dengan dua bogey.

”Saya mengganti semua iron dan shaft ke set Titleist yang baru. Saya memang mengalami kesulitan dengan iron saya dan dengan bola melayang lebih jauh pekan ini, saya kira ini saat yang tepat untuk memulai dengan lebih baik. Sejauh ini permainan saya pun berjalan dengan baik,” tutur Nagano, yang kini berusia 22 tahun itu.

”Tahun ini saya sudah dua kali masuk sepuluh besar, tapi belum pernah benar-benar bersaing untuk menang pada putaran final. Kalau bisa menjaga posisi di jajaran atas dalam tiga putaran ke depan, saya ingin memiliki peluang (menang) pada hari Minggu nanti.”