Delapan birdie dan satu bogey membawa Kim Alim memuncaki klasemen sementara The Chevron Championship.

”Kondisi hari ini bagus dan pukulan tee saya, pukulan kedua saya, dan putting saya juga bagus. Ya, sesederhana itu,” jelas Kim, menyinggung permainan menawan yang ia tampilkan.

Kim jelas layak berbangga lantaran skor 7-under 65 itu sekaligus menjadi skor terendah pada putaran kedua. Setelah sehari sebelumnya hanya bisa mengemas skor 1-under 71 lantaran menorehkan satu eagle, tiga birdie, dengan empat bogey, permainan primanya pada putaran kedua turut membantunya memuncaki klasemen sementara dengan skor total 8-under 136, satu stroke lebih baik daripada duo Amerika Meghan Kang dan Lilia Vu di tempat kedua.

Juara edisi 2021 asal Thailand Patty Tavatanakit (67) dan pegolf No.2 Dunia Nelly Korda (70) menjadi pesaing terdekat berikutnya setelah keduanya sama-sama mengemas skor total 6-under 138.

Adapun pegolf China Taipei Chien Peiyun, yang memuncaki klasemen hari pertama, menjadi salah satu dari 31 pemain yang masih harus menuntaskan putaran keduanya pada hari Sabtu ini. Chien telah memainkan 14 hole dan mencatatkan dua birdie dan dua bogey.

 

 

Setelah menciptakan kejutan dengan menjuarai U.S. Women’s Open 2020, Kim memang belum mengangkat trofi lagi di kancah LPGA. Pada musim debutnya pada tahun 2021 di sirkuit Amerika ini, Kim sebenarnya tampil cukup baik. Ia berhasil dua kali masuk tiga besar dan finis di sepuluh besar dalam dua turnamen lainnya. Sementara musim 2022 lalu ia hanya dua kali menembus lima besar dan sekali masuk sepuluh besar.

Ia mengaku mengalami kesulitan memainkan pukulan approach dan di sekitar green. Itu sebabnya, pegolf berusia 27 tahun ini berfokus untuk mempertajam aspek permainan itu.

”Pukulan driver saya sudah jauh, dan saya perlu persentase yang lebih tinggi untuk mencapai green, jadi saya melatih hal ini,” jelasnya. ”Saya melatih pukulan pitch dari jarak 119 meter ke bawah dan di sekitar green, berlatih memukul 36 meter di area green latihan, dan melatih putting di bawah jarak 5 meter.”

Meski demikian, ia melakoni putaran kedua dengan keyakinan penuh bahwa ia bisa tampil lebih baik daripada putaran pertama. Meskipun mengawali permainannya dengan bogey di hole pertama, yang ia mulai dari hole 10, Kim menuntaskan sembilan hole pertamanya dengan menorehkan 3-under berkat birdie di hole 11, 13, 14, dan 17.

 

Lilia Vu, Round 2 The The Chevron Championship 2023.
Bersama rekan senegaranya Meghan Kang, Lilia Vu menjadi pesaing terdekat Kim Alim dengan torehan 7-under 137. Foto: Getty Images.

 

Bogey itu terbukti menjadi satu-satunya yang menodai kartu skornya, lantaran di sembilan hole berikutnya ia kembali menorehkan empat birdie untuk mencatatkan skor terendah pada putaran kedua.

”Kondisi saya benar-benar bagus. Semuanya terasa siap,” jelas Kim, menyinggung keyakinannya pada putaran kedua ini. ”Saya pikir sembilan hole pertama relatif lebih mudah daripada sembilan hole terakhir. Saya bermain dengan kedi terbaik, ia bekerja keras dan sangat baik buat saya.”

Kemampuan Kim memukul jauh dan mengendalikan bentuk pukulan tampaknya memang membantunya bermain di The Club at Carlton Woods, yang baru pekan ini mulai menjadi tuan rumah untuk The Chevron Championship.

”Driver saya bisa mencapai jarak 233-237 meter, tapi saya bisa mengendalikan tiap bentuk pukulan dan tiap trajektorinya. Sekarang saya bisa lebih mudah mengendalikan pukulan ketika badai atau angin datang,” imbuh pegolf yang telah mengoleksi tiga gelar KLPGA ini.

Putaran ketiga dijadwalkan baru akan dimulai pada pukul 09:15 waktu setempat, dengan pembagian tiga pemain dalam satu grup yang akan bermain dari hole 1 dan hole 10.